
Elzan langsung menangis kencang sambil memeluk Gafa setelah ia diberitahu jika om ganteng yang ia kenal adalah ayah kandungnya.
" Ayah jahat! Kenapa ayah tinggalin Elzan dan bunda lama-lama. Ayah nggak sayang ya sama Elzan?" Rengek Elzan yang masih menangis sesenggukan.
Gafa melepas pelukan Elzan lalu mengusap rambut putranya yang lembut. Ia tersenyum bahagia karena kini Elzan telah memanggilnya ayah.
" Ayah minta maaf ya sayang. Ayah nggak tahu kalau ternyata ayah punya anak sehebat Elzan. Sekarang ayah sudah tahu dan ayah sangat sayang dengan Elzan," jawab Gafa dengan posisi jongkok agar tingginya menyamai Elzan.
" Kok bisa ayah nggak tahu kalau ayah punya anak Elzan?" tanya Gafa dengan wajah bingung.
" Karena....karena bunda nggak ngasih tahu ayah kalau bunda hamil dan melahirkan Elzan kedunia ini," ucap Gafa asal menjawab pertanyaan putranya.
" Uhh bunda gimana sih nggak ngasih tahu ayah makanya ayah nggak tahu!"
Kyrana terlihat kesal karena Gafa memojokkan dirinya hingga membuat Elzan kesal padanya.
Kyrana ikut berjongkok lalu menghapus air mata Elzan.
" Sekarang sudah malam. Elzan tidur besok kan harus sekolah."
" Elzan belum mau tidur. Elzan masih kangen sama ayah." Elzan menggelendot manja dipangkuan Gafa yang membuat lelaki itu merasa bahagia.
" Tapi ini udah malam, besok kan Elzan bisa main lagi dengan ayah." Kyrana kembali membujuk Elzan.
Elzan tetep kekeh pada keinginannya bahkan ia meminta untuk tidur bersama dengan Gafa namun Kyrana menolak akan hal itu.
" Kamu jangan egois Ky. Kamu nggak lihat bahagianya Elzan karena ia tahu kalau dia masih punya ayah kandung. Kamu juga harus pikirin perasaan Elzan saat ini," ucap Gafa yang sedikit kesal karena ia melarang dirinya dan Elzan tidur bersama.
__ADS_1
" Tapi kamu nggak mungkin tidur dirumahku Gaf."
" Aku hanya tidur dengan Elzan. Lihat wajah kecewanya Elzan karna kamu melarangnya tidur denganku."
Kyrana yang tak tega pun akhirnya mengalah. Ia membersihkan kamar miliknya karena tempat tidur Elzan terlalu kecil jika dibuat tidur berdua.
Setelah mencium kening putranya dan mengucapkan selamat tidur, Kyrana hendak keluar dari kamar namun ditahan oleh Elzan.
" Bunda mau kemana?"
" Bunda mau tidur dikamar Elzan. Elzan dan ayah tidur disini saja."
" Bunda tidur sini bareng ayah sama Elzan. Temen-temen Elzan juga tidur sama ayah bundanya."
" Tapi sayang...."
Gafa bangun lalu mendekati Kyrana. Ia membisikkan sesuatu ketelinga Kyrana.
Kyrana pada akhirnya mengikuti keinginan Elzan. Kyrana tersenyum tipis melihat kebahagiaan Elzan saat dipeluk Kyrana dan Gafa.
Kyrana tak bisa memejamkan matanya. Ia melihat Elzan dan Gafa yang sudah tertidur pulas. Ia terus terjaga hingga matanya akhirnya bisa terpejam juga.
Kyrana merasa tidurnya begitu nyaman. Pelukan hangat yang ia rasakan seperti membuat dirinya tak ingin bangun.
Kyrana membuka matanya dan ia begitu kaget karena Gafa tidur sambil memeluk dirinya seperti guling. Sedangkan Elzan sudah berpindah posisi dibawah kakinya.
Kyrana ingin melepas pelukannya namun Gafa memeluknya dengan erat hingga membuatnya kesulitan.
__ADS_1
" Gaf lepasin," ucap Kyrana dengan berbisik karena takut membuat Elzan terbangun.
Namun Gafa tak bergeming dan malah mengerutkan pelukannya hingga membuat Kyrana bisa merasakan sesuatu yang keras menempel dipahanya.
Kyrana terkejut dengan hal itu karena ia tahu apa yang terjadi saat ini dengan Gafa. Kyrana kembali memberontak dengan pelan bahkan kini ia mencubit dada Gafa karena ia tahu itu adalah bagian sensitif mantan suaminya.
Gafa terkejut namun ia senang dengan posisinya saat ini.
" Lepasin Gaf! Kamu jangan mengambil kesempatan yah!"
Sssttt
Gafa menempelkan jari telunjuknya dibibir Kyrana.
" Santai saja. Emang kamu nggak suka dengan posisi kita saat ini?"
" Gaf lepasin! Kamu jangan macem-macem sama aku!"
Gafa langsung membalik posisi Kyrana hingga wanita itu kini membelakanginya. Ia menempelkan miliknya kepantat Kyrana dengan masih memeluknya.
" Gaf kamu jangan gila! Disini ada Elzan!"
" Tenang, aku masih sadar. Aku nggak nyangka kalau milikku bisa bangun hanya karena memelukmu."
" Itu karena kamu lelaki mesum! Cepat lepasin Gaf!"
" Oh ya? Aku pikir mungkin dia sudah sangat rindu dengan sarangnya," bisik Gafa tepat ditelinga Kyrana sambil meniupkan nafasnya hingga membuat tubuh Kyrana bergetar.
__ADS_1
Kyrana terus terjaga agar jangan sampai ia terbuai dengan rayuan Gafa.
Bersambung.....