Takdir Cinta Si Kembar

Takdir Cinta Si Kembar
Malam pengantin


__ADS_3

Gafa menghembuskan nafasnya dengan kasar begitu melihat Kyrana yang telah tertidur dengan cukup lelap. Ia menghampiri Kyrana dan nampaklah wajah sang istri yang terlihat kelelahan.


Gafa membelai rambut Kyrana lalu mengecup kening wanita yang sudah kembali menjadi istrinya.


Gerakan yang dilakukan Gafa membuat Kyrana menjadi terbangun.


" Mas, kamu sudah selesai mandi. Maaf ya aku ketiduran. "


" Nggak apa. Aku tahu kamu capek. Kamu lanjut tidur aja. "


" Yakin? Emangnya kamu nggak mau aku buatin minum dulu mas? "


" Bolehlah. Buatin aku susu hangat aja. "


Kyrana turun dari ranjang namun saat ia berdiri tangannya langsung ditarik Gafa hingga ia terduduk lagi diranjang.


" Kenapa sih mas? " tanya Kyrana yang menjadi penasaran dengan reaksi wajah Gafa.


" Kamu mau kemana? "


" Ya ke dapur dong mas. Kan kamu tadi minta dibuatin susu. "


" Hehe....maksud aku susu punya kamu sayang, " jawab Gafa dengan kerlingan mata menggoda.


" Mas... kamu nyebelin banget sih! "


" Ya sudah yuk yang. Aku sudah nggak tahan nih sejak lihat kamu keluar dari kamar mandi," ucap Gafa yang langsung mendorong Kyrana hingga terlentang dikasur.

__ADS_1


Setelah hampir dua jam menikmati surga dunia, akhirnya Gafa tumbang disamping tubuh Kyrana . Ia mengusap tubuhnya dan tubuh Kyrana yang basah oleh keringat.


" Sayang, makasih ya untuk malam ini. Kamu sudah ngantuk? "


Kyrana menggeleng, ia menyandarkan kepalanya dilengan kekar Gara.


" Tadinya sih ngantuk tapi gara-gara kamu jadi nggak ngantuk lagi. "


" Tapi kamu suka juga kan sayang? "


Kyrana mengangguk dengan muka yang memerah.


" Mas... "


" Ya sayang. kamu mau ngomong apa? "


" Tentu sayang, kamu tetap aku izinkan menekuni profesi kedokteranmu. Tapi aku nggak akan ijinin kamu kerja dirumah sakit lagi karna aku bakal bikinin kamu klinik. "


Kyrana langsung bangun dari sandarannya. Ia menatap Gafa dengan serius.


" Kamu yang benar mas? "


" Sayang, itu hal kecil buatku. Kamu hanya tinggal mengurus surat izin praktik mandiri saja. "


Kyrana langsung memeluk erat Gafa.


" Makasih ya mas. Kamu sudah ngabulin impian aku. "

__ADS_1


" Iya sayang. Kamu pantas mendapatkannya. "


****


Sementara itu dikamar milik tuan rumah utama, tampak Gathan yang sedari tadi tak berhenti bergerak karna tak bisa tidur.


Hal itu tentu saja membuat Faysa yang sedang memeluk cucunya menjadi terganggu.


" Kamu kenapa sih kak dari tadi nggak bisa diam. Nanti Elzan bisa bangun loh! "


" Sayang, aku mana bisa tidur kalau nggak kamu peluk. Lagian kenapa kamu tadi nyuruh Elzan tidur ditengah?"


" Ihh...kamu apaan sih kak. Sama cucu sendiri nggak mau ngalah. Aku kan juga pengen tidur ngelonin cucu. Udah kakak tidur, kalau nanti sampai Elzan bangun. Pokoknya kakak yang tanggung jawab !" ucap Faysa yang kesal dengan sikap suaminya yang masih manja.


Gathan pun akhirnya diam,meskipun dalam hati ia mengutuk Gafa yang pastinya tengah menikmati malam pengantin dan dirinyalah yang menjadi korban.


Pagi hari dimeja makan, tampak berbagai menu sayuran dan lauk pauk yang telah disiapkan oleh para pelayan yang tentunya dikomandoi oleh Faysa.


Elzan bersama kakek neneknya sudah siap dimeja makan.


" Opa, kok ayah lama banget ya? "


" Iya ya, coba kamu susul ayah. Siapa tahu ayah ternyata belum bangun."


Baru Elzan ingin berdiri, namun yang ditunggu ternyata sudah terlihat turun dari tangga dengan wajah yang berseri-seri.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2