
Yandri melangkah menuju rumah Kyrana dengan hati gembira. Ia datang sambil membawa cake pandan kesukaan Kyrana.
Tok tok tok
Kyrana membuka pintu dan langsung mendapati Yandri yang tersenyum lebar kearahnya.
" Gimana Ky keadaan kamu? Aku bawain cake pandan kesukaan kamu nih."
" Aku udah sembuh kok Mas, cuma masih lemes aja. Besok aku juga udah praktek lagi dirumah sakit. Ehmm makasih ya Mas buat kuenya."
" Iya sama-sama, tapi kalau emang masih sakit ya nggak usah dipaksa Ky. Kamu ijin dulu sampai sembuh."
Tiba-tiba Kyrana menangis mendapati perhatian Yandri padanya. Rasa bersalah pun makin menyeruak dihati Kyrana.
" Kamu kenapa Ky kok nangis?" tanya Yandri khawatir.
" Aku....aku..."
" Udah, kamu masih lemes kan? Kamu istirahat aja lagi. Ini aku juga mau kegedung buat reservasi ulang tempat pernikahan kita nanti."
Dada Kyrana makin sesak mendengarnya. Tanpa aba-aba, ia pun memeluk Yandri erat sambil tergugu.
__ADS_1
Yandri tentu saja merasa kaget karena selama ini ia jarang bersentuhan dengan Kyrana selain kontak tangan.
Apalagi Kyrana memeluknya sambil menangis tersedu yang makin membuatnya merasa heran.
" Kamu sebenarnya kenapa Ky? Cerita aja sama aku kalau kamu emang ada masalah yang sulit. Sebentar lagi kita akan menikah jadi kita harus lebih saling terbuka.
Kyrana masih menangis dan Yandri membiarkannya hingga ia merasa tenang.
Kyrana melepas pelukannya lalu menatap Yandri dengan perasaan bersalah.
" Aku...aku minta maaf Mas. Aku bukanlah wanita yang baik dan pantas buat kamu. Kamu berhak mendapatkan wanita yang jauh dari aku Mas, hiks...hiks...hiks..."
" Kyrana kamu ini sebenarnya kenapa? Aku nggak suka kamu bicara seperti itu. Kamu tahu dari dulu aku menginginkanmu dan aku begitu bahagia karna akhirnya kamu mau menerimaku. Kamu yang terbaik buatku Ky."
" Aku nggak pantas buat kamu Mas. Aku...aku udah nggak suci lagi."
" Kamu seorang janda beranak satu Ky. Tentu saja kamu sudah tidak perawan lagi."
" Aku udah berhubungan badan dengan orang lain Mas. Aku sudah kotor!" Teriak Kyrana frustasi.
Tangan yandri yang tadi memeluk Kyrana perlahan mengendur. Ia tak percaya dengan ucapan yang keluar dari mulut Kyrana.
__ADS_1
" Apa maksud kamu Ky?" tanya Yandri dengan suara bergetar.
Kyrana diam hingga membuat Yandri menebak siapa orang yang sudah tidur dengan Kyrana.
" Apa orang itu mantan suami kamu Ky? Apa dia Gafa? Apa dia memperkosamu lagi?" Teriak Yandri yang marah dan baru pertama kali Kyrana melihatnya.
Kyrana mengangguk pelan hingga membuat Yandri tanpa sadar memukul meja dengan keras.
" Dasar lelaki brengsek! Apa yang sebenarnya dia mau hingga bermain kotor untuk mendapatkamu Ky?"
" Gafa...Gafa tidak memperkosaku Mas tapi kami melakukannya tanpa paksaan," jawab Kyrana takut.
Yandri terhenyak dengan pengakuan Kyrana yang membuat hatinya makin sakit.
" Apa salahku Ky? Apa salahku sampai kamu tega mempermainkan dan mengkhianati aku? Selama ini aku selalu berusaha menghormati keinginanmu yang tidak ingin kusentuh! Tapi dengan Gafa? Kamu justru berbuat hal gila dengannya!"
Kyrana hanya menunduk karena merasa bersalah sekaligus takut.
" Kamu kenapa diam Ky? Kalau hanya berhubungan intim aku pun juga bisa melakukannya Ky. Kamu tentu mau kan Ky?" ucap Yandri dengan seringai yang menakutkan.
Kyrana takut dengan ekspresi wajah Yandri saat ini. Wajah teduh yang selalu diperlihatkannya seolah hilang entah kemana.
__ADS_1
Bersambung....