
Malika pun menceritakan panjang kali lebar tentangnya dan sodara kembarnya,dari mereka kecil,kebiasaan mereka yang kadang akur,tapi lebih sering brantemnya dan kesaharian mereka.
"Oh gitu....jadi kalian itu sodara kembar,dan kamu kakanya?" tanya Azka pada Malika setelah selesai mendengarkan ceritanya.Tapi tetap fokus pada berkas berkas di atas meja kerjanya.
"Yah...gitu deh..kalau kata orang sih dia sikapnya lebih dewasa dari aku.Tapi aku ga peduli...hehehe." jelas Malika sambil cengengesan..
"Sayang mau makan siang breng ga?" tanya Malika pada Azka yang masih sibuk dengan kerjaannya.
Azka pun melihat jam di pergelangan tangannya,dan dia pun baru sadar bahwa sudah masuk jam makan siang.
"Hmmm....gmna yah?" dia binggung antara mau atau tidak.Soalnya kerjaannya masih menumpuk,tapi kalau tidak mau kasian kekasihnya.
"Yah mau dong...kita kan udah lama ga makan sama jalan bareng...kita juga kan baru ketemu lagi masa kamu ga mau?" rengeknya dengan wajah cemberut namun terlihat lucu di mata Azka.
"Baiklah,tapi untuk sekarang kita makan di sini aja yah,soalnya kerjaan aku masih banyak tuh!" dengan senyum di wajahnya.
"Yaudah iya,tapi nanti janji yah kalau kerjaannya udah beres kita jalan jalan!OKE?" wajahnya masih cemberut.
"Iya janji,nanti kalau udah ada waktu senggang aku ajak jalan jalan kemana pun kamu mau.Tapi itu muka jangan ditekuk terus dong jelek tau." masih tersenyum dengan manis,dan berusaha menenagkan Malika.
"Oke..." dengan senyuman semanis mungkin.
Azka pun menghubungi asisten pribadinya,yaitu Rizky untuk membawakan makan siang untuknya dan juga Malika.
10 menit kemudian Rizky pun datang dengan membawa makanan untuk bosnya dan kekasih bosnya itu.
"Terimakasih ky." ucap Azka.
"Sama sama pak." masih dengan senyuman yang melekat di wajahnya.
__ADS_1
"Oh iya ky,kamu lagi sibuk ga?" tanya Azka
"Hmm..ga terlalu sih pak.tapi masih ada berkas yang harus saya teliti dulu sebelum saya kasih ke bpak.Emang ada perlu apa yah pak?" tanyanya penasaran.
"Nanti sesudah jam istirahat anterin Malika ke lokasi pemotretan yah,soalnya saya masih banyak kerjaan.kamu ga apa apa kan sayang di anterin Rizky ke lokasi pemotretannya?" tanya Azka sambil menatap Malika yang masih asik makan,dengan harapan pacarnya itu engga ngmbek lagi.
"Hemmm....yaudah deh ga apa apa." jawabnya dengan tampang pasrah.
Azka pun tersenyum sambil mengusap puncak kepala Malika.
"Yaudah ky sekarang kamu boleh kembali ke ruangan kamu." beralih menatap Rizky
"Baik pak.saya permisi dulu." jawab Rizky dengan sopan,walaupun dia temannya Azka tapi bila di lingkungan kantor mereka akan bersikap profesional.Dan hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh Azka,sedangkan Malika masih sibuk dengan makan siangnya.
Jam makan siang telah selesai dan Malika sudah siap siap untuk pergi ke lokasi pemotretan diantar oleh Rizky,sesuai dengan perintah Azka.
Azka hanya bisa mengantar Malika sampai loby saja,dan di sana sudah ada Rizky di depan sebuah mobil BMW Z4 warna silver milik Azka.
"Iya...kmu juga,jangan capek capek kerjanya.yaudah aku berangkat dulu yah."
"Ky kamu bawa mobilnya hati hati yah,jangan sampe lecet pacar saya."
"Siap pak bos.Tenang aja saya akan anterin mba Malika sampai tujuan dengan selamat." jawab Rizky dengan posisi tangan hormat di sertai dengan cekikikan kecilnya.
Mobil pun pergi meninggalkan gedung WIJAYA CORP milik Wijaya papahnya Azka.
Sedangkan di tempat lain,yaitu tempat dimana Alika berada.Dia sedang di sibukkan dengan sepasang kekasih yang sedang melakukan foto prawedding.
"Itu mbanya bisa lebih maju lagi,deketin sedikit mukannya ama masnya,terus saling tatap gitu." Arahan Alika pada pasangan yang sedang dia foto.
__ADS_1
"Nah gitu,tahan sebentar yah. 1,2,3." kata Alika.
Pemotretan pun berlangsung sampai malam hari,Dengan berbagai model baju dan berbagai latar tempat juga.
Setelah selesai membereskan alat alat pemotretannya Alika pun menghubungi kakak kembarnya.
"Hallo,lo udah pulang belum?"
"Belum,masih belum kelar kerjaan gue.Kenapa emangnya?" jawab Malika di sebrang telpon.
"Masih lama ga?kalau engga mau di jemput ga?"
"Hmmm...bentar lagi sih.Tapi tumben lo mau jemput?"
"Dasar emang yah kalau udah tua cepet banget lupannya.Tadi kan loh berangkat di anterin gue,otomatis dong loh ga bawa mobil.kalau ga gue jemput emang loh mau naik taxi?" dengan nada sedikit meninggi.
"Yaelah ga usah nge hina juga kali.Yaudah loh jemput sini,nanti gue shareloc dah." jawabnya dengan kesal.
"Gue OTW yah.Tapi inget kalau loh bikin gue nunggu lama,gue tinggal!"
"Iya bawel...by..."
"Ih...dasar rese pake ngatain gue segala lagi." kesel Malika saat telpon sudah di matikan.
Alika pun bergegas menuju lokasi pemotretan Malika.
# Bersambung
(masih pemula)
__ADS_1
Butuh dukungannya dengan cara like and komen.makasih sebelumnnya.😊