TASBIH CINTA

TASBIH CINTA
Ijab Kabul


__ADS_3

Apakah Gus Alkan sudah siap?" tanya penghulu.


Alkan mengaggukkan kepala seraya tersenyum kaku. Keringat dingin mulai menetes karena grogi. Namun, Alkan menarik nafas untuk menghilangkannya.


"Bismillahirrahmanirrahim, Asyhadu anlaailaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah. Ya Alkan Syarief Al-Hussein, Ankahtuka wazawwajtuka mahktubataka Binti Zaskia Renald Refaldy alal mahri 370 557, 23 Reyal Saudi wamajmueat min adawat alsalat, Hallan." Penghulu menghentakkan tangan Alkan.


"Qobiltu nikahaha watazwijaha alal mahril madzkur waraditu bihi wallahu waliyyut Taufiq,"


"Sah," ucap seluruh para saksi yang hadir di aula tersebut.


Tanpa terasa air mata Renald kini menetes, ia terharu melihat putrinya menikah dengan orang yang memiliki ilmu agama, ia sudah tidak memiliki tanggung jawab lagi atas putrinya, karena tanggung jawab Kia kini beralih pada suaminya, Alkan.


Kia yang telah sah menjadi istri dari putra Kyai Syarief itu membuat hati Renald lega melepas putrinya pada orang yang tepat.


Zaskia juga meneteskan air mata, tak pernah terlintas dalam benaknya bahwa ia akan menikah di usianya yang masih muda. Gadis itu menunduk malu.


Kia merasa sendiri karena ia tidak punya seorang ibu yang mendampinginya di saat hari pentingnya. Yang berada di samping Zaskia saat itu adalah Nyai Fatimah istri dari Kyai Syarief, ibu dari Alkan yang otomatis menjadi mertunya.


Nyai Fatimah menghapus air mata Kia, lalu memeluk gadis itu untuk menenangkannya. Nyai Fatimah mengelus punggung Kia yang sedang menangis dalam pelukannya.


"Terima kasih Nyai," ucap Kia saat Nyai Fatimah meregangkan pelukannya.


"Jangan panggil Nyai lagi, panggil ummy seperti Alkan memanggilku! Karena statusmu sekarang adalah istri Alkan," ucap Nyai Fatimah.


"Baiklah, Ummy," ucap Kia.


Tabir yang semula ditutupi kini di buka oleh Nyai Fatimah, pada saat itu Zaskia dan kaum wanita lainnya yang hadir di Aula, tak terkecuali Anggi, semuanya menggunakan niqob karena memakai niqob adalah peraturan dari pesantren itu saat berpapasan dengan kaum adam.


Alkan menatap Zaskia yang berjalan ke arahnya yang didampingi oleh Nyai Fatimah. Gadis itu duduk di samping Alkan dengan ragu. Namun, ia membuang rasa ragunya saat Renald tersenyum ke arahnya seraya menganggukkan kepala.


"Ayo ulurkan tanganmu sayang!" ucap Nyai Fatimah pada Zaskia.


Zaskia mengulurkan tangannya, terlihat gadis itu gemetar karena grogi. Alkan mengambil cincin yang sudah disiapkan, dan memasangkannya pada jari manis Kia.


Setelah itu, Zaskia memasangkan cincin pada tangan Alkan dengan jantung yang berdegup kencang.

__ADS_1


Ia ingin menjauhkan tangannya dari tangan Alkan karena gugup. Namun, Nyai Fatimah mengambil tangan Kia dan disatukan dengan tangan Alkan, Kia mencium tangan dengan lembut, meskipun sebenarnya ia sudah merasa lemas karena grogi.


Kia hendak mendongak, tetapi tangan Alkan mengusap ubun-ubunnya seraya membaca doa, Kia tahu doa apa yang di baca oleh suaminya hingga ia memilih untuk berdiam diri. Setelah itu Alkan memegang kepala Kia lalu, mencium kening Kia hingga jantung Kia rasanya ingin meloncat dari tempat nya. Bibir kenyal itu bagaikan aliran listrik yang menyengat pada tubuh Kia.


Kia ingin menjauhkan wajahnya dari Alkan. Namun, bisikan Alkan membuatnya semakin gugup tak Karuan.


"Kau telah menjadi tanggung jawabku Kia, mulai sekarang kau menjadi istriku dan kemanapun aku pergi, kau harus mengikutiku," ucap Alkan.


(Maksud Alkan Kia mengikuti, bukan mengikuti seperti Dinda mengikuti Anton ya! 🤭 Yang dimaksud mengikuti Alkan adalah mengikuti Alkan dimanapun Alkan tinggal 🙈)


Alkan menyalimi Nyai Fatimah dan Kyai Syarief, begitu pun dengan Kia, setelah itu menyalimi Renald, lalu yang terakhir Rizky.


Setelah itu, Renald dan Rizky pamit pulang, Kia memeluk Renald dengan air mata yang membanjiri.


"Daddy," Kia mendongak menatap Renald yang sedang tersenyum menatapnya.


"Sekarang kau bukan tanggung jawab Daddy lagi, tapi bukan berarti daddy melupakan anak daddy, selamanya kau akan tetap menjadi putri kesayangan daddy. Namun, sekarang orang pertama yang wajib kau patuhi bukan daddy lagi, tapi suamimu," ucap Renald menatap Alkan. Sedangkan yang ditatap tersenyum lembut.


"Daddy pulang dulu!" ucap Renald seraya mengelus kepala putrinya. Lalu melangkah meninggalkan Kia yang sedang menatapnya.


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Alkan dan Kia kini tinggal di rumah Alkan yang sengaja ia bangun untuk membina rumah tangga, letak rumah tersebut berada di sebrang pesantren An-nur. Rumah minimalis tetapi dipenuhi dengan fasilitas lengkap.


Alkan memasuki Rumah tersebut dengan Kia yang mengikuti langkahnya dengan malu-malu. Kia terus menundukkan kepalanya hingga ia tidak menyadari bahwa Alkan berhenti melangkah dan Kia pun menubruk tubuh suaminya.


"Kenapa Mas Alkan, berhenti?" tanya Kia dengan memalingkan muka karena grogi.


"Aku mau bicara denganmu sebentar," ucap Alkan.


"Ikutlah denganku!" Alkan menarik tangan Kia, lalu duduk di sofa kamarnya.


Alkan dan Kia kini duduk bersebelahan, Alkan merasa sangat gugup. Namun, ia mencoba membuang kegugupannya dengan memegang tangan Kia.


Alkan menatap wajah manis itu dengan tatapan teduhnya. Alkan menggenggam tangan Kia erat hingga membuat perasaan Kia tak karuan karena detak jantungnya yang tidak normal.

__ADS_1


"Kia...!" panggil Alkan.


"Iya, ada apa Mas!" jawab Kia memberanikan diri untuk menatap suaminya itu.


"Apakah kau menyesal menikah denganku?" tanya Alkan.


Kia mengerutkan keningnya, "Kenapa harus menyesal?" tanya Kia.


"Karena aku menikahimu dadakan tanpa adanya lamaran seperti pernikahan pada umumnya," ucap Alkan dengan rasa bersalahnya.


"Seharusnya aku yang minta maaf Mas, karena aku telah membuatmu susah hingga kau harus membatalkan pernikahanmu karena ke salah pahaman di antara kita," ucap Kia sendu.


...🍁🍁🍁🍁🍁...


^^^Bersambung...^^^


Assalamualaikum Readersku sayang 🥰


Jumpa lagi dengan Othor Barbar 🙈


Maaf jika Othor kebanyakan janji, tapi Dunia nyata membuat Othor Sulit membagi waktu ❤️


Jangan lupa jejaknya


Seikhlas Kalian ❤️


Thank you 😍


Sambil nunggu Karya Othor Update


Mampir yuk Ke karya teman Othor yang tak kalah kerennya ❤️


Masih baru Guysss Insya Allah seru ❤️


__ADS_1


__ADS_2