
Sekian menit setelah mengobati luka marchel akibat pukulan andres, clarissa pun menghela nafas dalam untuk menjelaskan tentang video yang sedang ramai dimedia sosial dan untungnya clarissa lebih cepat meminta niko orang kepercayaannya untuk meminta rekaman cctv direstoran dan gedung apartemen yang dirinya tempat, setelah andres melihat rekaman cctv dari clarissa ada rasa lega jika semua yang diberitakan itu semuanya palsu.
Dua lelaki yang memiliki sifat arogan bisa luluh didepan clarissa saat ini, marchel yang memeluk tubuh clarissa seakan ingin menegaskan jika tak ada wanita lain yang mampu menggantikan clarissa disisinya dan itu membuat jengah andres jika marchel sudah menunjukan keposesifannya terhadap adiknya.
" Baiklah, gue percaya sama lu, dek.. tapi lu marchel gue belum memaafkan kecerobohanmu kali ini " ucap andres yang menatap tajam marchel yang tengah memeluk mesra clarissa.
" Aku sudah menyiapkan pesta untuk pernikahan aku dan clarissa dihotel milik keluargaku dan mengundang para wartawan untuk meliput karena aku ingin dunia tahu jika clarissa nugroho adalah istri sah marchel mattew " ujar marchel santai dan semakin bermanja ria dipelukan clarissa.
" Lakukanlah, jika menurutmu benar karena sekali lagi kau lengah musuhmu akan memanfaatkan kelemahanmu, Kau mengerti marchel mattew !" tutur andres.
" Arga! kau bantu persiapan pesta pernikahan marchel dan clarissa dan ingat pastikan untuk keamanannya serta undang beberapa kolega kita untuk menghadiri pesta mereka " sambung andres pada arga lalu dianggukan arga.
" Kakak pergi dulu jika marchel macam-macam tembak saja kepalanya lu masih bawa pistol pemberian kakak waktu itu bukan" timpal andres sebelum pergi dan clarissa hanya menganggukan kepalanya jika memang dirinya selalu membawa pistol pemberian kakaknya untuk berjaga-jaga.
Karena clarissa sudah mengantongi ijin kepemilikkan senjata api jadi clarissa dengan bebas selalu membawanya tanpa sepengetahuan orang lain.
Berbeda pada marchel yang menatap sang istri dengan terkejut apa yang dimiliki clarissa istri tercintanya bukan berlian atau tas mahal melainkan pistol yang mampu menembus jantung manusia jika timah panasnya mengenai dada seseorang.
" Kamu membawanya?" tanya marchel ragu seakan tidak percaya jika clarissa yang selalu terlihat menggemaskan memiliki senjata api yang mematikan.
__ADS_1
" Hehehe.. iya dan selalu ku bawa selama ini untuk berjaga saja karena aku juga sudah mengantongi ijin kepemilikkan " ujar clarissa santai.
Apa yang tidak aku ketahui tentang dirimu sampai aku lupa jika kamu juga seorang ahli penembak jitu.. haistt aku menikahi wanita yang berbahaya gumam hati marchel yang kagum dengan keahliannya yang selama ini ditutupi dipublik.
" Kamu wanita yang berbahaya ternyata " titah marchel yang kemudian mendekatkan bibirnya ke bibir clarissa lalu menciumi.
Sedangkan ditempat adelia terlihat cemas karena orang yang disuruhnya sudah berhenti untuk mengupdate skandal tentang dirinya bahkan adelia pun sudah mendapat panggilan dari hana untuk menghadapnya.
" Sialaaann !" teriak adelia geram apa yang dilakukan harus hilang dimedia bahkan tanpa jejak sekalipun dan malah berita undangan pesta pernikahan marchel dengan clarissa tapi marchel dengan sengaja tidak menampakkan clarissa diundangannya walau namapun tidak.
Pranggg
" Arrrrggghhhttt , sialan! kenapa kau tidak bisa melihat perjuanganku marchel, apa kurangnya aku dengan wanita itu, bajingan !" teriak adelia yang amarahnya semakin menjadi bahkan seisi apartemen hancur dan tak luput dari amukan adelia saat ini.
" Aku harus membunuh wanita sialan itu, aku harus memisahkan dia dari marchel dan nanti marchel menjadi milikku,.hahaha " ucap adelia dengan sorot kebencian terhadap clarissa dan tekad untuk menyingkirkan clarissa disisi marchel.
Ini jalan terbaik jika aku menginginkan marchel jadi milikku batin adelia .
Berbeda dengan manajer dan assisten adelia yang susah biasa melihat amukan dan amarah adelia saat ini tidak merasa ketakutan sedikitpun bahkan kali ini dengan jelas mendengar ucapan adelia yang akan membunuh wanita yang bersama marchel.
__ADS_1
" Ini gak bisa tinggal diam saja, jika kita tidak bertindak adelia bisa masuk penjara atas tuduhan pembunuhan seseorang " bisik assisten adelia pada manajer adelia.
" Kau tenanglah, aku tau caranya agar adelia tidak menjadi seorang pembunuh " bisiknya.
" Caranya?" tanya sang assisten.
" Aku akan memberitahu hana untuk menyampaikan kepada marchel untuk menjaga wanitanya saat ini " tutur sang manajer.
" Baiklah, segeralah kau hubungi hana " ucap sang assisten yang berjalan begitu saja dari apartemen adelia .
*Aku tidak akan membiarkan kau jadi orang jahat adelia **batin sang manajer.
🍁🍁🍁🍁🍁**
**Jika kau berani mencintai seseorang, berarti kau juga harus berani untuk mengikhlaskannya jika suatu saat dirinya memilih pergi .
Like, vote, dan koment jangan lupa karena aku menunggunya 😊😊
Terima kasih 🙏🙏🙏***
__ADS_1