
" Marchel, bilangin mommy dan daddy kita untuk kemansion aku ingin mereka malam ini nginap dimansion kita dan jangan lupa kak andres disuruh ikut juga aku ingin dibikinin bakso sama kak andres " ujar clarissa dengan sedikit menunjukan puppy eyesnya.
" Baiklah, sayang.. terus itu bakso kamu minta kakak ipar buat gitu, emang mau? " ucap marchel sambil mengerutkan dahinya.
Clarissa mengangguk.
" Ya harus maulah, apalagi ini buat calon ponakannya pasti dia gak bisa nolak, aku telpon kak andres saja mungkin, tunggu yah sayang " ucap clarissa mencari ponselnya didalam tasnya sedangkan marchel hanya tersenyum dan mengacak rambut sang istri.
Sedangkan sang kakak, andres sedang rapat dengan para karyawan yang ditugaskan untuk pengembangan produk khusus baby karena ini adalah kado untuk ponakan pertamanya yang dinanti sehingga andres rela merogoh kocek membeli beli saham untuk anak clarissa dan marchel yang nanti diberikan saat dewasa.
Tilulit.. tilulit..
Clarissa *is calling
Ngapain nih orang nelfon saat rapat kek penting aja batin andres* walau kesel karena rapatnya harus ditunda akibat dirinya harus mengangkat telpon clarissa gadis kecilnya yang dari kemarin sangat dirindukan keberadaannya dimansionnya .
Selama menikah dengan marchel clarissa sang adik tak lagi merengek atau bermanjaan dengannya karena semua sudah dipenuh oleh suaminya marchel yang selalu memanggil dirinya kakak ipar.
Andres hanya menghela nafasnya sebelum menekan tanda hijau diponselnya.
" Halo kak.. lu dimana? "
Andres seketika menjauhkan ponselnya saat terdengar teriakan clarissa yang terasa ingin mengerjainnya.
" Hei.. andres nugroho lu dimana, cepet datang kemansion "
" Lu dengar nggak sihh "
Andres menatap pada para karyawannya yang menatap dirinya yang terasa kena semprot sang istri.
Busyet dah adik gue kalo ngomong seenak jidatnya, untung sayang gerutu batin andres.
" Berisik, ada apa? "
" Cepet kemansion "
" Mansion siapa terus ada apa dimansion sampai lu teriak-teriak ganggu gue lagi rapat "
__ADS_1
" Mansionnya marchel sama gue lah, gue juga minta mommy sama daddy kesini nanti "
" Terus lu minta gue kesana buat apa, sa "
" Bikin bakso "
" What? bakso? "
" Iya, bakso.. lu bikinin gue bakso "
" Mang marchel kemana? gue lagi rapat, suruh saja suami lu itu "
" Marchel lagi nelfon mommy jadi gue minta lu yang buatin buat calon ponakan lu TITIK !"
" Gak bisa gitu dong, sa.. gue lagi rapat, nanti habis rapat yah "
" Gak mau! gue mau sekarang kalo lu gak mau gue bilangin mommy sama daddy biar lu dicoret di kk keluarga "
" Ngadu terus.. mang lu dimana?"
" Darimana lu "
" Dari rumah sakit sama marchel "
" Lu sakit? "
Seketika raut wajah andres panik mendengar clarissa dari rumah sakit dan arga yang melihat perubahaan raut wajah bosnya pun ikut khawatir.
" Gue gak sakit jadi lu jangan panik, gue dan marchel kesana hanya cek kandungan dan lu tau jika ponakan lu yang akan lahir nanti itu berjenis kelamin laki-laki.. jadi cepet bikinin gue bakso"
Dalam sekejap andrespun bernafas lega setelah mendengar penjelasan clarissa dan kabar jenis kelamin laki-laki dan andespun meminta untuk menunda rapat hari ini .
" Demi ponakan gue, gue akan buatin lu bakso.. ya udah kalian hati-hati dijalan, gue akan belanja dulu buat bikin bakso permintaan lu "
" Arga lu cancel semua schedule gue hari ini karena si mulut mercon minta gue ke mansionnya dan buat lu hito tolong lu handle perusahaan hari ini "
Arga dan hito mengangguk mengerti.
__ADS_1
" Sekarang lu puas "
" Belum lah kan lu belum bikin baksonya "
" Serah lu lah, gue tutup karena harus cari bahan-bahan buat bakso disupermarket "
" Awas aja kalo bohong dan anak gue ileran gara-gara lu "
" Iya bawel, kapan gue pernah bohong sama lu "
" Dah lah "
Tutt.. tutt
Akhirnya gue bisa ngerjain kak andres lagi batin clarissa yang tersenyum girang setelah andres bersedia memenuhi keinginannya.
" Sayang, itu pasti kamu ingin ngerjain kakakmu kan ?" tanya marchel setelah menghentikan mobilnya didepan pintu mansionnya dan terlihat beberapa maid mansion menyambut kedatangan nyonyah dan tuannya.
" Ponakan dia yang disini yang minta, aku hanya menyampaikan saja " ucap clarissa menerima uluran tangan marchel yang sudah membukakan pintu.
" Apa para mommy dan daddy kita akan kesini?"
" Iya, mommy dan daddymu katanya akan segera kesini begitu juga mommy dan daddyku "
" Terima kasih " sambil mengecup singkat bibir marchel.
" Apapun itu akan aku lakukan untuk mu, sayang "
Marchelpun merangkul pinggang clarissa dan membawanya masuk kedalam mansion serta memerintahkan para maidnya untuk memasak yang special untuk menyambut kedua orangtuannya dan kedua mertuannya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***Jangan lupa like, vote, dan koment untuk dukungan dari kalian reader 😊😊
Terima kasih 🙏🙏🙏
__ADS_1