
Clarissa,marchel,vanya serta joy sudah berada didaerah puncak dimana udara yang begitu sejuk dan sangat rileks bagi tubuh yang setiap hari disibukan dengan pekerjaan.
Yah kali ini clarissa meminta untuk pergi keperkebunan teh milik keluarganya tapi karena salah satu orang yang menjadi pengelolah perkebunan mengetahui clarissa putri dari keluarga nugroho pun dipersilakan untuk berkeliling perkebunan teh tidak lupa pengelolah yang dipercaya itu memberikan pengawalan ketat atas perintah orang tuanya.
Joy, marchel dan vanya hanya mengikuti clarissa karena mereka memang tidak mengetahui identitas asli clarissa.
Vanya dan clarissa begitu menikmati pemandangan daerah dataran tinggi yang begitu menyejukan untuk dilihat.
Joy terlihat asyik berfoto ria dan merekam pemandangan sekitar untuk diupload disosial medianya. Joy tau jika rei dan leo pasti iri karena dirinya dan marchel bisa berlibur kepuncak.
" Wahhh.. indahhhhhnyaaa! " teriak vanya yang melihat pemandangan dengan hamparan tanaman teh yang terlihat rapi.
" Kau suka vanya " tanya clarissa melihat sahabatnya sangat antusian untuk menjelahi perkebunan teh miliknya.
" Sangat sukaa sekali, ini sangat menakjubkan jarang sekali kita ketempat seperti ini selain udaranya sejuk dan tidak banyak polusi disini " ucap vanya yang sangat menikmati kesejukan udara dipuncak.
" Kalo kalian berdua apa kalian suka tempat ini " ucap clarissa pada joy dan marchel.
" Aku suka tempat ini dan tidak terlalu jelek untuk menjadikan tempat liburan kita nanti " ucap joy yang setia menggandeng tangan vanya.
" Kau marchel, apa kau tidak senang ketempat seperti ini " tanya clarissa ke marchel yang sedari tadi diam.
" Aku suka tempat ini tidak terlalu buruk jika nanti kita bisa berlibur atau bermalam disekitar sini " ucap marchel yang tanpa sadar memotret clarissa tanpa sepengetahuan clarissa.
" Syukur dech, nanti kita bisa beristirahat dirumah pohon sebelah sana pasti viewnya sangat bagus " ucap clarissa yang menunjukkan rumah pohon yang miliknya yang dibuat khusus oleh daddynya untuk dirinya dan andres sekarang pun masih terawat karena memang ada orang khusus untuk merawat rumah pohon itu atas perintah daddynya.
__ADS_1
Vanya dan joy asyik dengan kegiatan mereka berdua dengan saling memotret satu sama lain seperti pasangan kekasih pada umumnya dan joy dengan sabar menuruti permintaan vanya untuk berselfi ria.
" Joy fotoin yang bener napa sihh.. kesel aku sama kamu " ucap vanya setelah melihat hasil jepretan joy.
" Itu kan sudah bagus vanya.. memang kamu minta difotoin seperti apa " ucap joy pasrah karena semua hasil jepretannya itu memang memperlihatkan vanya yang terlihat cantik.
" Sekarang fotoin aku seperti foto candid, ini terakhir " ucap vanya yang menyadari joy sudah terlihat kesal oleh tingkahnya.
" Baiklah.. serah kau saja mau memori card mu penuh pun aku akan siap memotret pacar cantik ku ini " goda joy yang memeng sangat bucin pada vanya.
" Dasarrr bucinn ! " ucap clarissa yang menggelengkan kepalanya melihat keromantisan yang menurut dirinya itu menggemaskan.
" Kalo iri bilang bos " titah joy yang tak menghiraukan clarissa dan marchel dibelakannya.
Marchel jelas kesal melihat vanya tersenyum bahkan tertawa lepas bersama joy entah apa yang dipikirkan oleh marchel, Dirinya begitu tidak menyukai keadaan saat ini .
Jelas sekali kau cemburu dengan joy, marchel sangat jelas kau tidak menyukai keadaan ini tapi apakah kau tidak menyadari jika aku orang yang sangat mencintai mu bukan vanya yang sudah mencintai joy batin clarissa.
" Kenapa kau menatap aku seperti itu " tanya marchel yang mendapati clarissa menatap dirinya.
" Apa kau cemburu dengan joy sahabat mu sendiri " ucap clarissa mengatakan pertanyaan seperti itu setelah melihat joy dan vanya terlihat jauh dari tempat dirinya berdiri.
" Kenapa kau malah balik bertanya " dengus marchel entah kenapa dirinya merasa ingun marah
" Aku hanya memastikan apa kau sedang cemburu atau tidak, itu saja " ujar clarissa menatap mata marchel mencari kebenaram disana.
Joy dan vanya malah terlihat saling membalas kecupan dan tertawa satu sama lain karena bagi joy dan vanya ini kesempatan langkah bisa berjalan-jalan bersamanya.
" Kau tau joy, aku sangat senang bisa seperti sekarang bersama mu tanpa banyak orang yang tau identitas mu, aku bisa leluasa merindukan mu hehe " ucap vanya yang memeluk tubuh atletis joy.
__ADS_1
" Aku juga sangat senang bersama mu, kau jangan pernah pergi dari ku apapun yang akan terjadi karena aku sangat mencintaimu lebih dari kamu mencintaiku " ucap joy mencium kening vanya.
" Aku juga sangat sangat mencintai mu.. tetap lah seperti ini menjadi joy yang aku kenal " ucap vanya yang mempererat pelukannya.
Adegan saling peluk memeluk pun disaksikan oleh dua pasang mata yang tak lain marchel dan clarissa.
" Iri dech aku sama vanya , bisa mendapatkan cinta dari orang yang dicintai " gumam clarissa yang masih bisa didengar marchel.
" Apa yang diirikan dari mereka.. kau tidak lihat mereka terlihat sangat berlebihan " ucap marchel yang sudah kesal oleh pemandangan joy dan vanya lakukan.
" Emanglah ngomong sama orang yang berhati es itu percuma, adegan romantis dibilang berlebihan, walau terkesan berlebihan tapi bagi orang yang sedang jatuh cinta itu sangat membahagiakan " ujar clarissa yang juga ikut kesal dengan marchel.
" Terserah kau , kalo aku bilang itu berlebihan yah berarti berlebihan titik " ucap marchel tak mau kalah.
" Ya tuhan,, kenapa dulu aku sangat menyukai pria macam dia yang memiliki hati yang sedingin es bahkan ini lebih dingin.. dasarr pria gak romantis " seloroh clarissa yang berjalan menyusul vanya dan joy.
" Apa ! kau bilang aku pria tidak romantis dan kau sekarang menyesal pernah menyukai ku dulu , HaH !" ucap marchel bernada sedikit tinggi.
" Kalo iya kenapa? sekarang kamu tau kan rasanya mencintai seseorang tapi orang itu tidak membalas cinta mu " ucap clarissa yang cukup lantang membuat marchel langsung terdiam tak bisa mengatakan apa-apa lagi kepada clarissa.
Sekarang kau tau kan rasanya mencintai seseorang yang tidak membalas cinta mu terlebih dia mencintai orang lain, kau tau itu sangat menyakitkan bahkan aku pun masih merasakan itu ,seperti sekarang melihat mu cemburu karena vanya membuat hati ku terasa sesak ingin sekali menukar rasa sakit mu dengan rasa bahagia ,, walau harus sesakit ini aku mencintai mu aku rela untuk terus mencintai mu karena didalam hatiku hanya ada nama mu dan entah mengapa tuhan begitu jahat menjadikan hati ku untuk tetap mencintai mu dalam kurun waktu yang sangat lama bahkan sampai sekarang aku tetap mencintaimu. batin clarissa.
Clarissa terus tersenyum ketika vanya dan joy melambaikan tangan kearahnya untuk mendekat ke mereka.
🌷🍀🌷🍀🌷🍀
~ Cintailah seseorang secukupnya saja jangan sepenuh hati mu karena jika dia menyakitimu , kau tidak terlalu terluka olehnya ~ 🌷
THANK YOU 🙏 Terima kasih yang sudah mampir jangan lupa LIKE,VOTE,AND KOMENT nya 🙏🙏🙏*
__ADS_1