
~~ Hah, masih terasa pedih hati gue melihat clarissa dengan marchel tapi gue bahagia melihat lu bahagia bersama pria yang sangat mencintaimu melebih cinta gue ~~ batin pedro nelangsa disaat semua orang disana bersuka cita menyambut generasi penerus nugroho dan mattew penguasa dunia perbisnisan didunia ini.
Pedro saat ini terlihat antara sedih dan senang melihat sahabatnya dan sekaligus wanita yang sudah mengisi seluruh hatinya sedang memeluk seorang pria yang merupakan suaminya didepannya, sungguh ironis memang cerita cinta pedro yang tak sampai karena ketidak beraninya pedro untuk mengungkap perasaannya pada clarissa tapi malah membiarkan rasa itu tumbuh begitu besar sampai rela menjadi sahabatnya untuk selalu dekat dengan clarissa, pedro membungkus rasa itu menjadi sebuah rasa persahabatan sampai saat ini.
Hana yang mengetahui perasaan pedro terhadap clarissa hanya bisa menasehati dulu saat clarissa masih sendiri bahkan andres yang merupakan rekan bisnis pedro pun merasa iba melihat kepedihan yang terukir disetiap sorot matanya walau bibir itu tersenyum tapi pria berawakan tegap itu tetap saja bisa terlihat rapuh saat cintanya yang belum dimulai sudah kandas duluan.
" Teruslah tersenyum seperti itu untuk gue karena kebahagianmu juga kebahagian gue, gue terlalu pengecut untuk tidak mengungkapkan perasaan gue dulu karena gue takut lu menjauhi gue, sa " ucap lirih pedro saat melihat clarissa terus saja teesenyum bahagia dipelukan marchel sang suami.
Andres yang tak sengaja mendengar ucapan pedro merasa sedih betapa sakitnya hati pedro yang harus memendam cintanya dalam diam dan tetap menahan dirinya saat tahu wanita yang dicintainya memilih pria lain.
" Apa lu baik-baik aja? " tanya andres menepuk bahu pedro yang mana membuat pedro sedikit terkejut oleh tindakan andres.
" Haisstt, mengagetkan saja lu " ucap kesal pedro .
" Makanya jangan melamun, apa lu masih cinta ama adik gue?" tanya andres kembali yang melihat pedro penuh selidik.
" Iya gue masih cinta ama clarissa... tapi gue belajar untuk ikhlas menerima kenyataan ini jika gue bukanlah pria yang ditakdirkan tuhan untuk clarissa saat ini dan gue bahagia ternyata si brengsek marchel terlihat begitu mencintai clarissa dan itu terlihat jelas dengan sifat posesifnya pada clarissa " ujar pedro yang masih menatap clarissa.
" Terima kasih lu mau ikhlasin adik gue bersama dia tapi lu gak ada niatan buat rebut adik gue dari marchel, kan?" tutur andres yang masih tak percaya dengan ucapan pria yang disampingnya itu yang terkenal dengan sifat kejamnya bahkan sangat arogant pada rivalnya apa dengan orang yang menghianati dirinya karena sifat pedro sama dengan sifat dirinya.
Pedro yang mendengar penuturan andres pun menoleh pada andres dan terlihat kesal karena andres seperti menuduh dirinya akan berbuat nekad diluar nalar untuk merebut clarissa dari marchel dan menjadikan miliknya sebagai ratu diistananya.
" Apa lu akan membantu gue jika gue ingin merebut clarissa dari suaminya " ucap pedro yang ingin melihat respon andres.
" Tidak akan gue biarin siapapun merusak kebahagian clarissa termasuk lu, pangeran pedro "ujar andres yang membuat kesal dengan kalimat terakhir yang menyebut dirinya pangeran walau itu benar adanya jika pedro merupakan seorang pangeran dinegara asalnya tapi pedro tak suka jika disebut pangeran oleh orang yang sudah dianggap sahabatnya itu.
" Gak asik lu " sewot pedro pada andres yang terkekeh karena berhasil menjahili pria arogant itu.
" Lagi pms lu, marah-marah terus " goda andres yang menambah kekesalan dihati pedro.
__ADS_1
" Gara-gara lu, bisa gak lu kalo panggil gue gak usah nyebut pangeran " ucap pedro yang pura-pura merajuk pada andres.
" Lah ! emang lu pangeran ,kan.. gak usah ngrajuk gitu gak sesuai dengan image lu yang kejam hahaha " ujar andres yanh malam ini merasa puas bisa menjahili pedro dan marchel.
" Laknat lu jadi temen, cukup depan publik lu panggil pangeran, andressssss " ucap pedro yang semakin membuat andres terbahak.
Pedro tak pedulikan andres yang tertawa karena berhasil menjahili dirinya malam ini.
Untung bukan gue yang jadi adik ipar lu gumam batin pedro.
Dimeja depan clarissa terus mendapatkan perilaku manis dari marchel yang selalu saja memanjakan dirinya bahkan marchel dengan telaten menyuapi steak untuk clarissa.
Malam ini keluarga mattew pun tak tertinggal ikut hadir ditengah-tengah kebahagian marchel dan clarissa atas kehamilan menantunya.
" Honey, bentar lagi kita punya cucu.. aku tidak sabar untuk menggendongnya " ucap nyonyah mattew pada sang suami.
" Tapi aku gak mau dipanggil kakek " ucap tuan mattew pada sang istri.
" Emang daddy mau dipanggil om sama anak aku " ucap marchel yang paham dengan pemikiran tuan mattew yang tidak mau dipanggil kakek yang menurutnya sebutan kakek bagi orang yang sudah tua tapi tuan mattew yang tak sadar usia tak ingin disebut tua walau usianya sudah hampir setengah abad tapi tubuhnya masih bugar dan atletis bahkan masih bisa digilai cewek-cewek SMA .
" Ya, tidak begitu juga son..,daddy gak mau terlihat tua saja, kau bisa lihat bukan tubuh daddy walau usia daddy tidak muda tapi tubuh daddy sama sepertimu " tuturnya yang membuat marchel dan sang mommy memalingkan bola matanya males.
" Emang udah tua gak sadar usia daddymu, marchel... biarin aja sampai ada main affair dengan wanita lain jangan harap tu senjata bisa berdiri lagi " ancam nyonyah mattew yang menatap tajam kearah bawah tubuh suaminya sedangkan clarissa tersenyum melihat perdebatan keluarga mertuanya.
" Wuidihhh.. mommy sadis dad.. mommy serius akan mengebiri milik daddy " ucap marchel memprovokator sang mommy untuk menindas sang ayah.
" Itu pasti, apa kau sanggup honey jika aku buat mati senjatamu selamanya jika kau berani tebar pesona apalagi ketahuan celap celup diluar sana, hmmm " ancam nyonyah mattew yang membuat ngilu yang dirasakan tuan mattew jika asetnya dibuat mati oleh sang istri karena tuan mattew paham akan ucapan sang istri yang tak main-main dengan ancamannya.
" Kau bukannya bantu malah memprovokasi mommy mu... honey, aku hanya cintanya sama kamu mana mungkin berani bermain api dibelakangmu, percayalah.. tidak ada wanita lain dihatiku selain kamu " ucap tuan mattew yang sedikit takut jika sang istri marah padanya berarti dirinya tidak akan mendapat jatah dari sang istri tercintanya itu.
__ADS_1
" Diamlah ! gak malu dilihat menantu dan besan kita " kesal nyonyah mattew.
Tuan mattew hanya mengerucutkan bibirnya dan kembali menyantap makanannya.
Aku hanya ingin dipanggil opapa aja,, alamat tidur luar ini mah, haisstt gara-gara anak durjana itu bikin sengsara daddynya saja batin tuan mattew yang menatap kesal sang putra yang sedang menciun pipi menantunya yang mengejek dirinya.
" Awas kau " ucap pelan tuan mattew pada marchel yang mana membuat marchel tertawa penuh kemenangan karena berhasil membuat daddynya sengsara malam ini.
Sedangkan tuan nugroho hanya tersenyum melihat besannya terlihat menyedihkan setelah berdebat dengan istrinya.
Tapi nyonyah nugroho terlihat tak senang melihat sang suami menertawakan besannya karena apa yang dipikirkan mommy marchel ada benarnya, dilihat dari kemapanan dua pria yang usianya hampir setengah abad itu tidak terlihat menua bahkan terlihat mempesona dengan bentuk tubuh yang terlihat bugar hasil olahraganya tiap hari bahkan nyonyah nugroho pun tak suka jika suaminya tebar pesona walau dirinya tau jika tuan nugroho sang suami sangat mencintai dirinya.
" Tak usah tertawa mengejek nasib besan mu karena itu juga berlaku buatmu, bahkan aku akan bertindak lebih kejam dari nyonyah mattew, kau mengerti bukan maksudku, tuan nugroho " bisik nyonyah nugroho pada telinga suaminya yang seketika langsung berhenti tertawa mendengar ancaman sang istri karena itu berarti ancaman sang istri tak bisa dianggap candaan kalo dirinya berani melakukannya tamatlah sudah nasib masa depannya untuk ah uh oh bersama istrinya lagi.
Sialan! salah lagi aku, sudah membangunkan singa betina tidur, jangan sampai malam ini aku gak bisa olahraga malam batin tuan nugroho yang langsung memeluk sang istri.
" Itu tidak akan terjadi jika itu terjadi kau cabut saja nyawaku karena aku tak ingin melihat kau menangis karena ulahku " bisiknya yang mana membuat sang istri melunak.
Belasan tahun hidup bersama tuan nugroho mommy clarissa dan andres tak pernah dibuat hidup menderita bahkan tuan nugroho selalu memanjakan istrinya sampai sikapnya selalu overposesif jika berhubungan dengan sang istri sampai saat ini.
" Para senior kita sudah tak menganggap kita yang disini " keluh marchel melihat kedua orang tuanya dan mertuanya saling berpelukan .
" Tapi aku senang melihat mereka bisa seperti itu diusia mereka yang tak muda lagi, apa kamu juga mau sampai tua bersamaku, marchel " ujar clarissa yang menatap lekat manik coklat marchel.
" Itu pasti karena kamu adalah prioritasku dalam hidupku ini tanpamu aku tak bisa hidup, sayang " ucapnya lalu mengecup kening clarissa lama.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
__ADS_1
LIKE, VOTE, dan KOMENT jangan lupa guys 😊😊\*\*\*