
Karena untuk mencintaimu tak butuh alasan dan aku marchel mattew akan mencintaimu dan melindungi kamu dan anak-anak kita serta membuatmu bahagia bersamaku, kamu adalah ratuku batin marchel menatap kearah clarissa yang ada disampingnya.
Siang ini marchel menemani clarissa untuk memeriksakan kandungannya, sungguh bahagianya dirinya selama ini yang selalu mengikuti perkembangan janin yang ada dirahim clarissa saat ini.
Gue sangat bersyukur sampai detik ini pun kau masih mencintaiku, marchel batin clarissa.
"Sayang, aku sudah tak sabar melihat baby kita " ucap marchel sembari mengelus perut buncit sang istri dengan satu tangannya lalu menciumnya.
" Aku juga ingin melihat dia, aku senang kamu mau menemaniku, terima kasih marchel " ujar clarissa yang sangat bersyukur memiliki suami seperti marchel yang sangat mempriotitaskan dirinya.
" Heii.. aku suamimu dan aku ayah dari janin dirahimmu, pastinya aku akan melakukan apapun untuk istriku dan anakku jadi jangan berterima kasih karena sudah jadi tugasku sebagai suamimu " tutur lembut marchel lalu mengecup singat bibir clarissa.
Sedangkan asisten marchel cukup terharu melihat kebahagian kecil dibosnya itu dan pria yang begitu dingin pada orang lain bisa bersikap lembut pada istrinya dan hanya pada istrinya dan keluarganya.
Aku jadi ingin seperti bos, mempunyai seorang istri gumam batin asisten pribadi marchel yang sedang fokus mengemudi.
" Aku sungguh sangat mencintaimu, sayang " bisik marchel sambil membelai rambut clarissa.
__ADS_1
" Aku juga mencintaimu marchel " ucap clarissa senang mendengar ucapan cinta dari sang suami.
Tak berapa lama sepasang suami istri yang kedatangannya membuat seisi rumah sakit harus mensterilkan rumah sakit ini membuat semua harus kerja ekstra dikarenakan pemilik rumah sakit datang untuk memeriksakan kandungannya yang merupakan cucu pertama nugroho dan itu membuat dokter aida sang tante menyambut sang keponakannya yang cantik ini.
" Selamat datang, sayang.. mari masuk " ucap dokter aida yang ditunjuk clarissa menjadi dokter kandungannya selama dirinya mengandung karena dokter aida selain tantenya dan juga spesialis kandungan serta direktur utama rumah sakit keluarganya.
" Terima kasih, tan " ucap clarissa yang menyalami tantenya dan marchel.
" Tante senang bisa melihat kau marchel masih mau menemani istrimu " ujar dokter aida yang kagum dengan marchel yang sangat perhatian dengan clarissa sang keponakannya.
" Itu tentu, karena dia istriku yang mengandung anakku, mana bisa aku tega membiarkan istriku pergi sendiri, bagiku dia prioritasku yang pertama jadi aku akan menemani kemana saja dipergi " ucap marchel yang kemudian menghadiahi kecupan pada pipi kanan clarissa yang membuat clarissa malu .
Clarissapun mengikuti prosedur pemeriksaan kandungannya terutama cek usg untuk melihat jenis kelamin calon anaknya yang dirahimnya.
Begitu bahagianya wajah calon orang tua ini melihat pergerakan calon anaknya dan wajah sang anak yang terlihat dominan dari wajah tampan marchel ditambah saat diketahui jika jenis kelaminnya itu laki-laki sesuai harapan marchel.
" Selamat buat kalian, janin yang dikandung adalah berjenis kelamin laki-laki dan sangat sehat sekali " ucap dokter aida sambil menunjukkan bagian yang menunjukkan jenis laki-laki pada sepasang suami istri itu .
__ADS_1
" Kenapa wajahnya sudah mirip kamu, marchel " ucap clarissa yang begitu memperhatikan bentuk wajah sang anak yang sudah mirip sang daddy marchel.
" Itu bagus donk,sayang.. karena aku daddynya dan aku yang selalu bekerja keras tiap malam untuk menabur benih padamu, ya kan tante " ujar marchel tanpa malu dan dokter aida sang tante hanya mengangguk tersenyum melihat interaksi kedua ponakannya tapi tidak untuk clarissa yang kembali menahan malu atas ucapan vulgar sang suami.
" Gak adil jika hanya mirip kamu aja, masa yang mengandung aku sampe 9 bulan hanya mirip kamu itu masih dikandungan aja " ucap kesal clarissa tak terima jika anaknya udah mirip marchel saja.
" Gak apa-apa kan belum lahir, sayang.. yang penting nanti dia tumbuh dengan sifat sepertimu yang baik hati " bujuk marchel dan mengecup pucuk kepala clarissa.
Sungguh bahagia dokter aida melihat marchel yang begitu sayang pada clarissa ditambah sifat dewasa yang dimiliki marchel mampu membuat clarissa begitu nyaman bersama marchel karena sesalah apapun dirinya marchel selalu berkata lembut dan memberi nasehat baik padanya dan tak pernah bersikap kasar saat emosi karena jika didepan clarissa suasana hatinya bisa berubah menjadi hangat kembali dan melupakan emosinya.
Kamu dan calon putraku adalah hidupku batin marchel setelah berada didalam mobil dan memeluk clarissa yang tertidur didekapannya.
*🍁🍁🍁🍁🍁🍁
~**Jika sudah meminta dirinya untuk hidup bersamamu, jangan lupa untuk membahagiakan dia dan mencukupi kebutuhan hidupnya seperti kedua orang tuanya .~
Like, vote, dan koment jangan lupa 🙏
__ADS_1
TERIMA KASIH***