
Clarissa sudah berpenampilan rapi dan meminta supirnya untuk mengantarkan kekantor marchel karena hari ini schedule dirinya cek kehamilan jadi clarissa meminta marchel untuk menemaninya seperti biasanya.
Mobil udah terparkir didepan gedung mewah dan salah satu security membukakan pintu untuk nyonyah pemilik perusahaan ini.
" Silakan nyonyah " security membukakan pintu mobil sambil tersenyum ramah pada clarissa.
" Terima kasih pak " ucap clarissa ramah .
Clarissapun masuk langsung memasuki lift sambil membalas sapaan dari karyawan marchel.
Banyak karyawan marchel yang memuji kecantikan clarissa dan keramahannya seeta sikapnya yang rendah hati membuat kebanyakan karyawan wanita diperusahaan ini begitu mengagumi sang nyonyah perusahaan.
Ting
Pintu liftpun terbuka saat sudah sampai dilantai yang dituju dimana lantai ini hanya ada ruang kerja marchel.
" Selamat siang , nyonyah " sapa ramah sekretaris marchel.
" Siang juga, marchelnya ada?" tanya clarissa lembut.
" Silakan masuk saja nyonyah, tuan marchel sudah menunggu anda " ucap sang sekretaris pada clarissa yang sebelumnya marchel sudah memberitahu dirinya jika istrinya datang untuk masuk menemuinya.
" Baiklah, terima kasih "
" Sama-sama nyonyah "
Ceklekk
Clarissapun masuk tanpa mengetuk pintu dan mendapati sang suami marchel sedang sibuk dengan dokumen-dokumennya.
" Sayang, apa aku mengganggumu?" seru clarissa sambil melangkah pelan menghampiri marchel yang seketika menoleh kearah clarissa yang hari ini terlihat sangat cantik dengan perut buncitnya yang menambah kesan seksi dimata marchel.
" Kemarilah " marchel memutar kursinya menghadap clarissa kemudian menepuk pahanya meminta clarissa duduk dipangkuannya.
" Aku udah berat, kamu lihatlah perutku udah buncit seperti ini " ujar clarissa yang memang berat badannya sudah melonjak naik selama kehamilannya seperti sekarang kehamilannya sudah memasuki bulan ke 6 jadi sudah sangat jelas perut buncitnya dan hari ini clarissa ingin mengecek jenis kelamin calon anaknya.
__ADS_1
" Kemarilah, aku ingin memelukmu, sayang " ucap marchel yang tidak menerima penolakan dan clarissapun menurut duduk dipangkuan marchel dan marchel dengan segera memeluk pinggang ibu hamil cantik ini dengan satu tangannya mengusap perut buncit clarissa yang mana beberapa bulan yang lalu masih ramping.
" Apa kamu ingin makan sebelum kerumah sakit?" tanya marchel yang biasanya clarissa suka ngemil dijam ini.
" Aku gak ingim ngemil tapi aku ingin kamu mencium bibir aku" ucap clarissa dengan senyum cengegesannya sedangkan marchel menggelengkan kepalanya mendengar permintaan sang istri.
Cup
Marchelpun memenuhi keinginan clarissa dengan mencium bibir mungil yang sudah menjadi candu selama ini dan tak ketinggalan salah satu tangan marchel memegang tengkuk kepala clarissa untuk memperdalam ciumannya.
Benar-benar hormon bumil batin marchel .
Ciuman itupun berakhir setelah merasa oksigen diparu-parunya habis dan merekapun seperti berebut oksigen dengan marchel mengusap sisa ciumannya diujung bibir clarissa dengan jari jempolnya.
Hari ini clarissa ingin merasakan bibir sang suami, entah apa yang sedang merasuki dirinya saat ini, dirinya hanya ingin mencium bibir marchel gak mau yang lain, hormon kehamilan kali ini meminta kecupan dari bibir marchel sang suami.
Cup
***Cup
Clarissa mengecup bibir marchel membuat yang empunya bibir menatap terkejut dengan tingkah clarissa.
Cup
" Sayang, nanti aku khilaf, kamu mau apa hmm" tanya marchel yang lagi dan lagi menerima kecupan dibibirnya.
Sedang clarissa tak memperdulikan pertanyaan marchel karena dirinya ingin terus mengecup bibir pria yang didepannya.
Bisa jontor bibir aku jika dikecup terus gerutu batin marchel.
" Apa kamu mau aku pesankan makanan favoritmu?" marchel kembali bertanya dengan semakin mengerutkan dahinya memikirkan apa yang sebenarnya istrinya inginkan.
Clarissa langsung menggeleng karena dirinya tak lapar.
" Aku gak mau makan tapi aku mau bibir kamu, cepat cium aku " rengek clarissa dan dengan senang hati marchel kembali mencium bibir clarissa.
__ADS_1
Clarissapun membalas ******* bibir marchel dan membuka mulutnya untuk mempermudah marchel membelitkan lidahnya dan memgabsen setiap rongga giginya.
Sungguh clarissa sangat bahagia hari ini karena keinginannya akan bibir suami.
" Bernafas sayang " ucap marchel setelah merasa cukup memuaskan clarissa.
" Apa ini permintaan dari sini? " tanya marchel yang kembali mengelus perut buncit clarissa dan dianggukan clarissa yang sedikit malu.
" Kita main disini"
" Main? "
" Aku mau itu "
Marchel menatap clarissa dengan tatapan heran, padahal baru tadi pagi berolahraga panas mereka dan sekarang clarissa meminta lagi, wahhhh marchel benar-benar dapat jackpot besar tapi disatu sisi marchel tak ingin membuat kelelahan pada clarissa karena akan berpengaruh pada janin yang sang istri kandung.
" Kamu yakin? tadi pagi kita sudah melakukannya, apa tidak apa-apa " ujar marchel mastikan keinginan clarissa.
Clarissa hanya mengangguk dan langsung melepaskan ikat pinggang marchel tanpa ijin.
Sedangkan marchel langsung mel***t bibir clarissa dan tangan satunya membuka resleting dress yang dipakai clarissa.
Jackpot asli ini, akan aku buat kamu puas, sayang batin bahagia marchel karena hari ini dia mendapat jatahnya kembali berkat hormon bumil satu ini.
Siang ini mereka kembali melakukan penyatuan diri dengan posisi clarissa diatas pangkuan marchel.
🍁🍁🍁🍁🍁
Like, vote,dan koment jangan lupa guys 😊😊 dukungan dari kalian SEMANGATKU 😘
__ADS_1
TERIMA KASIH***