TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Tentang vanya-02


__ADS_3

vanya yang terdiam mendengar pernyataan isi hati joy mulai bingung harus menjawab apa ke joy, bagaimana ini , aku sangat menyukai joy tapi aku gak mau persahabatan joy dan marchel hancur karena aku.. batin vanya


joy yang melihat vanya tertunduk diam tanpa suara untuk menjawab perkataannya, joy merasa bersalah saat itu,


van, apa kamu dengar aku.. tanya joy megang tangan vanya


vanya saat ini hanya bisa menangis karena cintanya ke joy terbalas., joy yang ternyata lebih dulu mengungkapannya pada dirinya membuat vanya tak bisa berkata-kata karena senang sekaligus sedih.


van.. kamu nangis.. tanya joy kembali melihat airmata di wajah vanya


hizt.. hizt.. maafin aku joy,, aku juga mencintai kamu tapi aku gak mau gara-gara aku persahabatan kalian hancur.. aku gak mau itu terjadi.. jawab vanya dalam tangisannya


makasih van, aku dah mengkwuatirkan persahabatan aku dan marchel.. tapi aku


mencintai kamu van.. ucap joy tak tega melihat vanya menangis


a..aku juga mencintai kamu apa kamu bisa terus bersama walau berteman saja dengan aku.. aku tak ada perasaan apa-apa terhadap marchel.. tapi aku takut persahabatan kalian rusak..hizt.. hizt.. dengan aku diantara kalian vanya terus menangis karena menerima joy sebagai kekasihnya


joy yang tak tega melihat vanya yang mengkwuatirkan dirinya dan persabahatannya dengan marchel, tersenyum terharu melihat gadid didepannya ternyata memilih melindungi persahabatan joy.


jangan menangis lagi.. walau sebagai teman pun aku tetap mencintai mu,, jadi berhentilah menangis.. ujar joy menghapus air mata vanya


ta..tapi apa kamu gak membenci ku joy.. tanya vanya ditengah isakkan tangisannya


aku mencintai mu, mana mungkin aku bisa membenci mu.. ucap joy tersenyum


makasih joy.. kamu udah ngertiin aku.. vanya berhenti menangis dan menghapus sisa air matanya


tapi kamu janji jangan pacaran sama yang lain.. aku gak suka.. tegas joy pada vanya


ha ha ha.. mana mungkin aku bisa melakukan itu joy kalo tiap hari kamu nempel sama aku terus, yang ada mungkin akan pergi dari aku karena banyak fans cewek kamu yang mengantri untuk jadi pacar kamu.. jawab vanya lega melihat joy yang tak ingin dirinya pergi dari sisinya


hehehe.. aku kan pada mu van.. ucap joy menggaruk kepalanya yang tak gatal


setelah pernyataan cinta dari joy kini vanya menjaga sikapnya terhadap marchel karena vanya tak ingin joy salah paham, joy tau jika marchel menyukai vanya tapi joy tak ingin itu sebagai perhambatan persahabatan mereka,,


joy membiarkan marchel memberi perhatian kepada vanya, vanya pun tak segan menerima setiap bantuan dari marchel..


cinta joy dan vanya yang sampai sekarang masih dibungkus pertemanan walau begitu mereka berdua tak segan memperlihatkan kepeduliannya satu sama lain,, sehingga semua orang yang melihatnya pasti mengira mereka pacaran.


flashback off


apa sampai sekarang kalian masih saling mencintai.. tanya clarissa kagum mendengar kisah cinta joy dan vanya

__ADS_1


tentu, walau kita sering bertengkar seperti anak kecil tapi itu menyenangkan.. jawab vanya dengan senyum lebar


lihat saja tingkah joy dia selalu bersikap kekanak-kanakan jika ingin menjahili ku dan itu yang membuat aku selalu merindukan joy.. ujar vanya menatap joy


sepertinya marchel masih suka kamu.. apa dia tau jika kamu menyukai joy, van.. kini clarissa sedikit lega jika vanya sudah memiliki joy


sepertinya sudah, setiap aku dan joy ada masalah dia selalu ada untuk mendengarkan ku.. tapi itu bukan keinginan ku,, dia yang datang sendiri..pungkas vanya menarik nafas dan membuang dengan kasar


ternyata vanya tidak ada perasaan terhadap marchel tapi kenapa marchel sangat perhatian walau tau vanya hanya mencintai joy batin clarissa


menatap clarissa yang melamun seperti tak menghiraukan vanya berbicara, vanya pun menyenggol siku clarissa untuk menyadarkan clarissa dari lamunan


apa kamu dengar aku ngomong sa.. tanya vanya mengerutkan dahinya


iya aku mendengarkan kamu.,jawab clarissa sadar dari lamunannya


setelah hampir 2 jam melakukan pemotretan akhirnya d'Dream telah menyelesaikannya dan mereka pun pergi dari tempat pemotretan, karena hari ini sudah malam, marchel dan d'Dream diantar pulang ke massion yang disediakan untuk mereka oleh agensi milik clarissa,


tiba sudah d'Dream dan yang lainnya dimassion yan mewah.. devan menurunkan mereka dan vanya, clarissa pun turun membawa beberapa pakaian milik d'Dream


istirahat lah kalia, besok kalian harus latihan lagi, ujar devan pada d'Dream artisnya


terima kasih, untuk kerja kalian hari ini.. ujar devan lagi


ok.. van, ayo.. ajak devan yang selalu diminta joy mengantar vanya dari awal devan menjadi managernya dan vanya assisten d'Dream


sesampai dimanssion marchel langsung pergi kekamarnya, dan yang lainnya duduk disoffa begitu juga clarissa yang merasa badannya lelah sekali


aku pulang dulu.. berdiri sambil menepuk bahu joy dan joy membalas dengan tersenyum


clarissa yang mulai malam ini tinggal dimanssion harus mengadaptasikan diri dengan orang-orang yang ada dimanssion


sa, aku titip mereka.. pinta vanya dengan menunjuk rei, joy, dan leo


emang kita barang dititipin segala.. celetuk leo


tau tuh vanya, kamu kira kita seorang bayi harus diasuh.. keluh rei kesal


emang kalian bayi gede kan ha ha .. ucap vanya meledek


udah ah.. aku mau pulang,, titip bayi gede-gede ini yah sa.. pinta vanya


baiklah.. jawab clarissa

__ADS_1


devan yang sedang melangkah pergi yang berniay untuk meletakan barang milim clarissa yanh diambil dikantor hana tadi sebelum pergi ke tempat pemotretan d'Dream, menyempatkan diri devan mengambil barang clarissa.


sa, kamar kamu disebelah sana.. ucap devan sembari menunjukan arah kamar clarissa


dan barang milik kamu juga sudah aku letakan dikamar kamu..


terima kasih banyak dev.. jawab clarissa mengikuti tangan devan yang menunjuk kamar yang akan ditempatinya


joy,. aku pulang dulu.. awas kalo kau macem-macem.. ucap vanya yang bernada mengancam joy


semua tau pertemanan antara joy dan vanya yang lebih bisa dibilang pacaran tapi mengatas namakan pertemanan baik rei leo ataupun devan di buat bingung cara pertemanan joy dengan vanya ditambah marchel yang selalu memberi perhatian ke vanya


devan dan vanya pun sudah meninggalkan manssion. diruang tv masih terdapat empat orang manusia yang tergeletak kelelahan, apa lagi bagi clarissa sudah malas untuk bangun dari sofa, disituasi canggung itu, joy mulai membuka topik obrolan.


kalian lapar gak.. tanya joy yang perutnya terasa lapar..


aku rasa aku juga lapar.. seingat ku kita belum makan malam.. ucap rei


perut mu rei., pizza tadi kemana.. ujar leo menggelengkan kepalanya


sebelum mereka meninggalkan tempat pemotretan salah satu staff nya memesankan banyak pizza dengan berbagai topping,


itu kan cemilan yo.. jawab rei menatap joy yang ingin memesan makanan


sa, kamu lapar nggak.. tanya joy menatap clarissa yang dari tadi diam


sedikit, tapi aku ingin pasta, apa didapur ada bahan-bahanya yah., tanya clarissa


mbak.. embakk.. teriak leo cepat


pelayan yang mendengar panggilan leo segera menghampirinya, sejak awal joy dan yang lainnya meminta kepada pelayan manssion untuk tidak menyambut kepulangan mereka karena mereka tak ingin memberi beban pekerjaan mereka sehingga joy, marchel,rei, dan leo selalu membawa sendiri barang-barang nya.


iya,tuan.. ada yang bisa saya bantu.. ucap salah satu pelayan manssion


sa kenalin , ini pelayan manssion itu mbak jumi dan mbak ari,, ujar leo menperkenalkan s


dua pelayan yang bertanggung jawab dimanssion


kenalkan saya clarissa wakil manager d'Dream.. dan mulai malam ini saya tinggal dimanssion ini.. ucap clarissa yang menjabat tangan dua pelayan itu


***JANGAN LUPA LIKE AND DUKUNG TERUS CERITA NOVEL AKUHH ^_^


MOHON MAAF JIKA MASIH ADA KATA YANG KURANG PAS 🙏🙏🙏

__ADS_1


THANK YOU***


__ADS_2