
Tak sadar clarissa tertidur sampai malam dan meninggalkan marchel sendirian yang entah sudah pergi dari apartemennya atau belum.
Clarissa mengerjapkan matanya terus memaksakan bangun dari ranjangnya melangkah gontai menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya.
" Hoammm.. udah malam ternyata " ujar clarissa yang sempat melirik jam didinding kamarnya.
Apa marchel udah pulang karena gue tinggal tidur tadi, ehhhh kenapa gue seakan dia masih disini.. otak gue perlu diperiksa nih kenapa gue jadi kepikiran marchel batin clarissa yang sedang berendam dibathup.
Pria yang dianggap clarissa sudah pergi dari apartemennya ternyata tengah sibuk menyiapkan makan malam untuk wanitanya.
" Aku harap kamu akan suka dengan masakanku " marchel bermonolg dengan dirinya sendiri dengan tetap menyiapkan makan malam dengan clarissa.
Setelah rapi dengan penampilannya clarissa mengangkat panggilan dari ponselnya yang dari tadi berdering.
Hana calling..
Melihat siapa yang menelponnya clarissa langsung menjawabnya.
Hana 📞 : Lama amat lu ngangkatnya, ngapain aja woy..
Clarissa 📞 : Berisik woy.. apaan lu nelponin gue mulu.
Hana 📞 : Lu lagi dimana? brondong lu pada nyariin lu.
Clarissa 📞 : Gue lagi diapartemen mang sapa yang nyariin gue.
Hana 📞 : marthin sama kia sapa lagi.
Clarissa 📞 : Emanglah mereka gak ada berubahnya cariin emak cantiknya mulu hahaha.
Hana 📞: Udah neng jangan ketawa terus.. gue udah nyiapin jet pribadi lu yang buat lusa lu ke negara S .
Clarissa 📞 : Goodjob, lusa lu ikut gue dan lu awasi terus kerja mereka sampai selesai acara gue gak mau ada kurang satu apapun lu paham kan maksud ku hana dan gue udah minta nico dan ellen untuk membantu mu.
Hana 📞 : Ok.. apa ada lagi yang ingin lu bicarakan clarissa ?.
Clarissa 📞 : Gak ada, gue laper mau cari makan , bye hana.
Hana 📞 : Bye clarissa. tuttt tuttt tut
Clarissa mengakhiri panggilannya.
Laperr gumam clarissa.
Clarissapun keluar kamar dan terkejut bukan main melihat seorang pria dengan punggung yang dikenalnya.
" Marchel " lirih clarissa dengan mengerutkan keningnya.
" Kau udah bangun, ayo makan aku sudah nyiapin makan malam untuk kita " ujar marchel dengan senyum khasnya.
Senyum manis yang bisa membuat hati siapapun wanita yang melihatnya dipastikan akan jantungnya akan berdebar kencang tak menentu.
Clarissa dengan membalas senyuman dari marchel dan menarik kursi lalu duduk dengan ekspresi masih tidak percaya jika marchel melakukan ini untuk dirinya dan masih diapartemennya disaat dirinya meninggalkan marchel untuk istirahat.
Jika gue diperlakukan manis seperti ini terus gimana gue gak cinta mati coba, dia mengabaikan gue aja gue cinta banget, lama-lama gue cium tuh bibir senyum terus dari tadi kan gemes batin clarissa yang meronta karena perilaku manis marchel padanya.
__ADS_1
" Ini semua kamu yang masak ?" tanya clarissa yang udah ingin memakanannya karena lapar.
" Iya.. maaf jika aku tidak ijin dulu pada mu" ucap marchel yang meletakan puding orea sebagai sajian akhir yang dibuatnya lalu duduk dikursi depan clarissa.
Clarissa melihat ada botol wine dan gelas yang sudah diisi white wine dengan menunjuk botol white wine dan menatap kearah marchel meminta penjelasan darimana marchel mendapatkannya karena clarissa tak punya simpanan wine diapartemennya setau dirinya tapi jika dimansionnya ada ruang penyimpanan wine yang khusus daddynya buat untuk koleksi wine daddynya
" Itu tidak sengaja aku beli saat membeli bahan-bahan makanan " jawab marchel sebelum clarissa bertanya padanya.
" Ohhh.. maaf sudah merepotkanmu " ucapnya sambil menundukkan kepalanya didepan machel.
Marchel yang melihat raut sedih diwajah wanitanya dengan segera menyentuh dagu clarissa agar menatap dirinya dan akhirnya clarissa pun mendongakkan wajahnya menatap marchel yang sedang menatap dengan lembut pada dirinya.
" Aku tidak merasa direpotkan jika untuk wanitaku , makanlah sebelum dingin kau pasti lapar bukan " ucap marchel lembut dan menyodotkan sendok ke clarissa yang diterima oleh clarissa.
Clarissa pun tersenyum diperilakukan manis seperti ini dengan marchel tanpa malu lagi dan karena dorongan perutnya yang sudah lapar minta asupan makanan dengan hati bahagia clarissa memakan masakan marchel untuk pertama kalinya.
Marchel melihat clarissa yang menyantap makanan masakannya tersenyum bahagia karena wanita didepannya terlihat menikmatinya.
" Pelan-pelan makannya jika kau kurang aku bisa membuatkan lagi untukmu " ujar marchel yang menyuapin makanan ke mulutnya sendiri.
" Ini enak sekali, makasih sudah nyiapin ini semua dan ini banyak sekali, aku baru tau kau pintar masak " ucap clarissa disela-sela makannya.
" Sejak aku kuliah dan tinggal sendirilah aku belajar memasak, kau suka makanannya ?" ujar marchel.
Sosok wanita yang beberapa hari ini marchel rindukan dan kini sedang menyantap makan malam buatannya bersamanya yang terlihat senang sekali dengan suguhan hidangan bikinannya.
Kau tetap cantik walau sedang makan dan aku ingin seperti ini terus bersamamu biarlah aku egois meminta kamu untuk tetap bersamaku clarissa batin marchel yang tak henti memandangi clarissa makan, sadar akan tatapan marchel clarissapun menghentikan makannya.
" Ada apa? " tanya clarissa yang balas menatap marchel tapi marchel malah memberi senyum manisnya yang bikin jantungnya lompat dari tempatnya.
Marchel melihat ada sisa saus disudut bibir clarissa langsung mengusap dengan jempolnya dan pasti itu udah bikin clarissa ingin pingsan detak jantungnya sangat cepat.
" Ada sisa saus disudut bibirmu tadi, cepet habiskan makananya karena aku sudah memasakan ini semua untukmu " ucap marchel yang sebenarnya juga gugup tapi mampu diatasi oleh dirinya sehingga bersikap seperti biasanya.
" Iyakah? " ucapnya sambil mengelap sudut bibirnya jika masih ada.
Kan malu harus belepotan didepan gebetan saat makan.
Dua sejoli itu pun menikmati makan malam yang kurang lebih romantis karena yang memasaknya orang yang dicintainya pastinya rasanya bedakan pasti bedalah dari beli direstoran 😄.
Setelah sudah menghabiskan semua makanannya clarissa membawa piring-piring kotornya ke tempat cuci piring untuk dicucinya.
" Biar aku saja kau duduklah " ucap marchel yang menhentikan clarissa yang sedang membersihkan meja makan.
" Kau udah memasak jadi aku yang cuci piring kotornya tidak ada debat " ujar clarissa yang mulai mencuci piring kotor.
Marchel tersenyum tipis saat melihat clarissa sedang mencuci piring dengan langkah pelan marchel mendekati clarissa dan memeluknya dari belakang.
" Apa yang kau lakukan, aku tidak bisa bergerak jika kau memelukku" ucap clarissa yang terkejut oleh pelukan tiba-tiba dari marchel.
" Sebentar saja aku ingin seperti ini, kau lanjutkan saja mencucinya " ujar marchel yang malah menyenderkan kepalanya di bahu clarissa dan tangan satunya menyibakkan rambutnya sehingga leher jenjang clarissa terpampang jelas serta merasakan deru nafas marchel yang entah sejak kapan sudah menyiumi lehetnya dan membuat clarissa merasa sedikit geli disekujur tubuhnya.
" Ma..marchel hentikan aku geli " ucap clarissa gugup karena ulah marchel yang nampak tidak peduli dengan sang pemilik leher jenjang nan mulus itu yang sudah merasa kegelian atas ulahnya.
__ADS_1
" Aku suka aroma tubuhmu " ucap marchel dengan suara berat lalu membalikkan tubuh clarissa menatap clarissa yang sudah memerah pipinya karena ditatap oleh marchel apalagi ulahnya membuat tubuhnya seakan melayang.
Cup
Marchel langsung mencium bibir mungil clarissa dengan lembut dan dibalas oleh clarissa karena sudah lama clarissa merindukan ciuman bibir marchel setelah terakhir kejadian dipuncak dulu.
Hari ini hari yang diawali tangisan bagi clarissa dan berakhir dengan ciuman lembut serta perilakuan manis marchel kepada dirinya .
" Manis " gumam marchel setelah mengakhiri adegan ciumannya dengan clarissa.
Clarissa hanya mengerutkan keningnya mendengar kata manis dari marchel.
" Iya, bibirmu manis dan itu milikku " ucap marchel dengan mengedipkan matanya dan dibalas pukulan dilengannya oleh clarissa.
" Aww.. sakit, kenapa kau memukulku sayang" ucap marchel yang menegaskan kata sayang pada clarissa.
Sayang, dia manggil gue sayang kesambet apa lagi lu marchel batin clarissa.
Marchel bingung melihat clarissa hanya diam didepannya.
" Apa kata-kataku salah " ucap marchel yang memegang kedua pipi clarissa dengan kedua tangan.
" Tidak ada, hanya saja aku takut " ucap clarissa yang entah apa yang membuat air matanya pecah kembali didepan marchel untuk kedua kalinya.
" Apa yang kau takutkan, hm " ucap marchel yang mengecup kening clarissa.
" Kau seperti ini seakan besok kau akan pergi meninggalkan aku atau kau akan bersikap acuh kepadaku lagi " tangis clarissa membuat marchel membawa clarissa kepelukannya.
" Aku tidak akan pergi tanpa seijinmu dan aku tidak akan mengacuhkanmu apalagi mengabaikanmu lagi jadi berhentilah menangis aku gak mau dikira sudah menganiaya anak gadis orang " bisik marchel yang mempererat pelukannya pada wanitanya .
" Kau janji " ucap clarissa yang masih menangis didada bidang marchel.
" Aku janji , Sudah jangan menangis lagi nanti muka mu tambah jelek " ujar marchel yang sengaja menggoda clarissa.
" Apa aku sejelek itu saat nangis?" tanya clarissa yang seketika sudah berhenti menangis dan menatap kesal marchel yang mengatakan dirinya jeles.
Marchel bukanya menjawab malah terkekeh melihat tingkah clarissa yang menggemaskan tadi menangis sekarang malah menanyakan tentang dirinya sendiri.
" Lepasinn! " ucap clarissa kesal.
Pria tampan yang sedang bingung melihat perubahan sikap clarissa yang tiba-tiba kesal padanya.
Apa semua wanita seperti itu kan aku hanya bercanda mengatakan jelek haisttt.. ini mulut kenapa harus bilang jelek sih ngambekkan tuh batin marchel yang frustasi dan harus bersabar untuk membujuk clarissa kembali.
" Jangan ngambek dong sayang, aku hanya bercanda kau tetap cantik dimataku, maafkan aku, kau mau cantik atau tidak aku tetap mencintaimu dan itu tidak bisa digantikan dihati ini " ucap marchel yang meraih tangan clarissa yang hentak pergi dari pelukannya.
" Kau nyebelin tau gak hari ini " ucap clarissa yang memeluk marchel.
" Tapi kau cinta bukan " goda marchel yang membelai rambut clarissa.
" Kiss me " pinta clarissa yang mendongakkan wajahnya menatap marchel.
" Dengan senang hati sayang " ucap marchel yang kemudian mengabulkan permintaan wanitanya untuk menciumnya.
🍁🍁🍁🍁🍁
"***Bersabarlah dan tetap berjuang jika kau ingin bersama orang yang kau cintai karena allah akan bersama orang yang sabar "
Jangan lupa like,vote,dan komentnya untuk memberi asupan semangat untuk menulis terus 😀😀
TERIMA KASIH 감사합니다 🙏🙏🙏***
__ADS_1