TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Pagi penuh keringat


__ADS_3

Seperti pagi biasanya marchel selalu melayani clarissa setelah melayani dirinya saat malam, sungguh marchel suami idaman selain tampan, marchel juga sangat pengertian serta termasuk suami siaga terutama sangat mempriorotaskan keselamatan clarissa dan menomor satu kan clarissa dihidupnya.


" Marchel, apa kamu akan melakukan seperti ini sampai aku tua, aku bisa mengeringkan rambutku sendiri bahkan kamu sudah memandikanku yang seharusnya aku yang melayanimu " ujar clarissa yang melihat wajah tampan nan bugar dari pantulan cermin meja riasnya karena saat ini marchel sedang membantu clarissa mengeringkan rambut clarissa.


" Kamu sudah melayaniku semalam dan bahkan kamu tiap hari menyiapkan segala kebutuhanku, sayang.. jadi ijinkan aku untuk melayanimu dan ini akan aku lakukan terus sampai kamu tua nanti " ucap marchel lalu mengecup pucuk kepala clarissa sedang clarissa tersenyum bahagia bisa menjadi istri marchel karena sikapnya yang selalu manis bahkan memanjakan dirinya.


" Terima kasih, aku sungguh beruntung menjadi istrimu, marchel " ucap tulus clarissa yang merasa benar-benar beruntung bisa dinikahi marchel karena marchel memperlalukan dirinya bak ratu.


" Aku yang beruntung mendapatkan istri yang tulus mencintaiku dan yang mau menerima kekuranganku, i love you sayang " ucap marchel yang memutar tubuh clarissa kearahnya.


Senyum bahagia terukir jelas dibibir clarissa saat sang suami selalu mencintai dirinya.


" I love you too... "


" Cium aku " ucap clarissa yang meminta marchel menciumnya walau sedari tadi bangun tidur sang suami sudah menghujani sejuta kecupan diwajahnya tapi entah mengapa kehamilannya ini selalu menginginkan bibir seksi marchel.


Marchel mendengar permintaan dari sang istri pun terkekeh gemas dengan apa yang diinginkan clarissa.


Marchelpun meletakkan hairdyer diatas nakas lalu membungkukkan badannya kemudian mencium bibir clarissa dengan lembut bahkan tangan clarissa melingkar dileher marchel yang mana membuat marchel menggendong tubuh clarissa tanpa melepas pangutannya dengan bibir clarissa lalu membaringkan tubuh clarissa ke atas ranjangnya.


M*****t bibir clarissa sedikit rakus sungguh membuat marchel sangat ketagihan jika sehari tak menyentuh bibir dan tubuh istri tercintanya.


Merasa cukup dan kehabisan nafas, marchelpun melepaskan ciumannya lalu mengelap bibirnya kemudian berganti mengusap bibir clarissa dengan jempolnya sambil menatap wajah clarissa yang terengah-engah menghirup oksigen banyak-banyak akibat ciuman panas dari marchel.


" Bibirmu selalu manis, sayang... " bisik marchel yang masih menindih tubuh clarissa.

__ADS_1


Sedangkan clarisaa hanya tersenyum sambil menatap wajah tampan marchel yang sedang memandangi dirinya.


" Apa hari ini kita akan pulang ?" tanya clarissa yang masih ingin berdua dikamar ini bersama marchel.


" Iya, jika kamu ingin pulang " jawab marchel yang kemudian menjatuhkan tubuhnya disamping clarissa lalu menarik tubuh clarissa kepelukannya.


" Jika besok saja gimana pulangnya, aku masih ingin disini, boleh?" ucap clarissa yang menyandarkan kepalanya didada bidang marchel yang masih setengah telanjang itu.


" Ya bolehlah jika untuk istriku, mau satu minggu kita disini aja boleh, asal istri dan babyku yang disini merasa senang " tutur marchel yang melonggarkan pelukannya lalu meraba perut clarissa lalu mengelusnya.


" Terima kasih sayang, kamu selalu mementingkan kebahagian kami " ujar clarissa yang mengecup kening marchel.


Sedangkan dikamar hotel yang ditempati ana bersama arga sedang terlelap dengan saling memeluk satu sama lain karena rasa saling merindukan sehingga mereka enggan untuk bangun lebih awal mengingat andres bosnya juga mesti sedang bersama kekasihnya.


" Ki.. kia udah ihh.." ucap hana yang sudah terbakar gairahnya.


Kia tak mengubris ucapan hana malah semakin gencar memainkan benda kenyal hana sampai hana membusungkan dadanya serta mulutnya sedikit mengeluarkan suara desahannya.


" Ehmmmm..."


Bibir kia pun turun menyelusuri perut rata hana dengan melepas piyama tidur hana dan membuangnya kesembarang tempat.


" Keluarkan suara desahanmu, sayang " ucap kia yang menatap hana yang sedang memejamkan matanya menikmati sentuhan darinya.


*Gue suka jika kia menyentuhku, gue udah benar-benar dibuat gila oleh kia batin han****a** yang sedang menatap kia menciumi perutnya yang kemudian turun kesela**ngannya walau masih tertutup cd tapi kia tetap menyiumi daerah sensitif milik hana yang terlihat menggemaskan.

__ADS_1


" Jangan menpermainkanku, kia " ujar hana yang sudah tak tahan lagi ingin segera menyatukan miliknya dengan milik kia.


" Milikmu sungguh menggemaskan, sayang.. aku suka " ucap serak kia yang merobek cd hana dan menciumi milik hana.


Otomatis hana merem melek menikmati sensasi ciuman dan gigitan kecil diarea paling sensitif miliknya.


Hana benar-benar dimanja oleh kia pagi ini bahkan sudah dua kali dibuat mencapai kenikmatannya atas pemanasan kia diarea sensitifnya.


Sungguh kia sangan bahagia bersama hana dan tak ingin melepaskan hana walau jalannya menjalin hubungan bersama hana sudah terlalu jauh tapi kia akan bertanggung jawab jika hana hamil nanti tapi kia tak pernah sekalipun mengeluarkan benihnya didalam rahim hana tapi kia akan tetap bertanggung jawab setelah hana mau menerima lamarannya.


Kia gencar memaju mundurkan senjatanya sampai hana terus mengeluarkan suara indah ditelinga kia yang memberikan semangat untuk terus menggenjot sarang miliknya.


Sungguh pagi yang penuh keringat dihotel mattew pagi ini tak lupa joy dan vanya yang juga memadu cinta dipagi ini, cinta yang dulu sulit diungkapkan kini mereka sudag mengetahui posisi dirinya disamping joy pria yang pernah membuatnya bingung saat marchel masih mengejar dirinya.


🍁🍁🍁🍁🍁


***Sorry jika membuat kalian tidak nyaman dengan ceritaku. 🙏


.


.


.


Like, vote, dan like jangan lupa 😉***

__ADS_1


__ADS_2