
" Marchel, aku merasa gak enak meninggalkan pesta kita " ucal clarissa kala sedang berusaha melepas gaun yang ia kenakan.
" Aku yang akan merasa bersalah jika kamu kelelahan karena harus berjabat tangan dengan mereka, sayang mengertilah ini demi marchel junior yang ada disini " ucap marchel yang memeluk tubuh clarissa dan tak lupa mengusap perut clarissa.
Mengusap perut clarissa sudah menjadi hal biasa yang dilakukan marchel selama dirinya masih berpacaran dengan clarissa bagi marchel ada sensasi bahagia dihatinya tatkala mengusap perut clarissa kala itu ditambah sekarang ada benihnya diperut rata clarissa yang menjadi buah cinta pernikahannya.
" Tolong bantu aku lepasin gaun ini, kenapa resletingnya susah sekali aku jangkau " ucap clarissa yang tangannya berusaha mengapai resleting gaunnya yang begitu sulit dibuka.
Marchel yang melihat kesulitan sang istri dalam melepas gaunnya pun terkekeh betapa lucunya wajah menggemaskan clarissa kala sedang berusaha melepas gaun yang dipakainya.
" Ayolah marchel, jangan tertawa terus berat tau, bukain dulu ini " rengek clarissa yang sudah ingin menanggalkan gaunnya karena merasa sudah ingin melepas gaunnya yang dirasa begitu berat.
Cup
Kecupan singkat dikening clarissa dan kekehan marchel yang juga akhirnya membantu membukakan resleting gaun yang dikenakan clarissa.
" Terima kasih, sayang.. akhirnya aku bisa bebas dari gaun ini " ujar clarissa yang langsung melepaskan gaunnya didepan marchel yang hanya tersenyum simpul melihat clarissa yang selalu membuat dirinya ingin menyentuhnya seperti saat ini, clarissa bersikap cuek saja bahkan santai berjalan dengan memakai bra dan cd saja karena clarissa sudah merasa tak harus malu jika harus naked didepan marchel sang suami.
Sedangkan marchel berusaha menelan salivanya dengan susah payah saat melihat lekuk indah tubuh clarissa yang sangat seksi bahkan marchel membuang pandangannya kesembarang arah untuk menurunkan gairahnya yang sudah terbakar sambil melepas kemejanya dengan pakaian tidurnya yang sudah disiapkan clarissa sebelum turun ke bawah ketempat pesta mereka.
" Sayang, apa kamu sedang menggodaku " ucap marchel dengan suara serak menahan hasratnya.
Bagaimana tidak menggoda jika sedari tadi clarissa mondar mandir dengan tubuh yang terbalut pakaian dalam saja didepan marchel.
Clarissapun menggerutkan keningnya menatap marchel yang mengatakan dirinya sedang menggoda dirinya.
" Menggodamu? yang benar saja marchel, kenapa aku harus menggodamu " tutur clarissa santai kembali membongkar kopernya dan kemudian menemukan pakaian tidurnya yang berbentuk seperti daster dari bahan katun.
" Terus namannya apa? jika kamu sedari tadi mondar-mandir dengan berbalut pakaian dalam didepanmu " ucap marchel yang menahan gejolak dibawah sana karena sang adik sudah memberontak ingin keluar.
" Aku sedang mencari pakaian tidurku, tapi sekarang sudah ketemu, ini dia " ujar clarissa menunjukkan pakaian tidurnya yang sebenarnya ada pakaian tidur yang lain dan sudah disiapkam olehnya tadi bersama pakaian tidur marchel tapi entah kenapa sekarang clarissa sedang ingin memakai daster tidurnya.
__ADS_1
" Bukan itu juga pakaian tidur kamu " tunjuk marchel pada baju diatas nakasnya.
" Aku lagi ingin memakai ini, untung aku membawanya " ujar clarissa yang santai memakainya didepan marchel tanpa memikirkan derita yang dialaminya saat ini yang tak lain menahan hasratnya.
" Kemarilah " pinta marchel menepuk pahanya untuk clarissa duduk.
" Tunggu sebentar, aku ingin membersihkan make up ku dulu " ujar clarissa yang tak lupa mencium pipi kanan marchel lalu beranjak pergi kekamar mandi.
Marchel hanya menghela nafasnya tak ingin memaksakan kehendaknya mengingat ada calon anak dirahim clarissa.
Tak lama pun marchel menyusul clarissa kekamar mandi untuk ikut membasuh wajahnya.
Menyadari ada tangan kekar melingkar dipinggangnya clarissa pun tersenyum saat melihat pantulan marchel dicermin yang sedang menyenderkan kepalanya dibahu milik clarissa.
" Ada apa? " ucap clarissa kala selesai dengan ritual mencuci muka dan gosok gigi.
" Aku mau kamu membantu mencuci mukaku" ucap manja marchel saat ini.
Seutas senyumpun menghiasai bibir clarissa saat sang suami selalu bersikap manja padanya seperti sekarang lalu meminta marchel untuk menghadap kearahnya.
" Terima kasih, sayang " ucap marchel setelah clarissa selesai menjalankan tugasnya lalu sebuah kecupan mendarat dibibir clarissa sebagai ungkapan terima kasih marchel pada sang istri.
" I love you " bisik marchel setelah mengecup bibir clarissa.
" I love you too " balas clarissa sambil tersenyum manis pada marchel yang membuat marchel makin ingin menggenjot istrinya.
Istriku memang paling sempurna batin marchel.
Marchel pun ikut keluar dari kamar mandi dan berbaring disamping clarissa yang lebih dulu merebahkan tubuhnya dikasur empuk mereka.
" Sayang "
__ADS_1
" Hmm "
" Sayang " panggil marchel kembali berharap clarissa tidak tidur karena malam ini dirinya menginginkan clarissa yang sudah menjadi candu bagi dirinya.
Tak ada jawaban membuat tangan nakal marchel mulai bergerak nakal dan tertuju pada benda kenyal kesukaannya yang mana membuat sang istri tak mungkin menolak sentuhannya.
Clarissa yang merasa terganggu tidurnya pun akhirnya menatap marchel yang menyunggingkan bibirnya tanpa menghentikan tangannya yang aktif dibenda kenyal milik clarissa.
" Marchel, aku lelah ingin tidur " ucap memohon clarissa karena malam ini benar-benar lelah karena pesta itu.
" Tapi i want you " ucap marchel dengan suara parau yang sudah tak bisa menahan hasratnya kali ini.
Clarissa sekejap memejamkan matanya dan menarik nafasnya dalam kalau sudah begini dirinya hanya bisa pasrah.
" Tapi aku lelah " ucap clarissa yang sebenarnya menikmati setiap sentuhan marchel.
" Aku janji aku akan pelan dan sekali saja, mau yah " ucapnya yang kemudian dianggukan clarissa dan dengan cepat marchel langsung memanggut bibir clarissa dengan lembut bahkan kini tangannya sudah dengan gesit melepas pakaian clarissa hingga polos dan bagaikan listrik yang mulai menjalar ditubuh marchel tatkala kulit tubuh clarissa bergesekan dengan kulit tubuh miliknya.
Malam bahagia ini mereka lalu dengan olahraga malam yang panas tanpa memikirkan keadaan orang-orang yang bertanya tentang dirinya dan istrinya yang sudah meninggalkan pesta pernikahaannya dengan digantikan andres sang kakak bersama ellena sahabatnya serta disusul yang lain menghiasi pelaminan milik marchel dan clarissa yang seharusnya.
Jika bukan demi adik gue, gue ogah dah berdiri disini ampe pegel nih kaki, pantas saja marchel segera membawa clarissa istiraha batin andres yang sesekali melirik ellena yang duduk disampingnya karena sama-sama merasa lelah harus menyambut para tamu undangan yang hadir dipesta pernikahan clarissa.
Gini amat jadi pengantin, pegalnya kaki bukan main, sumpah dah gerutu hati ellena.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
~~ ***Rasa sayangmu akan berarti jika kau menunjukkannya bukan memendamnya .~~
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like, vote, dan komentnya 🙏🙏 Thank you ☺☺☺***