
Jika aku dulu terlalu menyedihkan mencintaimu kini rasa sesak dihatiku sudah berganti kebahagian oleh cintamu padaku batin clarissa saat menatap wajah serius marchel yang sedang berkutat dengan laptopnya dimeja kerja.
Sambil mengecek email diponselnya clarissa sesekali melirik kearah sang suami dan begitu juga dengan marchel yang sesekali memandangi wajah cantik clarissa yang membuatnya tersenyum bisa ditemani bekerja oleh istri cantiknya.
" Istriku memang cantik, sungguh menggemaskan sekali " gumam marchel lirih lalu kembali menyelesaikan pekerjaannya.
Karena bosan clarissa berjalan menghampiri marchel yang tengah serius dengan laptopnya.
" Sayang, kamu serius sekali sampai-sampai aku ada didekatmu kamu tak hiraukan " ucap clarissa sembari memanyunkan bibirnya .
Mendengar ucapan sang istri marchel langsung menoleh dan menatap sejenak clarissa yang kemudian menarik tubuh clarissa kepangkuannya.
" Tu bibir minta dicium.. dimonyongin mulu " seru marchel lalu mengecup singkat bibir clarissa .
" Haisttt.. suka sekali nyosor duluan " dengus clarissa yang malah mengalungkan tangannya dileher marchel.
Cup
__ADS_1
Satu ciuman dari bibir clarissa dikening marchel.
" Apa baby yang ada disini minta sesuatu? " tanya marchel sambil mengelus perut clarissa yang beberapa bulan lagi akan terlihat buncit.
Clarissa hanya mengangguk karena menurutnya ini peluang untuk menjahili marchel.
Gue jahilin aja dulu kali yah batin clarissa.
" Apa pekerjaan kamu udah selesai?" tanya clarissa yang masih memeluk tubuh kekar marchel.
" Sudah, kamu mau makan apa, hmm" ucap marchel mencium pundak clarissa berkali-kali.
" Aku mau makan direstoran hotel kamu yang kemarin kita adakan pesta waktu itu tapi delivary aja bawa kesini " ujar clarissa yang sebenarnya menginginkan makanan dari restoran hotel keluarga marchel selain babynya mau juga karena disana banyak makanan nuansa itali dan perancis yang sedang ingin dimakannya.
" Baiklah, aku akan nyuruh orangku buat nganter kesini " ucap marchel sambil mengambil ponselnya untuk memanggil anak buahnya untuk membawakan makanan kesukaan istrinya.
" *Cepat kau bawakan makanan kesukaan istriku kekantorku "
__ADS_1
" Baik bos "
Tut tuttt*
Panggilan terputus setelah marchel menelfon manager restoran yang bekerja disana.
Marchel kembali membelai rambut clarissa dan mengecup pucuk kepala clarissa.
" Kamu tunggu sebentar, aku menyuruh mereka mengantarkan kesini " ucap marchel yang tangannya kembali mengotak atik laptop didepannya dengan clarissa masih dipangkuannya.
" Iya, sayang.. aku duduk disofa aja lagi yah, kamu pasti susah kerjanya " ujar clarissa mendongakkan wajahnya menatap marchel dan cup marchel langsung membungkam bibir clarissa dengan l***tan yang lembut dengan menekan tengkuk clarissa guna menperdalam ciumannya serta tangan satunya bermain didua benda kenyal yang kini terlihat begitu seksi selama kehamilan clarissa.
Clarissa hanya pasrah dan membalas ciuman marchel karena ini yang selalu clarissa inginkan jika bersama marchel, semua sentuhan dari marchel selalu membuat tubuhnya menginginkan lebih dan tubuhnya seakan menerima dengan baik.
Jarak hotel dan kantor marchel cukuplah jauh jadi mungkin orang suruhan marchel akan menggunakan helikopter untuk membawa pesanan untuk marchel apa lagi ini untuk nyonyah bosnya pasti membuat orang suruhan marchel tak ingin bos dan nyonyahnya menunggu lama dan benar saja tak lama assisten pribadi marchel memgetuk pintu dan membawakan makanan pesanan marchel setelah marchel meyudahi kegiatannya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
__ADS_1
Dukungan kalian poin terpenting dalam semangatku untuk terus menyalurkan hobi nulisku 😊😊