
Della terus menatap sinis ke arah clarissa , wanita yang tadi mendapat pelukan dari seorang andres dan marthin.
clarissa yang menggelengkan kepalanya melihat tingkah della yang jelas tak menyukai dirinya.
sa.. panggil marchel saat sedang menunggu giliran pemotretan
iya.. jawab clarissa yang masih menatap cara kerja marthin
marchel sungguh kesal karena clarissa tak memalingkan pandangannya ke arahnya,
marchel pun memberanikan untuk bertanya apa clarissa sudah memaafkan dirinya.
apa kamu masih marah dengan ku.. tanya marchel fokus dengan menatap wajah cantik clarissa
iya..aku masih marah sama kamu, kenapa? ucap clarissa yang memalingkan tatapannya ke marchel yang membuat marchel terkejut jika dirinya sudAh mencuri pandang wajah clarissa
maaf., aku minta maaf aku tidak bermaksud seperti itu.. ujar marchel menyesal, clarissa yang mendengar kata maaf dari marchel pun tersenyum manis ke arah marchel.
pergi lah sekarang giliran kamu untuk pengambilan foto.. ucap clarissa yang masih merasa kesal dengan perbuatan marchel
marchel yang menyadari dirinya dipanggil marthin pun bergegas memposisikan diri menurut arahan marthin.
marchel pun menjalani berbagai gaya dalam pemotretan kali ini, bahkan joy pun nampak lelah hampir setengah hari dia berada didepan camera.
Marthin melirik jam yang melingkar ditangan kirinnya yang menandakan sudah waktunya jam makan siang. Beberapa staff yang ditugaskan untuk memesan makanan pun tiba dengan berbagai menu makan siang hari ini.
clarissa dan teamnya pun makan sian bersama dilokasi pemotretan bersama team marthin dan della.
marthin yang sudah sangat lama tak bermanja ria bersama clarissa, kali ini dia ingin meminta clarissa untuk menyuapinya..
saaa... panggil marthin dengan nada manja yang membuat semua orang yang berada disana menatap kearah marthin pria tampan yang dikenal arogan, tiba-tiba berubah manis didepan clarissa
hufttt.. clarissa menghembuskan nafas kasarnya setelah mendengar panggilan dari marthin seperti anak kecil.
apa lagi.. ucap clarissa menoleh kearah marthin yang menunggu dirinya
suapin aku.. ucap marthin menyangka kepalanya dengan salah satu tangannya
vanya bahkan joy dan marchel serta para staff yang lain yang mendengar marthin minta disuapin clarissa langsung menatap marthin yang tampak cuek ditatap para staffnya.
sedekat apa clarissa dengan marthin... batin vanya
Dengan tatapan heran dan membuat mulut mereka membuka tak percaya jika marthin bisa bersikap manja dengan orang lain dan itu dengan clarissa.
sialannnnnnnn.. kenapa hari ini begitu sial andres dan marthin pun bersikap manis pada wanita murahan itu.. gumam della dengan mengepalkan tangannya
udah del, tenang dulu.. kau ingin hana mencabut kontrak mu, inget della sekarang tidak ada lagi agensi yang mau mengontrak mu.. ucap manager della yang sudah muak bersama della
__ADS_1
Diam kau !!! ucap della melanjutkan makan siangnya
gue harus bisa merebut salah satu dari mereka.. dan kau clarissa gue pastikan bakal dilempar dari mereka berdua..batin della
astaga!!! apa kau tidak malu marthin.. ucap clarissa berjalan menghampiri ke meja dimana marthin duduk
Tatapan heran pun terlihat jelas pada vanya dan membuat sahabat clarissa saling melempar tatapan satu sama lain melihat clarissa segera berjalan ke arah marthin.
kenapa aku harus malu.. aku hanya seperti ini pada mu.. ucap marthin yang terdengar seperti sedang berbicara dengan kekasihnya
clarissa pun hanya menghela nafas kasarnya tak percaya kalo hari ini akan menimbulkan tanda tanya pada sahabatnya.
clarissa pun mengacak rambut marthin disertai gelengan kepala.
apa kau tidak punya kekasih sehingga menyuruh ku untuk menyuapi kamu.. ucap clarissa yang sudah duduk didekat marthin
mana ada perempuan mau sama marthin dia galak.. he he ucap assisten marthin yang langsung kena pukulan dibahu nya
diam lah..!!! ucap marthin kesal
vanya,joy dan marchel tak menyangka jika sosok marthin yang dikenal sangat arogan bersikap lembut dihadapan mereka.
tu orang salah makan apa mungkin bisa berubah manis gitu.. ucap vanya pelan
mungkin,, timpal joy
marchel hanya menatap heran melihat kedua sahabat sedang ghibahin orang didepannya.
mungkin karena clarissa sahabat hana jadi kenal mereka..jawab vanya yang menyendok makanannya ke mulut nya
makanlah.. gak usah urusin orang lain.,timpal marchel yang disambut joy dan vanya dengan tatapan meledek
ada apa dengan wajah kalian..ucap kembali marchel
tidak... ucap joy tersenyum melihat tingkah marchel yang terlihat cemburu menatap kedekatan marthin dan clarissa
Mereka Bertiga pun melanjutkan makan siang nya tanpa ada obrolan lagi berbeda dimeja marthin yang terus merajuk ingin disuapin clarissa yang akhirnya clarissa menuruti permintaan marthin seperti dulu saat marthin pertama mengenal clarissa, marthin kecil suka sekali jika clarissa menyuapin dirinya.
apa benar marthin.. jika kau galak pada orang lain.. tanya clarissa yang menyendok makanan ke mulut marthin
marhin pun membuka mulutnya menerima suapan dari clarissa.
aku bersikap galak jika mereka salah.. jawab marthin yang masih mengunyah makanannya yang membuat della sangat iri bahkan marah besar bagaimana tidak clarissa menyuapin makanan ke marthin dan itu didepannya.
okay, tapi kamu harus tau batasnya jika sedang marah, walau mereka salah.. paham.. ujar clarissa menasehati marthin bak seorang ibu sedang menasehati anaknya.
itu denger bos.. ucap assisten marthin
__ADS_1
apa kau bosen hidup HAH ..! ucap marthin dengan tatapan dingin ke arah assistennya
maaf bos..bukan maksud saya seperti itu.. assisten marthin menundukkan kepalanya tak berani menatap wajah marthin.
marthin.. buka mulut mu.. ucap clarissa yang menyodorkan sendok yang penuh makanan ke mulut marthin
marthin pun menuruti ucapan clarissa yang disertai gelengan kepala nya assisten marthin.
Hari ini hati marchel sangat sesak menyaksikan clarissa dengan telaten menyuapin marthin ditambah vanya dan joy yang duduk didepannya.
begitu sakit.. ada apa dengan hati ku.. batin marchel
sa.. boleh yah gue tidur bareng kamu.. ucap marthin yang mengejutkan seisi ruangan
uhuhkkk..uhuhhkkk.. marchel sangat terkejut mendengar obrolan clarissa dan marthin
vanya dan joy langung memberikan minuman ke marchel.
clarissa yang mendengar marchel tersedak memalingkan pandangan ke arah marchel yang sedang menenggak minuman.
Tak kalah terkejutnya della sampai melempar sendok yang dipegangnya yang membuat orang pun menoleh kearah meja della.
Clarissa tak bisa berbuat apa-apa karena clarissa tau jika marthin sangat merindukan dirinya, bukan untuk tidur bersama satu kamar melainkan ingin ikut tidur dirumahnya.
pasti semua mengira gue wanita gampangan.. haduhh.. batin clarissa merasa hari ini kacau.
apa kau bisa menjelaskan ucapan mu marthin.. lihat assisten mu dan yang lain.. ucap clarissa yang masih sabar menyuapin marthin
histt.. dengerin aku mince.. ucap marthin yang mendapat tatapan dari assisten nya yang menatap dengan tanda tanya
iya gue dengerin bos.. ucap assistennya yang mengerutkan keningnya
aku bukan tidur satu kamar atau satu ranjang bareng clarissa bodoh,, aku hanya ingin menginap dirumahnya... jelas marthin yang disertai rasa lega vanya
syukur dech .. ucap vanya yang membuat joy dan marchel saling tatap melihat vanya
ada apa dengan kalian berdua... tanya vanya yang mendapatkan tatapan aneh dari joy dan marchel
Belum sempat joy dan marchel menjawab, Della tiba-tiba menghampiri meja yang dimana ada joy duduk bersama dua sahabatnya
hei joy.. udah lama kita baru kerjasama lagi.. ucap della yang langsung duduk disamping joy yang membuat vanya tak menyukainya
****-
***JANGAN LUPA LIKE AND BERI VOTE UNTUK CERITA NOVEL AKUH, biar umay semangat terus untuk menulis.
MOHON MAAF JIKA ADA KATA YANG KURANG TEPAT..🙏🙏🙏
__ADS_1
~ THANK YOU ~
❤ 감사합니다 ❤***