TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Ciuman atau sekedar pelampiasan


__ADS_3

" Kenapa diam, apa aku salah ucap " tanya clarissa yang tak mendapat respon baik saat dirinya mendapati sorot mata cemburu dari marchel ke vanya dan joy.


Karena tak ada jawaban dari marchel, clarissa melanjutkan langkahnya menghampiri vanya dan joy yang berjalan menuju rumah pohon yang dimaksud clarissa.


Tapi dengan cepat marchel menarik tangan clarissa dengan kasar sehingga tubuh clarissa terhempas kedekapan marchel.


" Awww.. Apa yang kau lakukan " dengus clarissa kesal karena terkejut tangannya ditarik paksa oleh marchel ke dekapannya.


Mencoba melepas dekapan marchel tapi itu percuma karena marchel mempererat dekapannya.


" Lepas marchel, kau sudah gila HAH !" ucap clarissa dengan nada sedikit tinggi.


" Anggap saja aku gila, Puas kamu hmm " ucap marchel disertai senyum sinis dibibirnya.


Clarissa terus memberontak melepaskan diri dari dekapannya.


" Lepaskan aku marchel, Apa kau tak malu jija ada orang melihat kita seperti ini dan kita tidak sedekat itu jadi tolong lepaskan dekapan mu karena aku susah bernafas " ucap clarissa yang nembuat marchel tersentak kaget atas pernyataan jika clarissa tak pernah merasa dekat dengannya.


" Kau benar kita tak pernah sedekat ini " ucap marchel dan melepas dekapannya.


" Kau ingin membunuhku ! Hampir aku kehabisan nafas " ucap clarissa kesal apa yang diperbuat marchel padanya.


Marchel tak memperdulikan kekesalan terhadap dirinya karena dengan melihat clarissa merasa kesal kepadanya marchel perasaan marchel bisa melupakan rasa cemburu kepada vanya dan joy.


Lucu sekali jika aku lebih suka melihat mu kesal seperti ini batin marchel.


Dengan cepat marchel mengecup bibir clarissa. Clarissa pun membulatkan matanya terkejut atas perilaku marchel kepadanya.


Mencoba memberontak malah marchel menahan tengguk bagian belakang kepala clarissa yang semakin kasar mempererat ciumannya dan menggigit kecil bibir bawah clarissa yang membuat clarissa terpaksa membuka mulutnya dan marchel tak menunggu lama untuk kesempatan ini dengan kasar marchel ******* bibir clarissa dan lidahnya menerobos masuk kemulut clarissa dan lidahnya seperti mengobrak abrik seisi mulut clarissa mengabsen setiap rongga giginya.


Karena tenga marchel terlalu kuat membuat clarissa pasrah dengan perilaku marchel padanya.


Apa yang harus gue lakukan , Apa sesakit ini rasanya? Kenapa gue tak merasa senang saat kau menciumku seperti ini, Apa aku hanya tempat pelampiasan semata saat kau sedang cemburu dengan mereka batin clarissa.


Sekian detik dan menit akhirnya marchel melepaskan ciumannya karena dirinya merasa hampir kehabisan nafas dan juga terlihat clarissa juga.


" Kau.." ucap clarissa mengatur nafasnya yang hampir kehabisan oksigen karena ciuman marchel yang memaksanya.


" Dasarr gilaa,, Kau anggap aku apa? tempat pelampiasan mu ? Kau pikir aku masih menyukaimu dengan seenaknya menciumku karena kau cemburu terhadap mereka, jika kau mau dia rebut darinya jangan melampiaskan kepada orang lain itu pengecut namanya " kekesalan clarissa yang tak bisa dibendengnya lagi karena sudah terlalu lelah untuk terus berjuang sendiri mencintai sepihak lalu clarissa pergi meninggalkan marchel yang masih mematung menatap punggung clarissa yang semakin menjauh.


" Siall " gumam marchel yang mengacak rambutnya karena frustasi atas tindakannya kepada clarissa.


" Bodoh ! apa yang aku lakukan tadi , kenapa aku selalu lepas kendali jika bersamanya dan kenapa aku malah merasa kesal terhadap clarissa " pikir marchel yang terus mengutuk dirinya.


Marchel untuk beberapa menit untuk menenangkan perasaannya dan menyusuk clarissa dan sahabatnya kerumah pohon yang dimaksud clarissa.


Napa gue harus marah yang kenyataannya gue masih mencintai marchel gumam clarissa dalam hatinya.

__ADS_1


Joy dan vanya sudah sampai lebih dulu dirumah pohon yang dimaksud clarissa


" Kenapa mereka lama sekali joy, apa mungkin terjadi sesuatu " tanya vanya yang belum melihat keberadaan marchel dan clarissa.


" Itu mereka, Sedang berjalan disini " jawab joy yang melihat clarissa yang berjalan menuju arahnya dan disusul marchel dibelakangnya.


Clarissa tak menghiraukan marchel yang dibelakangnya dia masih merasa kesal pada marchel.


" Hei..maaf lama.. istirahat sebentar habis ini kita makan siang sekitar sini dan langsung pulang " ucap clarissa yang dianggukan joy dan vanya.


" Oke, kita istirahat dulu disini lagian disini sangat indah aku rasa aku betah disini " ucap vanya yang mengalihkan pemandangannya ke sekitar perkebunan teh.


" Kau kenapa lama sekali " tanya joy yang melihat ada rasa kesal disorot matanya


" Kau baik-baik aja chel " sambung joy lagi.


" Aku baik-baik saja, Ayo kita cari tempat makan dan langsung pulang " ujar marchel yang kini memimpin langkahnya dan diikuti joy, vanya, dan clarissa.


Akhirnya mereka mampir makan siang yang terlewatkan direstauran sunda dan kemudian balik ke ibu kota dimana mereka harus bersiap denhan kesibukannya.


Selama perjalanan pulang tak ada obrolan clarissa dan marchel memilih tidur karena sekarang joy yang mengambil alih kemudinya.


Clarissa yang sedang berkirim pesan dengan hana tak memperdulikan marchel yang duduk disampingnya.


Sesekali clarissa melirik kearah marchel yang tengah tertidur.


Clarissa pun merasa lega jika dua sahabatnya yang duduk dikursi depan bahagia dan itu membuat rasa kesalnya bisa terlupakan.


*-*-*-*-


Setiba dikota tempat tinggalnya clarissa meminta untuk diantar ke aparteman hana yang sebenarnya apartemannya karena tak ingin ketahuan identitasnya.


Dengan rasa lelah clarissa berjalan gontai menuju lift untuk membawa dirinya ke kamar apartemannya.


Melempar tas selempangnya ke sofa dan merebahkan tubuhnya ke sofa panjang favoritnya dan memejamkan mata sebentar untuk menyegarkan fisiknya.


Tanpa mengetuk andres membuka pintu aparteman clarissa saat clarissa tertidur disofa karena andres mendapatkan info dari orang suruhannya jika adiknya sudah kembali dari puncak dan sekarang diapartemen.


Andres yang mendapat informasi itu langsung mendatangi apartemen mewah adiknya.


" Haisstt.. Dasar ceroboh main tidur sembarangan " titah andres yang duduk disamping clarissa tidur.


Namun dalam tidurnya clarissa menitikkan air matanya dan andres menyadari keadaan adiknya yang menangis dalam tidurnya.


" Kau menangis ? Apa yang terjadi ? Kenapa dalam tidurmu kau menangis " ucap andres penasaran dan mencemaskan adik kesayangannya.


Andres menghapus airmata yang mengalir dari mata clarissa.

__ADS_1


" Lu harus kuat karena lu adik dari andres nugroho gue akan lakuin apa saja yang berani menyakiti adik gue " tandas andres yang ikut memejamkan matanya dengan kepala disenderkab disofa.


" Hoammmmm" clarissa menggeliat dan menyadari jika hari sudah petang dan sadar akan sosok pria yang dilihatnya yang tak lain andres kakaknya.


" Sejak kapan dia datang setau gue tadi pas gue tidur dia belun ada,, mungkin dia datang saat gue tertidur histt.." gumam clarissa dan kemudian bangkit dari sofa menuju kamarnya untuk membersihkan diri tak lupa memesan makanan untuk dirinya dan andres.


Sehabis selesai membersihkan tubuhnya clarissa beranjak keluar kamar untuk menunggu pesanannya dan terlihat andres masih tertidur dengan posisi kepala menyandar di sofa.


" Sepertinya dia lelah " pikir clarissa yang melanjutkan langkahnya menuju dapur untuk membuat lemon madu hangat untuk dirinya.


Tak lama suara bel apartemannya berbunyi dan itu pesanan makanannya datang dan segera clarissa menyiapkan meja makan dan membangunkan kakaknya.


" Gue bangunin saja kali yah, udah malam juga " pikir clarissa yang mendekati andres yang tertidur.


" Kak..bangun kak, Ayo kita makan malam dulu gue udah nyiapin makan malam buat kita" ucap clarissa pelan sembari menggoyangkan tangan kekar andres.


Andres yang mendengar ucapan clarissa pun memaksakan diri untuk membuka matanya.


" Kau udah bangun, sekarang jam berapa " tanya andres meregangkan tangannya.


" Jam 8 malam, ayo kita makan malam dulu atau jika lu mau mandi sana mandi dulu " ucap clarissa dan meninggalkan andres .


Andres yang merasa perutnya lapar lebih memilih makan malam dulu menyusul clarissa.


Melihat meja makan penuh dengan makanan dan clarissa yang sibuk mengunyah makan malamnya.


" Cepat makan makanan mu nanti dingin " ucap clarissa yang sadar melihat ke andres duduk didepannya.





" Apa lu akan memakan semua ini ,sa " tanya andres yang heran melihat meja makan penuh makanan.


" Tentu saja tidak kan ada kakak jadi gue pikir ini tidak terlalu banyak " jawab clarissa.


Andres hanya menganggukkan kepalanya dan mulai memakan makanannya.


Cara ini yang bisa membuat rasa kesal clarissa hilang dengan makan banyak karena clarissa memiliki postur tubuh ideal dan tak takut untuk gemuk karena dirinya rutin berolahraha dan memang tubuhnya menolak gemuk.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


* *Tidak ada seorang wanita yang mau menjadikan dirinya sebuah dermaga sebagai tempat singgah sesaat lalu ditinggal pergi walau dirinya mencintai orang itu *. **JADILAH PEREMPUAN YANG PINTAR DALAM MENEMPATKAN HATI , PAKAILAH LOGIKA MU DALAM MENJALIN HUBUNGAN SUPAYA TAK SAKIT DIAKHIR 😉


🌺 TERIMA KASIH** bagi yang sudah mampir 🙏🙏🙏 Jangan lupa like,vote, and komentnya kalian 😊😊*

__ADS_1


__ADS_2