TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Menua bersama


__ADS_3

Bergeliyat manja saat ini karena clarissa masih memaksakan tubuhnya untuk bangun secara sekarang sudah siang bahkan mereka melewati sarapan pagi.


Ditatapnya wajah marchel yang tidur memeluk tubuhnya sebagai gulingnya betapa tenangnya wajah marchel saat tidur.


" Sungguh aku tak menyesal mencintaimu selama ini, hahh.. kenapa wajah suamiku makin tampan saja saat tidur " gumam clarissa yang mana ucapannya didengar marchel sehingga marchel mengeratkan pelukannya.


" Kamu sudah bangun, sayang " ucap marchel dengan suara serak dan mata masih terpejam yang terasa enggan beranjak bangun dan ingin bersama suaminya lalu mengecup kening clarissa.


" Apa kamu baru tahu jika suamimu itu tampan, sayang " goda marchel membuat clarissa mencubit kedua pipi marchel.


" Dasarrr kepedean, ayo bangun jangan tidur mulu " ujar clarissa sambil mencubit pipi marchel membuatnya membuka matanya dan terbahak dengan ulah istrinya.


" Emang kenyataannya gitu kan, jadi kamu akui saja kalo suamimu tampan sampai kamu tak bisa berpaling untuk mencintaiku terus " ujar marchel yang semakin memeluk tubuh clarissa sehingga tubuh mereka saling bergesekan yang tanpa sehelai benang.


" Baiklah aku akui suamiku memang tampan sekali sampai membuat aku tak bisa hidup tanpa memikirkan dirimu sedetik " ucap pengakuan clarissa lalu mengecup singkat bibir marchel yang memandangi wajah cantik clarissa saat ini.


" Aku mencintaimu, jadi aku mohon jika kamu bosan denganku dan ingin bersama yang lain tolong pulangkan aku ke orang tuaku " sambung clarissa yang mana langsung mendapat hujan kecupan diwajahnya dari marchel.


Sungguh gue takut kehilanganmu, marchel batin clarissa.


Hormon kehamilannya sangat sensitif yang membuat moodnya seperti roller coaster apalagi perasaannya yang mudah perasan.


Sungguh saat ini clarissa tak ingin marchel jauh darinya dan merasa kehamilannya itu ingin selalu bersama marchel dan akan merasa sedih jika marchel tidak memandangi dirinya.

__ADS_1


" Kamu adalah hidupku , aku mencintaimu melebihi cinta kamu ke aku, kamu dan calon anak kita adalah harta yang berharga bagiku apapun akan aku lakukan bahkan jika perlu nyawaku sebagai taruhanya untuk bisa melindungi dan menjaga kalian, sungguh aku bahagia bersama kamu dan sampai tua nanti berjanjilah kita akan bersama-sama membesarkan anak-anak kita dan menimang cucu-cucu kita nanti " ujar marchel yang sekali lagi mengecup kening sang istri yang sangat dicintainya dan clarissa sendiri sangatlah bahagia bisa dicintai marchel bahkan pria yang sekarang menjadi suaminya itu sungguh memperlakukan dirinya sangatlah baik.


" Aku janji, aku akan menua bersamamu marchel , aku sangat bahagia terima kasih sudah menerima kami dihidupmu " ucap clarissa yang tersenyum menatap haru yang mana kini marchel sedang menciumi perut ratanya yang beberapa bulan akan terlihat membuncit karena benih cinta mereka.


Marchel sangat bersyukur yang mana untuk beberapa bulan lagi rumah tangganya yang dibangunnya akan ada kehadiran calon anaknya yang sangat dinantikan saat ini.


" Sayang, daddy sangat menantikanmu disini jadi sehat-sehatlah kamu didalam perut mommy karena daddy sayang kamu dan mommymu " ujar marchel sambil kembali menghujani kecupan diperut clarissa yang mana membuat clarissa agak geli oleh aksi kecupan marchel diperutnya.


" Udah hentikan marchel, aku geli..awass ihh.. aku mau mandi " ucap clarissa yang hanya pasrah menerima perilaku marchel yang terlihat bahagia atas kehamilannya sehingga marchel rela mengalami morning sickness atau kehamilan simpatik yang mana sang calon ayah yang mengalami mual dan muntah dipagi hari selama beberapa bulan dalam kehamilan sang istri.


Bukannya berhenti marchel terus saja menciumi perut clarissa yang mana dalam keadaan telanjang yang sejujurnya ciumannya sudah membangunkan adik bawah marchel tapi marchel tak mau egois karena mengingat clarissa sedang mengandung calon anaknya dan tak ingin mengambil resiko jika terjadi sesuatu pada calon anaknya.


" Marchel, aku lapar ! kamu gak kasihan baby yang ada dirahinmku belum makan sejak pagi" protes clarissa dan marchel yang sadar jika dirinya dan istrinya clarissa sudah melewatkan sarapan membuatnya langsung menggendong tubuh clarissa tanpa persetujuan clarissa.


" Duduk dan diam disini ! aku akan mengisi bak mandi dulu " ujar marchel yang menekan kran air untuk memenuhi bak mandi.


Sungguh suaminya itu sangat tak malu berjalan bolak-balik didepannya tanpa busana sedangkan clarissa menggunakan kedua tangannya untuk menutupi asetnya.


Marchel yang melihat clarissa sedang berusaha menutupi aset miliknya tersenyum betapa lucunya istrinya saat ini dengan bibir yang sudah mengerucut.


" Gak usah ditutupi, aku sudah sering melihatnya dan menyentuhnya" goda marchel sambil terkekeh pada clarissa.


" Aku bukan dirimu yang gak malu bertelanjang didepan aku " ucap clarissa sambil mendengus kesal.

__ADS_1


Untung suami, bisa-bisanya telanjang didepan gue dengan santainya, astagaa.. gerutu batin clarissa.


" Udah jangan suka ngumpati suami, aku hanya ingin memandikanmu saja sebagai ucapan terima kasihku atas service mu padaku, sayang " ucap marchel mengangkat tubuh clarissa yang duduk diatas washtafell.


" Haistttt.. su'udzon aja jadi suami " ucap clarissa terkekeh.


Akhirnya mereka mandi bersama kali ini mereka benar-benar mandi dan jam 1 mereka baru keluar dari kamarnya untuk mengisi perutnya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁




Like, vote, dan koment jangan lupa itu guys 😊



Cussss.. mampir kesini pasti harimu gak bosen dech,, beneran auto gak boong 😄😄😄😄



TERIMA KASIH 🙏🙏***

__ADS_1


__ADS_2