
Marchel terus tersenyum tatkala membuka matanya melihat orang yang dicintainya terlelap dengan posisi memeluk dirinya walau terlihat susah tapi terlihat nyaman diwajah clarissa saat tidur.
" Kamu memang malaikat dihidupku, sayang" gumam marchel dengan mengecup pucuk kepala clarissa .
Betapa bahagianya pertama bangun tidur orang yang dilihatnya adalah wanita yang selama hidupnya mencintai dirinya dan wanita yang sedang mengandung benih cintanya.
" Aku akan terus berusaha untuk membahagiakan kamu dan calon anak kita, kamu dan anak-anak adalah harta berhargaku, sungguh aku sangat bahagia " gumam marchel kembali karena masih tak percaya hidupnya sekarang penuh kebahagian dan berwarna semenjak bersama clarissa.
Sedang clarissa merasa ada pergerakan karena marchel kembali mengecup tapi dikening clarissa .
Terpaksa clarissa melepas pelukannya dan memaksa membuka matanya dan betapa bahagianya ternyata sang suami sedang tersenyum dengan kembali mengecup kening, mata, pipi, hidung dan bibirnya.
" Morning kiss, sayang " ucap marchel yang tak lupa mencium perut buncit sang istri.
" Aku telat bangun, astaga.. maaf kan aku yang sekarang tak membuatkan sarapan buatmu " ucap clarissa dengan mimik wajah menggemaskan dan lagi membuat marchel mengecup bibir clarissa yang sudah menjadi candunya.
" Dengarkan aku sayang, aku menikahimu bukan untuk menjadikanmu pembantuku tapi untuk menjadi ratu diistanaku jadi kamu tak perlu memasak sarapan atau melakukan pekerjaan rumah karena aku sudah membayar semua pelayan dimansion ini untuk melayanimu jadi kamu cukup melayaniku diranjang dan menyiapkan kebutuhanku, kamu mengerti ratuku " ujar marchel lembut yang mana disambut anggukan dan kecupan bibir dari bibir clarissa.
" Tapi kan.. emmmppp " belum selesai melanjutkan ucapannya marchel lebih dulu ******* bibir clarissa yang menurutnya terlalu manis rasanya, walau baru bangun tidur marchel tak merasa jijik sama sekali apalagi jika berurusan dengan clarissa marchel selalu ingin mende sah bersama karena membuat adiknya yang dibawah selalu bangun.
__ADS_1
Clarissa hanya pasrah saat marchel mulai melancarkan aksinya dengan aksi tangan nakalnya bergeriliya kebagian tubuh sensitifnya yang membuat clarissa terbuai dengan sentuhan lembut marchel sang suami.
Semenjak hamil clarissa hanya ingin marchel melakukannya dengan pelan karena takut melukai janin yang didalam rahimnya.
Kini marchel sudah menempatkan salah satu tangam dibenda favoritnya benda kenyal yang bentar lagi akan dikuasai anaknya.
Marchel melepas ciumannya dan menghentikan kegiatan paginya yang pasti berujung olahraga pagi yang panas.
" Kenapa? " tanya clarissa yang merasa sedikit kecewa karena marchel berhenti menyentuhnya.
" Apa kamu kecewa karena aku berhenti " bukannya menjawab marchel justru balik bertanya pada clarissa yang mana membuat wajahnya merona memerah karena ketahuan menginginkan lebih.
" Tidak, kenapa aku harus kecewa ?" ujar clarissa bohong.
" Kamu tau benda ini " ucap marchel sambil meremas pelan benda kenyal clarissa yang membuat clarissa hampir mengeluarkan suara de sah nya.
Clarissa hanya memejamkan matanya saat kedua tangan marchel kembali *******-***** benda kenyal miliknya, marchel yang melihat sang istri menikmati remasan lembut diarea bukitnya hanya tersenyum smirk.
Terus dan terus meremas tangan marchel pada benda kenyal favoritnya tanpa niatan untuk memasukkan benda pusakanya kesarang milik clarissa.
__ADS_1
" Sayang, kamu nikmati saja sentuhan dariku dulu " ucap marchel dengan suara yang sudah terbawa suasana kegiatannya.
Dibukalah kancing piyama tidur clarissa dan bra sehingga dengan jelas benda kenyal yang padat dan penuh itu semakin menantang ingin diremas.
" Apa kamu hanya bermain didua bukitku saja, marchel " seru clarissa saat sudah tak tahan lagi ingin melakukan lebih dengan marchel.
" Tidak, aku ingin membuatmu merasa puas oleh sentuhanku, dan ini sudah basah " ujar marchel saat satu tangannya menyusup kedalam celananya dan menyentuh area sensitifnya yang sudah basah.
Permainanpun dimulai kembali setelah tangan marchel mengobrak-abrik sarang milik clarissa sehingga suara de sahan indah dari mulut clarissapun keluar.
Memaju mundurkan jari marchel keliar kenikmatan clarissa yang membuat tubuh clarissa terbang melayang atas perilaku marchel yang menginginkan clarissa puas atas sentuhan darinya.
Pagi yang cerah yang kebanyakkan orang sedang sarapan dengan masing-masing kesibukan tapi dikamar marchel dan clarissa sedang memadu kasih kenikmatan surgawi yang selalu membuatnya ingin lagi dan lagi.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***Tidak ada yang lebih bahagia jika melakukan segala sesuatunya atas ridho illahi .
Like, vote, dan koment jangan lupa dam terima kasih yang sudah mau mampir membaca kekaryaku .😉***
__ADS_1