
Marchel pulang sedikit terlambat karena harus menyelesaikan pekerjaannya bersama assisten pribadinya zayn yang mana sudah akrab dengan orang-orang yang ada dimansion keluarga mertua marchel.
" Sayangggg..! aku pulangg " ucap marchel sedikit berteriak setelah turun dari mobilnya lalu melangkahkan kakinya masuk kedalam mansion sambil terus memanggil sang istri yang sedang berkutat dimeja makan dengan segala cemilannya sambil menunggua marchel pulang kerja.
" Sayanggg.. kamu dimana?" kali ini marchel berteriak membuat clarissa sedikit terkejut dengan suara yang familiar memanggil dirinya dengan segera clarissa berjalan menghampiri keberadaan suaminya yang tengah berjalan melewati ruang tamu dengan senyum lebar mendapati sang istri cantiknya berjalan mendekati, marchel merentangkan tangannya untuk dipeluk oleh clarissa.
Clarissa melihat marchel yang berjalan sambil merentangkan tangannyapun bergegas berjalan cepat untuk memeluk sang suami.
" Aku sangat merindukanmu " bisik marchel ditelinga clarissa saat sang istri memeluk tubuh kekarnya.
" Aku juga merindukanmu, kamu udah makan malam ?" ucap clarissa yang mana membuat marchel mengecup kening sang istri lalu turun ke bibir yang sudah menjadi candunya.
" Belum, kamu sendiri sudah makan ?" kata marchel yang mengikuti langkah clarissa menuju meja makan.
" Duduklah, kamu mau makan apa, kebetulan tadi aku mesen semua makanan ini, hehehe " ujar clarissa yang lagi dan lagi mendapat kecupan dari marchel.
" Udahan ihh.. kamu mau makan apa ?" tanya clarissa lagi yang membuat marchel tersenyum bahagia bisa memiliki istri seperti clarissa yang sangat pengertian pada dirinya.
" Apa aja asal kamu suapin aku, hehehe " ucap marchel membuat clarissa menatap marchel yang sedang memandangi dirinya saat mengambilkan makanan .
" Kamu udah makan belum, sayang? dan mommy sama daddy mu kemana ? apa mereka sudah makan malam?" tanya
marchel yang membuat clarissa bingung menjawabnya karena marchel melontarkan banyak pertanyaan kepadanya.
" Mommy dan daddy dikamar kalo kak andres ada diruang kerja, dan yang belum makan malam itu hanya kamu makanya aku nungguin kamu pulang, marchel " ucap clarissa yang lagi marchel langsung menarik dagu clarissa lalu mencium bibir sang istri yang masih mau menunggu dirinya pulang kerja.
Aku tidak salah untuk menikahimu sungguh bahagianya aku menjadi suamimu dan aku berjanji tidak akan pulang telat karena aku tak ingin kamu menungguku terlalu lama batin marchel.
" Terima kasih, sayang kamu memang istriku yang ter the best dan paling aku cintai, i love you my wife " ujar marchel yang mana membuat pipi clarissa jadi blushing atas pernyataan marchel padanya.
__ADS_1
" I love you too my hubby, sekarang buka mulutmu " ucap clarissa yang menyendokkan makanan kemulut marchel dan dengan hati senang bercampur bahagia marchel membuka mulutnya guna menerima suapan dari tangan clarissa yang menyuapi marchel dengan sabar.
" Sayang, apa ini makanan kamu ?" tanya marchel yang baru sadar makanan yang afa dimeja makan adalah makanan favoritnya yang entah mengapa clarissa tiba-tiba menginginkan makanan favorit sang suami.
" Iya, kenapa?" jawab clarissa yang kembali menyuapi makanan kemulut marchel.
" Kamu yakin akan menghabiskan semuanya ?" tanya marchel yang masih dimode heran menatap sang istri yang menganggukkan kepalannya.
" Karena aku harus banyak makan, lagian bukan aku saja yang memakan makanan ini " ucap clarissa yang saat itu sambil mengusap perutnya.
Marchel mengerutkan keningnya tak percaya istrinya akan makan sebanyak itu sedangkan andres yang baru keluar dari ruang kerjanya dan melihat wajah heran dengan tatapannya kearah makanan yang ada di atas meja makan.
" Lu gak usah heran jika seharian ini istri lu banyak makan makanya sekarang jadi subur begitu " sindir andres yang melangkah santai dan membuka kulkas untuk mengambil botol air mineral dan meneguknya.
" Biarin, ketimbang kakak jomblo akut " sindir balik clarissa membuat andres menyemburkan air yang diminumnya.
" Nglunjak lu yah, dasar adik gak ada akhlak awas aja jika lu minta dibuatin makanan, ogah gue , njirr." ujar andres yang sengaja pura-pura kesal pada clarissa karena andres tak mungkin marah ataupun kesal dengan clarissa apalagi sekarang sang adik sedang mengandung calon ponakannya yang membuat andres makin tak bisa marah yang ada makin memperketat pengawasannya pada gerak gerik adiknya guna melindungi clarissa dari ancaman yang membahayakan diri sang adik.
" Biarin jika kakak gak mau kan sekarang clarissa udah ada suami tapi kakak apa tidur aja masih dengan guling hahaha.. kasian lu kak ganteng-ganteng jomblo " kelekar clarissa membuat andres mati kutu atas perkataan clarissa tapi tidak dengan marchel yang akhirnya tertawa keras membuat andres melotot tajam pada marchel adik iparnya.
" Puas lu ketawanya, awas lu jika rengek-rengek minta bantuan gue, gue pastikan akan menolak lu, bangs*t " ucap andres kesal tapi malah membuat marchel tambah terkekeh melihat kekesalan sang kakak ipar.
" Sorry, kakak ipar lagian benar kata istriku kau harus cepet menikah biar ada yang ngeloni kau, hehehe " goda marchel yang semakin membuat wajah andres merah padam karena kesal pada pasangan suami istri didepannya yang dengab sengaja marchel mencium pipi kiri clarisaa didepannya yang mana membuat andres memutar bola mata malas dan memilih pergi dari dapur.
" Dasarr gak ada akhlaknya emang, awas aja jika nanti lu ngidam jangan bawa-bawa gue " sungut andres pergi kekamarnya.
Marchel menatap clarissa dengan mengerutkan keningnya dan yang ditatap sedang menikmati soup iga dimangkuk.
" Tunggu aku habisin ini dulu " titah clarissa dengan gemas marchel mengacak rambut clarissa karena saking gemasnya melihat tingkah lucu yang dianggap menggemaskan bagi marchel.
__ADS_1
" Iya, kamu makannya pelan-pelan aku gak minta " ucap marchel yang dijawab cengiran oleh clarissa.
Setelah selesai akhirnya marchel memeluk pinggang clarissa berjalan menuju kamarnya.
" Sayang, aku mandi dulu, kamu jangan tidur dulu " ucap marchel yang dibantu clarissa melepas pakaiannya.
" Aku siapin air buat kamu mandi dulu " ucap clarissa yang hendak pergi tapi tangannya dengan cepat ditahan marchel.
" Ada apa lagi?" tanya clarissa yang menoleh kearah marchel.
" Kamu bantu aku buka baju aja, nanti biar aku saja yang nyiapin air buat mandi aku " ucap marchel lembut dan dianggukan clarissa yang kembali membuka kemeja ditubuh atletis marchel yang menampakkan roti sobeknya.
Astaga, masih deg deg an aja jantung gue liat roti sobeknya marchel, memalukan sekali gerutu clarissa yang mengendalikan rasa gugupnya sambil menghembuskan nafasnya sambil menelan saliva dengan susah.
Marchel yang mengetahui kegugupan sang istri yang berdiri mematung menatap dirinya membuat senyum smirk untuk menggoda sang istri.
Dengan santainya marchel melepas celana kerjanya didepan clarissa, memang dalam keadaan sadar clarissa masih malu jika melihat marchel telanjang dada didepanya dan ditambah dengan santainya memeluk tubuh clarissa dengan hanya mengenakan boxer saja.
" Tidak usah gugup seperti itu semua yang ada padaku hanya miliku termasuk yang ada dibawah sana jadi biasakan " bisik marchel yang mengambil tangan clarissa kearah miliknya dan seketika clarissa tersadar langsung melepaskan tangannya.
" Dasarrrr mesumm!! udah cepet mandi karena aku ingin berbicara penting sama kamu, aku tunggu 15 menit " ujar clarissa dengan wajah memerah bak tomat membuat marchel yang terkekeh melihat tingkah clarissa yang segera melarikan diri dan menyelimuti tubuhnya dengan selimut.
Benar-benar gak habis pikir kenapa marchel tambah mesum saja gumam hati clarissa.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Like
***Vote
__ADS_1
Koment jangan lupa ditunggu dari kalian guys 😘 Terima kasih***