TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Sang Penakluk


__ADS_3

Hari schedule d' Dream tampil diacara tv sebuah acara musik yang sedang trend dikalangan anak muda sekarang.


Terlihat banyak fans dari d' Dream yang mendominasi penonton acara saat ini. Sebuah energi positif buat para personik d'Dream untuk semangat dalam perfomanya kali ini.


Sang penakluk para kaum muda saat ini dengan semua lagu d'Dream selalu masuk dalam jajaran chart musik. Pesona visual terpampang jelas dengan wajah tampan dari semua anggota d'Dream.


" Apa persiapan sudah siap " tanya devan pada vanya yang sedang menyelesaikan fiting terakhir.


" Seperti kamu lihat semua sudah siap " jawab vanya dengan senyum lebarnya.


Clarissa yang sedari tadi sibuk membantu staff d'Dream merasa puas saat melihat artisnya sekarang terlihat sempurna dan melihat antusias fansnya merasa sangat senang.


" Semangat .. " teriak clarissa yang langsung berdiri untuk menyemangati d'Dream.


Semuanya pun ikut berteriak semangat untuk acara malam ini.


Tanpa disadari clarissa marchel bukannya langsung ikut pergi bersama yang lain karena bentar lagi gilirannya malah berdiam diri menatap clarissa.


" Apa yang kamu lihat, cepetan pergi " denggus clarissa kesal ditatap oleh marchel dengan tatapan penuh makna.


Marchel tak menjawab ucapan clarissa malah tersenyum penuh arti yang entah apa yang sedang dipikirkannya.


Berjalan melangkah mendekati clarissa dan sontak mata clarissa membulat tak percaya akan mendapat ciuman singat dari marchel yang mendadak.


" Dasarr gilaaaa !! " teriak clarissa kesal karena perilaku marchel.


Marchel tak menghiraukan teriakan clarissa malah tersenyum tipis entah perasaan apa yang dirasakaan marchel saat ini.


" Kesurupan apa sih dia orang, gak mikir jika ada yang lihat gimana, emang marchel gila " gerutu clarissa kesal sampai menghentak-hentakkan kakinya sendiri.


Marchel terus menebar senyum membuat para sahabatnya pun terheran oleh sikapnya sekarang.


Aku yakin muka dia merah dan marah pastinya ha ha ha, ehhhh tunggu kenapa aku jadi begini ada yang salah nih sama otak aku batin marchel.


Marchel yang menggaruk-garuk kepalanya pun merasa bingung dengan perasaannya terasa sebahagia ini menjahili clarissa.


" Chel kamu kesambet dimana sampai senyam senyum sendiri " tanya rei penasaran dengan sahabatnya yang terkenal dingin dan hemay senyum.


" Bukan urusan kamu " ucap marchel tak menggubris rei.


" Kamu gak sedang sakit kam " tanya devan yang memegang dahi marchel yang langsung ditepis oleh marchel.


" Iya kamu sakit chel " sambung leo dan joy yang menatap marchel heran berganti menatap vanya yang dengan cepat vanya menjawab dengan mengangkat bahu tidak tahu.


" Udah-udah lebih baik cepatan naik panggung udah ditunnggu fans kalian" ujar devan yang mendorong joy dan rei serta diikuti marchel dan rei naik panggung.


Setelah d'Dream sudah naik panggung clarissa datang mendekati vanya dan devan dengan wajah kesalnya.


" Kenapa dengan wajah kamu sa " tanya devan terkejut dengan ekspresi wajah kesal dan marah di clarissa.

__ADS_1


" Tadi ada kecoa ditoilet " ucap clarissa.


" Kalo gak papa jangan ditekuk terus mukanya" ujar vanya yang menepuk bahu clarissa.


" Benar kata vanya tuh " sambung devan yang masih fokus memandangi joy dan yang lainya sedang perform.


Clarissa pun terpaksa tersenyum untuk membuat sahabatnya tidak mencemaskan dirinya.


Saat sedang sibuk mengamati perform d'Dream tiba-tiba hana calling dengan cepat clarissa pun mengangkatnya.


" Hallo han " tanya clarissa dibalik ponsel pintarnya.


" Lu masih nemenin d'Dream " tanya hana.


" Iya mereka sedang tampil sekarang " jawab clarissa yang menjauh dari vanya dan devan karena takut mengganggu.


" Gue tahu karena gue sedang nonton dia ditv" ucapnya.


" Lu udah cek email dari gue belum " tanya hana yang mulai fokus dengan laptopnya.


" Gue belum sempet, oh yah mungkin minggu depan gue akan ke paris buat hadiri lounching produk baru perusahaan yang disana lu mau ikut gak " ujar clarissa pelan walau sekarang sudah jauh dari vanya dan devan.


" Nanti gue nyusul aja dech " ucap hana yang sibuk tak tik keybourd laptopnya.


" Ok dech, lu kirim email apaan ke gue" desak clarissa untuk hana menjelaskannya.


" Hah percuma gue kirim email " keluh hana.


" Baik lah terima kasih lu emang sahabat gue yang paling the best " ucap clarissa.


" Ya udah, gue harap lu jaga kesehatan lu karena schedule d'Dream padat akhir-akhir ini,, ujar hana .


Hana hanya bisa memantau clarissa dari jauh karena tak ingin sahabatnya mendapat kesusahan.


" Wah, saingan lu banyak sa, lihat mereka kasih bunga ke marchel he he " goda hana yang membuat clarissa cemberut.


Clarissa yang melihat dari samping panggung kebenaran yang diucapkan hana pun hanya bisa mengheka nafas beratnya.


"Ck dia hanya baik ke mereka han " ucap clarissa merasakan kesal jika mengingat kejadian yang menimpa dirinya.


" Bener deh gue pengen nonjok muka dia, kesel gue arggg " Sambung clarissa.


" Lu napa sa , lu baik-baik aja kan " tanya hana yang tiba-tiba cemas terhadap clarissa.


" Ya udah lu urus sponsor itu dengan kak andres kalo ada kendala hubungin gue " ucap clarissa yang sudah bisa menguasai dirinya lagi.


" Okay dech, karena ini kerja keras lu, gue akan buat mereka percaya sama kita " ujar hana yakib untuk kesuksesannya.


" Baiklah gue percaya ke lu,,"

__ADS_1


" Bye " tut tuttttt


Sambungan telfon pun terputus dan clarissa pun kembali mendekati vanya dan devan.


Gak sangka begitu banyak fans d'Dream bahkan fans marchel pun tak kalah banyak dari jumlah penonton acara ini.


" Dev, van,, kalian lihatkan antusias fans dari d'Dream begitu banyak gue heran mereka kenapa bisa ngefans berat ke mereka " ucap clarissa heran. Ya kali karena mbak clarissa kan tiap hari ketemu ya biasa ajja beda sama fans.


" Karena ketampanan mereka yang membuat mereka tergila-gila ditambah lagu dan suara mereka yang merdu dalam pembawaan setiap lagu " pungkas devan tersenyum bangga ke artisnya yang selama ini dimanejerin.


" Kalau itu aku sama vanya tau dev " jawab clarissa yang melirik ke vanya meminta kesetujuannya.


" Betul.. diluar itu maksud clarissa " ucap vanya yang masih tersenyum setiap melihat joy bernyanyi.


" Mereka penakluh hati ha ha ha " ucap devan terkekeh melihat dua sahabatnya vanya dan clarissa menatap kesal kearahnya.


" Devvv !!" teriak van dan clarissa.


Devan yang tak menghiraukan teriakan vanya dan clarissa. Devan malah mendekati anggota d'Dream yang baru turun dari panggung setelah menyelesaikan bernyany.


" Good job bro " ucap devan menepuk bahu para anggota d'Dream satu persatu.


" Makasih dev " ucap joy dan yang lainya.


" Bravo " ucap vanya dengan mengacungkan dua jempol tangannya.


" Wahhh daebakkkk, kalian menyihir semua kaun hawa negara ini dengan penampilan kalian, selamat yahh " ujar clarissa dengan senyum kebanggaannya.


" Makasih clarissa " ucap rei dan leo.


" Istirahat lah kalian " perintah devan yang mendampingi d'Dream masuk ruangannya.


Ck depan mereka lu bersikap manis tapi depan gue boro-boro senyum seperti tadi gumam batin clarissa .


Mendapat tatapan dingin dari marchel clarissa segera pura-pura memainkan ponselnya karena tak ingin beradu pandang dengan marchel.


Apa dia marah batin marchel. Yang merasa sikap clarissa menjauhinya bahkan dia tak menatap keberadaannya sekarang tidak seperti sebelumnya.


Aduh bang marchel lagian kalo minta cium kok suka dadakan kan mbak clarissanya bete.


🍁🍁🍁🍁🍁


***Jangan lupa like, comen, and vote kalian untuk terus dukungan cerita novel aku ini.


Mohon maaf jika masih ada kesalahan nulis dan typo teks πŸ™πŸ™πŸ™


🐾 THANK YOU 🐾😊


Β 

__ADS_1


🌷 κ°μ‚¬ν•©λ‹ˆλ‹€ 🌷***


Β 


__ADS_2