TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Kakak yang baik


__ADS_3

Setelah empat hari dipulau pribadi milik marchel satu per satu para keluarga dan sahabat berpamitan untuk pulang tapi tidak untuk kia sebelum pulang dan kembali mengurus perusahaan clarissa sang kakak angkatnya kia memilih untuk menemui clarissa.


" Kak.. lu udah bangun belum?" ujar kia sambil mengetuk pintu kamar yang ditempati clarissa dan marchel.


Mendengar suaraketukan pintu kamarnya clarissa yang sedang merias wajahnya berniat membukakan pintu tapi marchel terlebih dulu melangkah kearah pintu dengan wajah kesal karena kia pagi-pagi sudah mengganggu dirinya dan marchel.


Ceklekk


" Kak.. gue mau ngomong " ujar kia yanh belum menyadari siapa yang membuka pintu kamar clarisssa.


" Mau ngomong apa tuan kia " ucap marchel dengan kesal.


" Haissttt.. mana clarissa.. gue mau ngomong sama kakak gue " ujar kia yang menerobos masuk kedalam kamar clarissa dan marchel.


" Heyy.. siapa yang ngijinin lu masuk, bocah " teriak marchel dengan nada sinis yang tak lagi berbicara formal pada kia.


" Kakakkkk,, lu dimana? " teriak kia mencari keberadaan clarissa .


Clarissa yang mendengar teriakan kia pun keluar dari ruang riasnya dan menghampiri kia.


" Kia? ada apa ? " tanya clarissa yang bingung kia ada dikamarnya dan melihat marchel yang berjalan kearahnya dengan wajah kesal.


Bukannya menjawab kia memeluk manja tubuh clarissa yang mana membuat marchel geram dan menarik kerah baju kia.


" Berani sekali lu memeluk wanitaku " denggus marchel membuat pelukan kia longkar dengan cepat marchel melepas tangan kia dari tubuh clarissa.


Hanya senyum geli saat clarissa melihat marchel cemburu pada kia adik angkatnya yang memeluk dirinya.


" Kak, posesif sekali suami lu " ujar kia yang menatap kesal marchel.


" Ada apa lu mencari istriku " tanya marchel sambil memeluk pinggang clarissa.

__ADS_1


" Kak.. gue mau ngomong sama lu " ujar kia yang masih dengan manja memegang kedua tangan clarissa yang membuat marchel menatap tajam kia dan berulang kali marchel menghempaskan tangan kia dari tangan clarissa.


" Udah marchel " ucap clarissa yang memilih melepaskan pelukan marchel, yah kali ini marchel benar-benar dibuat kesal kia pada pagi hari.


" Memangnya ada apa " tanya clarissa pada kia .


" Kita sambil duduk napa ,kak " ucap kia yang dengan santai duduk lebih dulu tanpa seijin penghuni kamar tersebut.


" Sini, kak.. marchel lu juga boleh ikut " ujar kia menepuk sofa sebelahnya yang kosong untuk clarissa.


" Iya, ayo duduk dulu marchel.. gak usah pasang wajah cemberut gitu.. dia sudah ku anggap seperti adikku" ujar clarissa sambil mengelus tangan kekar marchel yang sudah menunjukkan wajah dinginnya.


" Seneng lu, dibelain clarissa " ujar marchel yang milih duduk disamping sofa tempat kia dan clarissa duduk.


" Tentunya, tenang saja gue hanya sebentar setelah itu gue harus balik " pungkas kia yang kembali memeluk clarissa.


" Lu sudah bosan idup tuan kia " denggus marchel dengan tatapan tajam kearah kia tapi bukannya melepas pelukannya kia malah menjatuhkan kepalanya dibahu clarissa.


" Udah jangan berantem dulu, sayang aku mohon biarkan kia bicara " ujar clarissa yang menatap marchel dengan tatapan memohon.


Kalau bukan clarissa udah aku habisin kau kia , seenaknya memeluk wanitaku dihadapanku batin marchel yang tak sedikitpun tatapan tajamnya berpaling dari kia yanh mana membuat kia makin ingin menggoda marchel yang sedang terbakar cemburu olehnya.


" Dasarrr posesif, nih gue kembalikan istri lu " ujar kia melepas pelukannya dan menggeser tempat duduknya menatap clarissa dengan wajah serius tak seperti tadi menampakan wajah manjanya.


" Kak, gue mau kakak restuin gue nikahin hana " ucap kia yang nampak sungguh meminta ijin untuk menikahi sahabatnya.


Marchel dam clarissa saling pandang karena terkejut mendengar penuturan kia yang ingin menikahi hana .


" Hahahaa.. lu serius tuan kia " ujar marchel yang terkekeh mendengar penuturan kia dan yang membuat clarissa memukul lengan kekar marchel untuk berhenti tertawa dan marchel yang tau tatapan dari clarissa pun seketika menghentikan tertawanya.


" Kau serius kia akan menikahi hana, kau tau jika hana sahabat kakak dan kau tau jika kakak gak akan tinggal diam kalau salah satu orang-orang yang kakak sayangi terluka " ucap clarissa serius dengan wajah dinginnya yang baru pertama kali marchel mengetahui sosok clarissa yang biasa dikenal selalu hangat tiba-tiba berubah dingin dan tatapannya tajam ke kia.

__ADS_1


" Aku tau kakak, aku serius karena aku juga mencintai hana walau aku tak tau bagaimana menyatakan cintaku ke hana " ujar kia yang terlihat menunduk seperti anak kecil yang sedang dimarahi ibunya, benar-benar marchel baru tau jika istrinya bisa bersikap dewasa dan serius dalam mendidik pria yang sudah dianggap adiknya itu.


" Apa hana tau jika kau ingin menikahinya " tanya clarissa kembali, yah kia akan menundukan kepalanya hanya pada clarissa dan akan menjadi penurut hanya pada wanita didepanya, sikap manjanya pun selalu ditunjukan pada clarissa dan sekarang mungkin hana wanita yang kini kia cintainya.


" Aku sudah mengatakannya ingin menikahinya tapi aku meminta hana untuk memikirkan keinginanku " ujar kia yang masih dalam posisi menundukkan kepalanya.


Kia yang dikenal dingin dan arogan dikalangan para karyawannya dan para artisnya serta rekan bisnisnya bisa takut jika berhadapan dengan clarissa.


Istriku hebat bisa menaklukkan manusia yang selalu bersikap dingin dan arogan tunduk padanya, ehhhh.. apa bedanya aku sama kia sekarang sama-sama takut sama clarissa bedanya aku takut dia ninggalin aku batin marchel yang merasa bangga memiliki clarissa karena walau masih muda tapi dia mampu mendidik kia dan yang lainnya menjadi seseorang yang bisa dibanggakan orang lain.


Marchel terdiam dan mendengarkan saja dan tak berkeinginan ikut campur urusan dua orang didepannya.


" Jika itu keputusanmu, kakak setuju dengan niat baikmu tapi ingat jangan pernah membuat hana menangis gara-gara kau dan kau sudah tau bukan jika hana sama seperti dirimu jadi kakak minta kau sayangi dan cintai dia apapun yang terjadi dan sampai kapanpun, kau sanggup berjanji pada kakak mu " ucap clarissa yang mana membuat kia mendongakkan kepalanya dengan perasaan lega karena clarissa merestui hubungannya dengan hana .


" Terima kasih kak, sudah merestui hubunganku dengan hana dan aku berjanji untuk selalu membuat hana bahagia disisiku " ucap kia reflek memeluk tubuh clarissa yang mana membuat marchel melotot menatap tajam kia.


" Ya udah sana temui hana, lu gak takut meluk kakakmu ini terus " ucap clarissa terkekeh menatap marchel yang cemburu pada kia.


" Iya..iya gue pergi, dasarr posesifan untung kakak gue cinta ama lu, chel.. hahaha.. gue pergi dulu sampai ketemu lagi " ujar kia yang beranjak berdiri pergi dari kamar clarissa dan marchel.


Setelah kepergian kia dari kamarnya, clarissa segera mendekati marchel dan memberi ciuman singkat dibibirnya. yah clarissa tau jika marchel tak bisa marah jika clarissa menciumnya.


Untung gue cinta, punya suami posesifan batin clarissa.


" Jangan marah lagi hmm.. " ucap clarissa yang kini duduk dipangkuan marchel.


" Mana mungkin aku bisa marah dengan istriku yang baik ini, aku beruntung memiliki dirimu karena kamu bisa mendidik adikmu dengan baik " ujar marchel yang membelai rambut clarissa.


" Tapi dari tadi kamu seperti menahan amarahmu, kamu cemburu pada kia " goda clarissa yang mengalungkan tangannya keleher ersa.


🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


***Jangan lupa like, vote, dan komentnya


TERIMA KASIH 🙏🙏🙏***


__ADS_2