
Marchel yang selalu bersama vanya membuat dirinya jengah dan membuat hatinya terasa sesak. Kali ini didepan matanya marchel begitu peduli dan sangat menyayangi vanya.
Joy yang lebih dulu pergi ke mansion membuat kehadiran clarissa seperti diacuhkan.
Beruntung sekali kamu van.. bisa dekat dengan marchel batin clarissa.
" Kamu jangan lari-lari van.." ucap marchel yang mengejar vanya yang berlari kecil.
" Aku akan hati-hati kamu tenang saja, clarissa kemari lah.." ujar vanya yang melambaikan tangan ke clarissa.
" Tunggu..!! " teriak clarissa berlari menyusul vanya.
Marchel hanya menatap sinis saat dirinya dilewati clarissa.
Saat vanya dan clarissa berjalan-jalan berdampingan dan diikutu marchel dari belakang tak sengaja vanya terpeleset dan clarissa yang bergandengan dengan vanya pun ikut terjatuh bahkan kaki mulus clarissa mengeluarkan darah.
Marchel yang melihat vanga terjatuh pun langsung menolong vanya. Tapi tidak untuk menolong clarissa.
Beruntungnya joy kembali dan melihat darah dikaki clarissa spontan joy mengangkat clarissa seperti bridal style. Bahkan dirinya tak menyangka marchel tak menolong clarissa yang terluka parah.
Joy pun membawa clarissa ke mansion dan melewati vanya dan marchel dengan gelengan kepala tak percaya apa yang dilakukan marchel.
" Joy, aku gak apa-apa..turun kan aku " pinta clarissa yang tak ingin membuat kesalah pahaman antara joy dan vanya.
" Kamu diam, lihat kaki mu berdarah apa masih bilang gak apa-apa " ujar joy yang berjalan cepat untuk sampai ke mansion.
"Tapi vanya juga jatuh, kenapa kamu menolong aku " ucap clarissa yang masih mengingat kejadian barusan.
"Jangan cemaskan vanya dia baik-baik saja dan sudah ada marchel.." ucap joy yang terlihat panik.
Clarissa pun memilih diam dan menatap wajah joy yang panik.
Aku gak biarin kamu terluka sa, kamu terlalu baik untuk marchel..vanya maafin aku..batin joy.
Vanya yang melihat joy yang menggendong clarissa dengan wajah panik pun berlari tergesa-gesa meninggalkan marchel.
" Marchel jangan kuatirkan aku,aku baik-baik saja tapi tidak dengan clarissa " ucap joy sambil berlari.
Marchel hanya menghembuskan nafas kasarnya melihat kepergian vanya Dan menyusulnya.
Joy yang panik pun mendudukan clarissa ke sofa dan mencari kotak p3k untuk mengobati lukanya serta memanggil dokter d'Dream untuk memeriksa luka clarissa.
"Joy, aku bisa sendiri ,,ini luka kecil " ujar clarissa yang menatap joy yang kembali dengan membawa kotak obat.
" Mau kecil pun harus diobati dan bentar lagi dokter juga datang " pungkas joy yang mulai membersihkan luka kaki clarissa.
Vanya yang melihat joy sedang mengobati luka clarissa pun langsung mendekatinya.
" vanya kamu gak apa-apa.. maafkan aku " ucap clarissa yang melihat vanya menitikkan air matanya.
" Aku yang harus minta maaf sudah buat kamu terluka..hist..hist.. apa itu sakit.. joy pelan-pelan itu perih.." ujar vanya dalam tangisannya.
" Astaga van, ini juga pelan lagian clarissa yang diobati juga diam.." ucap joy menggelengkan kepala melihat reaksi kekasihnya yang cemas terhadap clarissa.
Marchel melihat joy sedang membersihkan luka clarissa terasa sesak dihatinya.
__ADS_1
Hanya bisa menatap dan menyalahkan dirinya kini marchel terus memandangi clarissa tanpa bertanya keadaanya.
Vanya merasa bersalah karena membuat clarissa terluka dan membuat joy panik.
Tak lama pun dokter d'Dream pun tiba dan memeriksa kondisi luka clarissa. Setelah memerika dan menutup lukanya pun, dokter mengatakan jika luka clarissa akan sembuh beberapa harinya.
Ucapan dokter membuat joy dan vanya lega serta marchel pun merasa bersyukur tidak ada yang membuat kwuatir.
*****
Leo yang mendapat pesan dari pelayan mansion terkejut diberi tahu jika clarissa terjatuh ditaman belakang mansion.
"Dev, bisa tidak dipercepat lagi.." pinta leo yang mulai cemas.
"Ini sudah cepat yo..memang ada apa kenapa kamu terlihat cemas " ucap devan yang menatap leo dari cermin.
" Clarissa jatuh ditaman belakang dan kakinya terluka walau kata pelayan bilang luka kecil tapi dokter sudah mengobatinya.." ujar leo .
" Clarissa terlukaa.. " pekik rei, Ayo dev kita harus cepat pulang..Rei pun terlihat gusar mendengar clarissa kecelakaan.
Devan pun menancapkan gas melajukan mobilnya.
"Clarissa kau mau kemana.." tanya vanya yang masih setia menemani clarissa diruang tv.
"Aku mau kekamar van.." ucap clarissa yang beranjak bangun.
"Joy, tolongin clarissa, dia mau ke kamar.." pinta vanya melirik kearah joy berharap joy mengantar clarissa kekamarnya.
"Ayo clarissa.. "ucap joy yang sudah siap membantu clarissa berjalan.
" Clarissa.. kamu dimana..?" teriak leo dan rei yang mencari keberadaan clarissa setelah mendapati yang dicari rei dan leo langsunh memeluk tubuh clarissa.
"Bisa lepaskan pelukan kalian.." ucap joy datar.
Devan yang baru tiba pun tersenyum lega melihat clarissa yang sudah membaik.
" Apa kamu baik-baik saja..?" tanya devan yang melepas paksa pelukan dari leo dan rei.
"Kalian ingin clarissa kehabisan nafas oleh pelukan kalian.." ujar devan yang tak habus pikir melihat kelakuan leo dan rei yang seperti anak ayam bertemu induk.
"Ck bilang saja kamu iri.." denggus rei menatap sinis devan.
" Aku baik-baik saja,hanya luka kecil dan sudah diperiksa dokter tadi.." jelas clarissa yang kembali duduk.
Marchel tampak canggung melihat kebenarannya, dalam hatinya mengutuk tindakannya yang tidak menolong clarissa segera dan lebih mencemaskan vanya yang jelas tidak apa-apa.
" Aku sangat mencemaskan ku saat pelayan mansion memberi kabar jika kamu terjatuh " pungkas leo yang ikut duduk didekat rei.
"Maaf sudah membuat kamu cemas yo, dan terima kasih joy sudah menolong ku " ujar clarissa yang merasa sedih marchel terlihat acuh terhadap dirinya walau dirinya sedang sakit.
" Kalian istirahat lah, aku akan kekamar dulu," ucap clarissa yang dibantu berjalan joy untuk ke kamarnya.
Joy dan clarissa pun berjalan pergi ke kamar milik clarissa .
" Terima kasih dan maaf sudah merepotkanmu " ujar clarissa yang duduk ditepi ranjang.
__ADS_1
" Aku tidak merasa direpotkan sa.. kamu istirahat lah nanti aku suruh mbak jumi membawa makan malam mu " ucap joy.
"Tidak usah joy, aku akan ke apartemen hana karena aku sudah janji menginap disana " ujar clarissa yang meraih ponselnya disaku bajunya.
"Tapi kamu lagi sakit, apa kamu mau aku antar kesana " ucap joy yang mengusap kepala clarissa.
"Nanti marthin teman ku akan menjemput aku kesini " ujar clarissa merapikan rambutnya,
"Baiklah, aku keluar dulu " ucap joy pergi meninggalkan kamar clarissa.
Clarissa pun segera mengirimkan pesan ke marthin untuk menjemput dirinya.
***to marthin**
Jemput aku di mansion sekarang*.
Tak lama pesan dari clarissa pun mendapat balasan dari marthin.
***to clarissa ❤**
👌 Tunggu aku disana*.
Clarissa yang membaca pesan dari marthin pun segera membersihkan dirinya dan bersiap dan turun untuk menunggu marthin menjemputnya.
" Kamu mau kemana ? " tanya marchel dari belakang yang menghentikan langkah clarissa.
Clarissa pun menoleh kearah suara yang bertanya kepada dirinya memastikan pemilik suara itu adalah marchel.
" Astaga kau..? hampir membuat ku jantungan" ujar clarissa yang hampir terlonjak kaget oleh marchel.
" Aku mau ke apartemen hana " ucap clarissa kembali dan melanjutkan jalannya ke ruang makan untuk menunggu marthin.
" Apa kamu mau menginap disana? " tanya marchel yang berdiri didepan clarissa.
Clarissa tak membalas tatapan marchel malah sibuk dengan ponsel.Membuat marchel kesal atas sikap clarissa yang akhir-akhir ini dingin kepadanya.
" Iya, karena sudah lama aku gak bertemu hana " ucap clarissa dengan wajah ceria saat mendengar suara mobil berhenti didepan mansion.
Saat ini marthin sudah tiba dimansion clarissa yang kini ditempato d'Dream.
" Aku pergi dulu, sepertinya marthin sudah tiba " ujat clarissa berjalan menuju keluar.
Marchel tak bisa mencegah kepergian clarissa hanya bisa menatap punggung clarissa.
Marthin melihat clarissa berjalan dengan menyeret kakinya dan melihat perban membalut kakinya pun langsung cemas melihat wanita yang dicintainya terluka. Cinta yang sudah menjadikan diri marthin bisa menjadi orang sukses seperti sekarang. Perasaan marthin hanya sebatas cinta seperti saudara yah gaes.
🍁🍁🍁🍁🍁
***JANGAN LUPA LIKE, COMENT, AND VOTE DARI KALIAN UNTUK DUKUNGAN CERITA NOVEL AKUH.
mohon maaf jika masih ada kata yang kurang tepat dan typo teks 🙏🙏🙏
🌺 THANK YOU 🌺
❤ 감사합니다 ❤***
__ADS_1