TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Rasa yang Aneh


__ADS_3

Tak dipungkiri pesona andres dan clarissa yang sangat memukau bagi yang melihat mereka berdua bak sepasang kekasih yang sempurna.


Clarissa yang sedari tadi memikiran apa yang terjadi antara vanya dan joy pun tak fokus untuk menonton film kesukaannya.


Walau itu menjanggal dipikirannya clarissa tak ingin berasumsi negatif tentang vanya dan marchel.


Ini kenapa gue kepikiran tentang vanya dan marchel , emanglah nasib mencintai sepihak sakitnya ampun dah batin clarissa kesal dengan dirinya.


Saat film yang diputar selama dua jam selesai clarissa dan andrew keluar dari bioskop dan seperti artis andres di gandrungi banyak perempuan yang disana bahkan ada yang nekad menggodanya.


" Astaga ! πŸ™ˆ kakak gue napa dikelilingi perempuan-perempuan, baru ditinggal sebentar sudah banyak yang terpikat " pikir clarissa yang tadi meminta ijin untuk ketoilet.


Tak ingin kakaknya jadi didekati perempuan-perempuan tak jelas clarissa pun menghampiri kakaknya menyamar sebagai kekasihnya.


" Masa gue harus nyamar jadi pacarnya sih, ok lah lakukan saja clarissa " ucap lirih clarissa yang berjalan mendekati andres yang sedang berdiri tidak jauh dari clarissa ke toilet.


Sangat jelas terlihat jika andres menahan rasa kesal oleh tingkah laku para perempuan yang memintai nomer ponselnya bahkan dengan memasang muka dinginnya pun masih ada yang berani mendekatinya.


Clarissa lama amat perginya. kalo bukan dia gue ogah nunggu kek gini gumam andres.


Dengan langkah cepat clarissa menghampiri andres yang sudah menatap tajam clarissa yang berjalan kearahnya dengan menyunggingkan senyuman.


" Baru ditinggal sebentar kau sudah menggoda mereka " ucap clarissa yang sedikit menaikan nada bicaranya dan memeluk andres tak lupa mengecup pipi kiri andres.


Seketika para perempuan yang sedari tadi mengagumi andres pun bubar saat melihat clarissa memeluk dan mencium pipinya.


Terdengar bisikan dari perempuan-perempuan yang mengelilingi andres mengatakan jika kekasihnya sangatlah cantik dan itu sangat serasi, clarissa yang mendengar bisikan itu pun tersenyum girang aktingnya berhasil membuat mereka bubar dan tak lagi mengelilingi andres.


" Lama amat lu didalam ngapain aja lu disana" gerutu andres kesal.


" Gue hanya sebentar kak, lu nya aja buat mereka jadi tergila-gila lihat wajah lu untung gue pura-pura jadi pacar lu " ujar clarissa yang masih menyungging senyum sambil berjalan dan tangan andres merangkul bahu clarissa.


" Berarti gue tampan sa " ucap andres mendadak menjadi orang yang narsis.


" Sejak kapan lu jadi senarsis ini kak ha ha ha" jawab clarissa terkekeh mendengar kenarsisan andres yang menurutnya tidak biasa.

__ADS_1


Tanpa disadari clarissa ada dua sosok orang yang sedari tadi memperhatikan tingkah laku clarissa terhadap andres yah itu vanya dan marchel yang tak sengaja sedang berada di restaurant yang tak jauh dari clarissa dan andres berada.


" Clarissa " ucap vanya yang melihat clarissa berjalan dengan andres.


marchel yang mendengar vanya menyebut nama clarissa pun mengikuti arah pandang vanya dan benar saja clarissa sedang berjalan bersama andres yang hendak masuk kesebuah cafe dekat vanya dan marchel berada.


Kenapa hati ku terasa sakit melihat clarissa bersama pria lain batin marchel yang memalingkan pandangannya kearah lain karena tak ingin rasa aneh dihatinya.


" Apa mereka pacaran ? serasi sekali " ujar vanya yang ikut terpesona keserasian andres dan clarissa sebagai couple goal.


" Chel, menurut mu mereka pacaran tidak? " sambung vanya yang bertanya ke marchel dan kini tatapannya kembalu ke marchel.


" Mana aku tau ! udah cepetan habiskan makanannya terus kita pulang " ucap marchel yang mendadak kesal.


" Kenapa kau jadi kesal begitu chel, kan aku cuma tanya mereka aishh.." ujar vanya yang melanjutkan makannya dan menatap keanehan pada diri marchel.


Ini orang napa berubah kesal begitu gumam vanya.


Setelah memesan pesanannya clarissa dan andres bercanda gurau dan tak sedikit mereka membicarakan tentang bisnis mereka.


Pasti vanya dan marchel mengira gue sedang ngdate pikir clarissa tersenyum geli jika harus ngdate dengan pria yang membuat kehebohan melebih artis korea.


" Kak, gue mau tanya tentang perusahaan xx yang lu pernah kerjasama itu, gue dengar mereka sedang mengalami kesusahan dana apa itu benar, bukannya perusahaan itu sangat besar juga " tanya clarissa yang sudah menikmati minuman pesanannya yang tak lain jus avocado.


" Yang kakak dapat info dari arga memang begitu tapi mereka belum minta bantuan keperusahaan kita " jelas andres yang menatap hangat adiknya.


" Ku harap mereka bisa mengatasi semuanya" ujar clarissa yang sesekali tatapanya menuju vanya dan marchel tanpa sepengetahuan ansres.


" Habis ini temenin gue shopping bentar yah kak " sambung clarissa meminta andres menemani dirinya berbelanja.


" Ogah, pasti lama, lain kali aja lah gue capek" desis andres menolak menemani clarissa berbelanja.


" Hanya bentar kak, gue mohon " rengek clarissa mengeluarkan senjata puppy eyesnya yang tak bisa andres tolak keinginannya.


Andres membuang nafas kasarnya dan pasrah untuk menemani clarissa pergi berbelanja.

__ADS_1


" Baiklah , tapi janji hanya sebentar " andres pasrah.


" Thank you kak.. iya gue janji hanya bentar kok cuma ketoko pakaian tempat biasa gue langganan " ucap clarissa senang bisa belanja ditemani andres yang otomatis andres yang akan membayari belanjaan diririnya.


" Ujungnya pasti suruh gue yang bayarin belanjaan lu kan " ucap andres yang sudah bisa menebak pikiran clarissa yang sudah dari dulu jika andres menemani dirinya berbelanja pasti andres yang membayarnya tapi bagi andres itu tak masalah jika bisa membuat adik kesayangannya bahagia.


" He he he itu kakak tau " celoteh clarissa menyeringai senyum.


" Baiklah, ambil ini kau boleh belanja apa saja" ucap andres menyodorkan blackcard dari dompetnya ke clarissa.


" Beneran nih kak " ucap clarissa yang menerima kartu tanpa limite dari andres.


" Yah beneran lah, bagi kakak yang penting kau bahagia, kakak gak mau lihat wajah ini berurai air mata sedih " ujar andres yang selalu berusaha membahagiakan saudara satu-satunya.


" Makaai banyak kakak ku sayang " ucap clarissa yang mendekati andres dan mencium pipi andres untuk kedua kalinnya dan membuat orang yang sedari tadi menperhatikannya kaget dan tercengang melihat clarissa mencium pipi andres dengan wajah bahagia serta senyum yang menghiasi wajahnya.


Vanya dan marchel membulatkan mata menyaksikan clarissa tanpa segan mencium pipi andres ditempat umum.


Vanya yang terkejut dan masih menatap kearah clarissa tak menyadari jika kini marchel terlihat marah dan terbakar rasa cemburu yang tak dimengerti marchel sendiri.


" Omo ! clarissa mencium pipi tuan andres dan tuan andres tersenyum hangat ke clarissa, coba kau lihat marchel tuan andres yang terkenal dingin bisa tersenyum bersama clarissa " oceh vanya yang belum menoleh kearah marchel.


Sebenarnya apa yang terjadi pada diriku, hati ku terasa sesak bahkan ingin sekali aku marah dan memukul wajah pria itu batin marchel tak suka melihat clarissa bersama andres, apalagi saat ini terlihat bermesraan dihadapan dirinya.


Gue tau lu pasti merasakan apa yang gue rasakan chel, gue hanya ingin tau perasaan lu yang sebenarnya batin clarissa .


Andres yang mendapat ciuman dari adiknya pun tersenyum dan mengacak rambut clarissa merasa gemas dengan tingkah adiknya yang selalu mencium pipinya sejak kecil jika andres memenuhi keinginannya.


Entah karena sudah kebiasaan membuat clarissa merasa biasa saja melakukannya pada andres bahkan kedua orang tuanya pun tak mempermasalahkannya karena menganggapnya sebagai bentuk kasih sayang dari kedua anaknya.


Begitu juga andres pun tak segan mencium pipi clarissa jika merasa gemas dengan adiknya.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Terima kasih reader yang sudah membaca dan mendukung karya aku πŸ™

__ADS_1


__ADS_2