TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Diakui Pacar


__ADS_3

Kali ini aku yang akan menunggumu dan hati ini milikmu sampai kapanpun, kau adalah takdirku batin marchel yang memandangi clarissa yang sedang menyiapkan menu makan malamnya.


Tak henti-henti marchel tersenyum kearah clarissa saat tatapan matanya saling bertemu membuat clarissa bingung dengan sikap marchel.


" Kenapa kamu menatapku terus " tanya clarissa yang sedang sibuk memasak


" Karena besok aku tidak bisa melihatmu dari dekat dan itu seminggu, sayang " jawab marchel yang menunjukkan wajah masam karena sadar dirinya tak bisa jauh dengan clarissa.


Clarissa sudah seperti rumah untuk pulang karena hanya didekat clarissa, marchel merasa tentram sehingga marchel jika schedulenya tidak padat ingin rasanya dia ikut bersama sang kekasih tapi itu tidak mungkin untuk saat ini dan kedepannya.


Merasa tak tega melihat marchel yang menunduk lesu menjadikan clarissa mendekati marchel lalu memeluknya.


" Jika kamu mau kamu bisa menyusulku dan aku akan segera kembali setelah urusannya beres, tolong mengertilah " bisik clarissa pada marchel yang mempererat pelukannya.


Seakan tak ingin lepas marchel masih memeluk pinggang clarissa dan bermanja didada clarissa yang mana sangan hangat bagi marchel dan merasa geli bagi clarissa yang sengaja atau tidak marchel kepala marchel menekan bukit kembar miliknya.


" Nanti kita tidur bareng, mau yahhh " rengek marchel bak anak kecil yang sedang meminta pada ibunya.


Astaga marchel makin hari makin aneh saja, bukannya aku yang manja malah ini kebalikannya gumam batin clarissa.


Clarissa tak langsung menjawabnya di terdiam menatap marchel yang sedang menunggu jawabannya.


" Mau yahh.. aku hanya ingin tidur bersamamu itu aja " ucap marchel kembali.


Bilang iya, kamu udah jadi canduku dan aku pasti besok tidak bisa tidur nyenyak karena gak ada kamu curahan hati marchel.


" Baiklah, awas aja jika macam-macam " ucap clarissa melepas pelukannya dan kembali kedapur melanjutkan memasak yang tadi ditunda.


Marchel terkekeh karena merasa menang bisa mengajak clarissa untuk menemani tidurnya.

__ADS_1


" Aku gak macam-macam sayang, hanya satu macam memeluk dan menciummu " ujar marchel terkekeh sedangkan clarissa hanya menggelengkan kepalanya menanggapi ucapan marchel.


Mereka berdua saling canda gurau bahkan marchel tak hentinya menggoda clarissa seperti saat ini dirinya malah memeluk tubuh clarissa dari belakang saat clarissa sedang menuangkan sup iga kesukaan marchel.


" Kamu buatin aku sup iga ?" tanya marchel yang dengan santai kepalanya diletakan dibahu clarissa sehingga membuat yang punya bahu merasa geli karena nafas marchel yang menyentuh kulitnya.


" Bukannya ini makanan kesukaanmu, aku harap kamu bakal terus merindukanku " jawab clarissa yang bolak balik dikintilin marchel yang memeluknya.


" Itu pasti, aku bakal merindukanmu terus sehingga jika kamu mau sekarang kita menikah saja jadi tiap hari aku bisa memeluk dan menciummu " bisik marchel dan menjilat telinga clarissa.


" Marchel hentikan, ini geli tau, cepat duduk lalu makan makananmu, aku udah lapar" ucap clarissa menjadikan marchel melepas pelukannya lalu mendudukan diri sambil menerima piring yang berisi nasi dan lauknya yang diambilkan clarissa.


" Terima kasih istriku " ucap marchel sambil mengerlingkan matanya pada clarissa.


Saat sedang menikmati makan malamnya tiba-tiba andres datang.


Ceklek


" Siapa itu?" tanya marchel memandang clarissa.


" Entah, coba aku lihat " jawab clarissa yang akan berdiri namun sosok orang yang tiba-tiba muncup dihadapannya membuat gadis cantik yang super sempurma ini langsung memeluk erat kakaknya yang tak lain andres dan itu membuat marchel cemburu karena kesal melihat clarissa memeluk pria lain dihadapannya.


" Ehemm " dehem marchel menyadarkan clarissa yang melepas pelukanya.


Andres menatap tajam marchel yangenrah mengapa ada diapartemen adiknya.


" Kenapa dia ada disini ?" tanya andres yang mana tangannya ditarik clarissa untuk ikut makan malam bersamanya.


" Duduklah dan ini piringnya " ujar clarissa yang menyodorkan piring kosong pada andres.

__ADS_1


" Jawab aku dulu " ucap andres yang masih menatap penuh selidik pada marchel yang mana pria yang didepannya merupakan cinta mati adik semata wayangnya.


" Anda tinggal memberi restu untuk aku menikahi adik anda tuan andres " celetuk marchel yang bersikap santai menghadapi sikap dingin andres padanya.


" Diam kau! aku gak rela jika adikku nanti


terluka yang kedua kalinya gara-gara kau, jadi clarissa dia kenapa ada disini " ucap andres penuh penekanan kata dia sambil matanya menatap tajam marchel.


" Marchel pacar gue jadi wajar jika dia disini dinner bareng aku " jawab clarissa dibuat santai walau sebenarnya gugup harus mengatakan marchel pacarnya pada andres.


Senangnya aku diakui pacar kamu, sayang batin marchel langsung berbunga-bunga diakui pacar didepan andres sama clarissa.


" Lu yakin ini orang gak bakal bikin lu nangis lagi atau nyakitin lu sebagai kakak lu gue gak ingin ada orang yang menyakiti lu " ujar andres sambil membelai rambut clarissa.


" Itu tidak akan terjadi, aku janji padamu aku akan buat clarissa bahagia bersamaku " ujar marchel lebih dulu dari clarissa.


Clarissa hanya menjadi pendengar perdebatan antara andres dan marchel.


" Apa jaminannya " tantang andres ingin melihat keseriusan pacar dari adiknya.


" Nyawa aku sendiri taruhannya jika aku menyakiti adikmu, anda bisa membunuhku " pungkas marchel penuh yakin.


🍁🍁🍁🍁🍁


" ***Terkadang cinta bisa membuat kita lupa diri dan jauh dari kehidupan realita jadi mencintailah sewajarnya gunakan logikamu sehingga kau tak terlalu sakit hati "


Jangan lupa dukung like, vote, dan komentnya 🙏🙏🙏


TERIMA KASIH***

__ADS_1


__ADS_2