TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Kediaman Keluarga Nugroho


__ADS_3

Seperti biasa andres dan clarissa yang selalu berdebat tak penting bahkan orang tua mereka sampai bingung kenapa putra putrinya selalu berdebat sesuatu yang menurutnya tidak penting tapi bagi nyonyah dan tuan kevin itu membuat isi rumah menjadi ceria karena sifat kedua putra putrinya yang selalu menjahili satu sama lain.


Seperti pagi ini dengan udara yang cukup mendung diluar jendela tapi tak menyurutkan clarissa yang selalu membangunkan andres yah kegiatan itu sudah sejak kecil mereka lakukan siapa yang bangun duluan untuk melakukan tugas membangunkan yang selalu membuat keributan kecil.


Nyonyah jessy dan tuan kevin yang sudah berada dimeja makan pun mendapar kecupan pipi dari putrinya sebelum clarissa membangunkan andres clarissa lebih dulu menyapa orang tuanya terlebih dulu.


" Pagi mom, daddy " sapa clarissa sembari mengecup pipi orang tuanya secara bergantian.


" Pagi sayang " ucap mommy dan daddy clarissa.


Sebelum pergi kekamar andres clarissa terlebih meminum susu hangat kesukaanya dipagi hari.


" Apa kamu akan membangunkan kakak mu lagi " tanya nyonyah jessy.


" Tentu mom " jawab clarissa setelah menghabiskan susu hangatnya.


" Jangan suka bikin kakak mu kesal sayang " ucap tuan kevin pada clarissa yang harus seperti apa lagi menghadapi tingkah putrinya.


" Itu sih kak andres aja orangnya suka kesal gak jelas " jawab clarissa.


" Clarissa pergi ke atas dulu " sambung clarissa yang berlari kecil menaiki anak tangga.


Dan seperti biasa andres selalu tak memgunci pintu kamarnya yang menjadikan clarissa menyelonong masuk tanpa mengetuk pintu.


" Kak, apa lu masih tidur " ucap clarissa sedikit keras.


Berjalan menuju ranjang milik andres dan tak mendapatkan andres disana.


" Sepertinya sudah bangun " pikir clarissa yang berjalan mendekati pintu kamar mandi terdengar gemericik air dari dalam.


" Kak ! apa lu didalam " teriak clarissa sembari mengetuk pintu kamar mandi berulang kali.


Andres yang merasa terganggu acara mandinya pun berdengus kesal karena sepagi itu clarissa sudah mengganggu dirinya.


" Aistt... masih pagi napa lu bikin keributan sih, ganggu orang mandi lu " teriak andres yang menyudahi mandinya dan bergegas keluar karena tak ingin mendengarkan suara cempreng clarissa.


Andres pun keluar dari kamar mandi dengan rambut basah menatap kesal adiknya sedangkan clarissa yang dari tadi didepan pintu kamar mandi terkejut karena andres tiba-tiba membuka pintu tanpa malu keluar dengan memakai handuk sebatas pinggang saja dan handuk kecil untuk mengeringkan rambut basahnya.


" Astagaa! lu ngageti gue napa gak bilang kalo mau keluar untung gue gak jantungan " teriak clarissa yang tak heran melihat tubuh indah kakaknya.


" Sapa suruh didepan pintu kamar mandi gue pagi-pagi " dengus andres nyelonong pergi begitu saja menuju walk in closetnya.


Clarissa hanya terdiam kesal melihat sikap cuek kakaknya yang merasa tidak tau malu bertelanjang didepannya.


" Dasar kakak gak tau malu bisa gak lu pake baju kalo keluar dari kamar mandi " seloroh clarissa yang masih terdiam menatap kakaknya.


" Dih ngapain gue malu ama lu " ujar andres santai sembari mengeringkan rambutnya.


" Serah lu, mata gue sudah ternoda pagi ishh" dengus clarissa berdiri menghadap andres.


" Dari pada kuping gue sakit dengerin suara cempreng lu mending lu keringkan rambut gue " ucap andres yang memberikan handuk kecilnya kepada clarissa.

__ADS_1


" Lah napa gue harus ngeringin rambut lu, makanya cari istri jadi ada yang ngurus lu " seloroh clarissa yang mulai mengeringkan rambut kakaknya dengan lembut.


" Kan ada lu, ngapain cari istri selama lu belum nikah kan gue bisa nyuruh lu ha ha " ujar andres yang tertawa.


Plakk


Pukulan kecil mendarat dilengan kekar andres.


" Ogah sekali gue " ucap clarissa yang masih menggerakkan tangan mengeringkan rambut andres yang terduduk disofa walk in closet.


" Sakit dek " pikik andres yang sebenarnya pukulan dari clarissa tidak terasa.


" Sorry " ucap clarissa berhenti mengeringkan rambut andres.


Andres berbalik badan menatap adik kesayangannya yang menyungging senyum padanya.


" Gue punya firasat buruk " ucap andres berdiri menjauhi clarissa karena tahu jika clarissa mempunyai keinginan terhadapnya.


" Gue gak minta apa-apa kenapa lu bilang firasat buruk " ucap clarissa bernada manja.


" Yakin lu gak minta apa-apa ke gue tapi gue gak yakin karena bau-baunya ada sesuatu yang lu mau dari kakak mu ini " ucap andres yang bergegas berpakaian selama clarissa membelakangi dirinya karena clarissa sadar jika kakaknya harus berpakaian karena orang tuanya sudah menunggu untuk sarapan bersama.


" He he, lu tau bae kak " ujar clarissa cengegesan.


" Nyengir lu, lu minta apa ke gue " ucap andres yang kini sudah memakai setelan jasnya.


" Apa lu sudah selesai berpakaian " tanya clarissa.


" Hehe.. temani gue bertemu dengan perusahaan Apralel group walau gue punya nico tapi lu tau kan jika mereka terkenal suka main curang jika menjalin kerja sama gue sudah gak mau melakukan kerja sama dengan mereka lagi kalo gue nekad gue bisa bikin mereka hancur kak " ujar panjang lebar clarissa.


" Ya udah kalo mereka ingin bermain-main dengan kita, kita hancurin hidup mereka" pungkas andres yang sibuk memasang dasinya.


" Lu tau kan jika keluarganya itu sangat baik bahkan putrinya pun sangat sopan berbeda dengan ayahnya yang memang sangat licik itu" ucap clarissa yang berdiri membantu kakaknya memasang dasi.


" Thank you, ya udah nanti kakak minta hito untuk mencari informasi tentang Apralel group itu " ucap andres yang kemudian keluar dari walk in closet dan meraih ponselnya dan meminta hito untuk mencari tahu tentang Apralel group.


Hito yang pagi-pagi sudah diberi perintah berat pun dengan cepat berangkat kekantor dan menggerakkan anak buahnya untuk mencari tau tentang apralek group sesuai perintah andres.


" Kenapa tiba-tiba andres ingin tau tentang apraleo group bukannya perusahaan tidak ada kerjasama dengannya, menyusahkan saja kenapa harus apralel group " gerutu hiti yang melajukan mobilnya kekantor.


Andres pun tak lupa mengirim pesan ke arga untuk membantu hito.


Arga pum segera melajukan mobilnya untuk bertemu hito dikantornya.


Apa andres punya masalah dengan Apralel group setau ku tidak ada kerjasama dengan mereka batin arga.


Clarissa yang mendengarkan kakaknya memerintahkan hito dan arga untuk membantu dirinya punya merasa senang karena pihak Apralel hanya tau nico karena dari awal nico yang selalu menemuinya menggantikan dirinya.


" Thanks kak, sebenarnya gue udah punya bukti untuk mengakhiri kerjasama ini yang merugikan perusahaan gue saat ini tapi lu pasti gak akan ngijinin gue untuk bertemu langsung dengan mereka bukan " ujar clarissa yang memeluk tubuh kekar sang kakak.


" Gue gak akan biarkan adik gue ini dalam bahaya walau lu lebih licik dari gue " pungkas andres yang sudah berpenampilan rapi dan mengajak clarissa untuk menemui orang tuanya dimeja makan.

__ADS_1


" Nanti malam direstaurant Z " ucap clarissa yang berjalan berdampingan dengan andres.


" Bukannya itu restaurant milik kita " tanya andres.


" Iya, mereka yang nentuin tempatnya " jawab clarissa.


" Baiklah serahkan kekakak biar nanti kakak perintahkan mereka untuk berhati-hati dengan mereka dan untuk melapor jika ada perintah dari pihak mereka yang ingin merusak perusahaanmu " jelas andres serius walau menyungging senyum kearah orang tuanya yang menunggunya.


Tapi clarissa bisa tau jika andres begitu serius jika menyangkut clarissa dan keluarganya.


" Nanti gue dan hana ikut yah hm " pinta clarissa.


" Baiklah tapi inget lu jaga keselamatan lu dan bawa bodyguard ok " perintah andres.


Clarissa harus mengikuti perintah andres jika tak ingin andres marah padanya.


Keluarga Nugroho pun menyantap sarapan dengan senyum yanf mengulas diwajah mereka karena kini bisa berkumpul kembali bersama putra putri mereka.


Restaurant Z yang merupakan tempat makan favorit semua anggota d'Dream disitu clarissa cemas jika nanti akan bertemu dengan mereka harus berbicara bagaimana.


Sebelumnya clarissa sudah memberitau nico dan hana terutama nico yang akan ditemani andres itu membuat nico senang karena nico tau sepak terjang andres yang sebagai pebisnis muda yang terkenal dingin dan tak pernah memberi ampun pada lawan bisnisnya.


Semoga tuan andres bisa membantu untuk membuat pihak mereka untuk membayar ganti rugi perusahaan dan mengakhiri kontrak kerja ini sesuai keinginan clarissa batin nico.


" Emang dasar clarissa jika sudah mengetahui lawannya bermain curang dia tak segan mengakhiri kerjasama ini, bagus deh gue jadi tidak direpotkan lagi dengan ulah mereka " pikir nico yang sibuk menandatangani dokumen yang dimejanya.


🌷🍁🌷🍁🌷🍁


*Marchel : thor.. kok gue gak ada plot bareng clarissa lagi.


Author : Masih gue simpam plot lu chel, nape lu 😏


Marchel : Gue nanya thor napa lu ngegas sih lu ,gak tau sih rasanya rindu itu berat thor 😌


Author : Halah, makan tuh rindu 😄


Marchel : gue makan nasi bukan rindu thor 😜


Author : Serah lu chel, pokoknya gue gak mau lu jahatin clarissa lagi 😏


Marchel : gue gak jahat , lu kan yang nulis thor yang bikin gur jahat ke clarissa 😒


Author : oh iyayah, gue yang nulis 😀 sorry lupa 😄😄


Marchel : tau ahh 😟


**Terima Kasih yang udah mau like, koment dan vote 🙏🙏 dicerita aku.


Umay banyak terima kasih dan HAPPY READING 😘


# Maaf jika tangan umay masih suka typo 😊😊😀***

__ADS_1


__ADS_2