TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Cemburu


__ADS_3

setelah acara makan malam yang dibuat oleh clarissa, akhirnya mereka pergi dengan kegiatan masing-masing. vanya dan devan tetap berada di meja makan. tak berapa lama vanya menyusul joy ke kamarnya.


tok tok tok


vanya mengetok pintu kamar joy dan joy membukakan pintu kamarnya.


vanya.. ucap joy setelah membuka pintu melihat vanya yang berdiri didepan pintu kamarnya


aku boleh masuk..


belum mendapat ijin dari joy vanya mendorong tubuh joy dan memeluknya,joy pun membawa vanya masuk ke kamarnya


apa kamu merindukan ku.. tanya joy yang mengusap rambut vanya


vanya hanya menggelengkan kepalanya


lalu.. apa yang membuat mu seperti ini.. ucap joy mengerutkan dahinya


apa kamu keberatan aku memeluk mu... gerutu vanya melepaskan pelukannya tapi joy lebih dulu menahannya


jangan ngambek.. aku ingin sebentar seperti ini.. joy memeluk erat tubuh vanya


aku sangat merindukan keadaan seperti ini joy... gumam vanya dalam hati


begitu hangat pelukan yang vanya terima dari joy, betapa tidak walau hampir tiap hari bersamanya vanya dan joy tak pernah memperlihatkan kemesraannya ke orang lain.


sikap keduanya yang selalu bertingkah seperti anak kecil sering membuat orang yang melihatnya merasa gemas.


joy memegang dagu vanya dan mencium bibir vanya yang sudah dirindukan. vanya pun menerima ciuman dari joy dengan membuka mulutnya lalu memainkan lidahnya.


saling mengulum satu sama lain yang membuat hanyut dengan ciuman yang diciptakan oleh joy.


Sengaja marchel yang hendak turun ke lantai satu melihat pintu kamar joy yang sedikit terbuka, marchel pun mendekati pintu kamar joy yang seketika mata marchel melolot melihat joy dan vanya sedang berciuman didepanya.


Ada rasa sakit dihati marchel melihat wajah bahagia vanya walau tak begitu jelas tapi marchel yakin vanya merasa bahagia yang menbuat marchel kesal.


joy dan vanya yang tak menyadari kedatangan marchel didepan pintu kamar joy bagaimana tidak joy sedang bahagia bisa bercumbu dengan vanya, ciuman yang hangat semakin lama membuat vanya kehabisan nafas sehingga joy pun memberi jeda untuk vanya bernafas, dan mengecup kening vanya yang dibalas vanya dengan senyuman.


tak ingin keberadaannya diketahui joy dan vanya, marchel akhirnya meninggalkan kamar joy dan turun ke lantai satu dengan perasaan kesal.


ada apa chel.. tanya devan yang menatap wajah kesal marchel saat menghampirinya


marchel tak menjawab


sedangkan clarissa hanya melirik wajah marchel tak berani menatapnya.


chel,,,, ucap devan


aku gak papa.. cuma lelah dev.. ucap marchel menatap clarissa yang sibuk memakan salad buah buatannya


sa,, panggil devan yang menghentikan aktivitas makannya


iya dev..


besok kamu yang menemani joy dan marchel dalam pemotretan majalah ily bersama Della wist... ujar devan yang menyendokkan puding ke mulutnya.


baiklah.. tapi apa vanya ikut dengan ku .. tanya clarissa yang mengabaikan tatapan marchel


tentu, aku akan sendiri mengurus kegiatan rei dan leo yang besok akan syuting iklan.. jelas devan yang memperhatikan sikap marchel yang sedari tadi menatap clarissa dingin.


ini orang kenapa lagi, dan dosa apa yang dibuat clarissa ke kamu chel, sehingga kamu begitu membencinya.. batin devan merasa sedih melihat kedua sahabatnya yang didepannya.

__ADS_1


dev, apa kamu gak salah jika joy akan bekerja sama dengan della.. tanya clarissa ragu karena clarissa tau siapa della wist salah satu model di Agensinya yang selalu buat skandal dan banyak yang mengatakan jika Della menyukai joy.


itu karena permintaan dari pihak ily.. pungkas devan tak bisa berbuat apa-apa karena itu sudah ditentukan di agensinya


haduhhh.. kenapa hana gak bisa jauhin della dengan joy.. ada perang dunia ketiga nihh nanti.. batin clarissa yang menggaruk kepalanya seperti orang frustasi


kamu gak pa pa kan.. tanya devan


gak pa pa..


marchel hanya menatap clarissa tanpa satu kata pun yang keluar dari mulutnya kecuali jika ditanya devan. karena clarissa tak ingin berbicara dengan marchel kecuali tentang kerjaan.


chel.. kalo kamu lelah mending kamu istirahat.. ucap devan yang enggan berhenti memakan puding buatan clarissa dan tangan satunya pun tak lupa mengambil cheese cake kegemarannya.


aku udah gak lelah lagi.. mengambil cheese cake milik devan


itu punya ku chel.. denggus devan melihat cheese cake nya di makan marchel


aku cuma minta dikit, pelit amat kamu dev.. gerutu marchel yang mengembalikan sendok ke devan


tak ada ucapan yang keluar dari mulut clarissa bahkan senyum hangat yang selalu terlihat diwajahnya pun tak terlihat lagi oleh marchel.


kali ini clarissa tak peduli lagi dengan marchel, walau mungkin sebentar karena rasa cinta ke marchel cukup kuat sehingga membuat hati clarissa goyah jika ingin membenci marchel.


kamu kenapa melihat clarissa seperti itu.. tanya devan ketika clarissa pergi ke dapur menjauh dari meja makan


gak ada apa-apa.. jawab marchel kaget mendapat pertanyaan devan


marchel memalingkan tatapannya dari clarissa


Terdengar suara tawa dari lantai atas yang membuat devan menoleh kearah sumber suara mendapati vanya yang sedang dijahili joy. sebenarnya devan kasihan melihat kisah cinta vanya dan joy yang rela menjadikan kisah cintanya dalam ikatan persahabatan.


marchel yang mengetahui gelak tawa dari vanya dan joy hanya mengacuhkannya betapa tidak barusan marchel merasa cemburu melihat joy mencium dan memeluk vanya.


dev.. tolong aku.. pinta vanya yang berlindung ke devan.


joy hentikan, kasihan vanya..


vanya menjulurkan lidahnya ke arah joy


awas kamu van.. joy mulai lagi mengelitiki vanya yang membuat marchel kesal.


joy...!!!! bentak marchel yang membuat joy berhenti mengelitiki vanya


membuat orang yang ada disana menatap marchel tak ketinggalan clarissa yang didapur yang sedari tadi mencuci piring bekas makannya pun seketika berhenti.


apa kamu akan terus melakukan ketika orang tersebut sudah minta berhenti.. ucap marchel bernada kesal tak suka melihat joy dan vanya bercanda ria didepannya.


kamu kenapa lagi chel.. biasanya juga lu cuek ketika vanya dan joy sedang bercanda seperti itu.. apa lu cemburu dengan kedekatan joy dengan vanya.. gumam clarissa pelan sehingga tak terdengar oleh orang yang berada dimeja makan.


dev, ayo kita pulang,, ajak vanya yang tetap memegangi kedua tangan joy


udah jangan lagi.. bisik vanya melihat raut wajah tidak senang di wajah marchel


kamu pulang hati-hati.. mengusap rambut vanya, membuat marchel gusar tak senang dengan kedekatan joy dengan vanya


dev, tolong antarkan vanya, dan jaga dia.. tegas joy memperhatikan sikap marchel sahabatnya


baiklah.. devan bangit dari kursi


sa,makasih makanannya.. ucap devan yang dibalas lambaian tangan dan senyuman dari clarissa

__ADS_1


mendapatkan tatapan dari marchel,clarissa langsung memasang muka datar kembali.


joy pun mengantarkan vanya sampai depan pintu.


kabari aku jika sudah sampai.. ucap joy yang mengacak rambut vanya.


yahhhh,, rambut aku berantakan.. keluh vanya merapikan rambutnya


joy hanya tersenyum melihat pujaan hatinya mengeluh.


Awas besok kalo genit-genit sama della wist.. bisik vanya sembari mencubit pinggang joy lalu masuk ke mobil bersama devan.


joy hanya menyeringai sakit dan mengusap bagian pinggang yang dicubit vanya.


mobil yang ditumpangi vanya dan devan pun melaju keluar mansion. dan pergi


joy pun masuk dan menutup kembali pintu depan, melangkah menuju kamarnya mengabaikan keberadaan marchel.


clarissa yang melihat joy pergi begitu juga tanpa menyapa dirinya merasa ada yang aneh.


entah lah seperti ada yang aneh sikap joy ke marchel... batin clarissa


clarissa yang sudah menyelesaikan cuci piringnya dan berniat kembali ke kamarnya tapi dibuat terkejut oleh marchel yang tiba-tiba sudah dibelakangnya.


aaaaakkkk... teriak clarissa terkejut melihat marchel dibelakangnya


a.,ada apa.. ucap clarissa gugup.


melihat gerakan kaki marchel yang terus mendekati dirinya membuat clarissa perlahan mundur dan berjalan cepat menghindari marchel tapi kalah cepat dengan tangan marchel yang sudah menarik tangan clarissa


ada apa lagi, apa kamu lapar jika iya minta tolong lah ke salah satu pelayan,aku mau tidur.. ujar clarissa berpura-pura bersikap normal


marchel terus menatap wajah clarissa yang membuat clarissa tak nyaman dengan tatapan dingin marchel


jangan cuma menatap aku, jika tidak ada yang diomongin lepaskan tangan ku.. denggus kesal clarissa


brughkkk


mendorong tubuh clarissa ke tembok dan tanpa ijin clarissa marchel mencium bibir clarissa yang sontak clarissa tolak dan mendorong tubuh kekar marchel.


apa kau sudah gila hah.. bentak clarissa mengelap bibirnya


marchel hanya tersenyum sinis menatap clarissa


merasa dipermalukan marchel, clarissa buru-buru melangkahkan kakinya tapi lagi-lagi marchel mendorong tubuh clarissa sehingga tak bisa berkutik


apa kamu marah.. bukannya itu yang kamu ingin kan... ucap marchel yang tak menampakan wajah bersalahnya ke clarissa


plakkkkk


tangan clarissa melayang dan mendaratkan sebuah tamparan ke pipi kanan marchel.


marchel pun kaget mendapat tamparan dari clarissa.


*********


***JANGAN LUPA LIKE AND VOTE KALIAN UNTUK TERUS DUKUNG CERITA NOVEL AKUHH.


MOHON MAAF JIKA ADA KATA YANG KURANG TEPAT 🙏🙏🙏


~ THANK YOU*** ~

__ADS_1


__ADS_2