
Serapuh apapun hati seorang perempuan, dia akan bisa tersenyum untuk orang yang dia sayangi bahkan saat hatinya terluka dia bisa membalutnya dengan senyuman lebar seakan tak pernah terjadi apa-apa walau dirinya sadar untuk menyembuhkan luka hatinya itu membutuhkan waktu yang lama batin clarissa saat berjalan bersama dua sahabatnya dan melihat marchel yang memandang ke arahnya.
" Kau baik-baik saja, baby " tanya pedro yang sadar gelagat resah dihatinya.
" Kau pikir aku sakit " ucap clarissa yang memukul lengan pedro.
" Kapan kalian bisa berdamai " celetuk hana menghela nafasnya melihat clarissa dan pedro yang saling bercanda.
" Entahlah, tapi jika kita terlihat akur malah aneh rasanya ha ha " ucap pedro dengan gelak tawa.
Singkat cerita clarissa bisa berteman dengan pedro davinci seorang pangeran dari negara N. Sewaktu dirinya sedang jalan-jalan ditengah kota yang terkenal dengan bangun kuno yang unik, clarissa tak sengaja menabrak pedro yang saat itu juga sedang jalan-jalan singat cerita mereka berkenalan karena pedro terpukau dengan kecantikan natural dari clarissa dari situ mereka berjalan-jalan keliling kota bersama dan saling kontek sehingga clarissa memperkenalkan hana kepada pedro sebagai sahabatnya.
Persahabatan pedro dengan clarissa membuat pedro tak ingin mengungkapkan perasaannya karena itu akan membuat clarissa menjauhi dirinya, pedro mengetahui dari hana jika clarissa sudah mencintai seseorang dan itu tak bisa dirubah .
Sama-sama menyembunyikan identitasnya dari publik dan bergaul dengan siapa saja yang menurutnya baik dan membawa dampak positif dari situ mereka saling akrab bahkan tak segan clarissa dan pedro tampil bak kekasih pedro yang notabennya pedro seorang playboy hanya clarissa dan hana yang tak mungkin pedro kencani.
Dua gadis yang sering membuat dirinya menjadi dirinya sendiri.
" Hana, apa kau setuju aku nikahin sahabat mu ini " canda pedro yang menunjuk ke clarissa.
__ADS_1
Pletakkk
Sentilan dari clarissa mendarat didahi mulus pedro.
" Aww, kasar sekali kau " pekik pedro yang memegangi dahinya.
Mereka bertigapun masuk ke lift untuk membawanya keruangan hana.
" Han, lu ketemu pangeran gila ini dimana " tanya clarissa yang menatap tajam pedro.
" Tadi aku gak sengaja lewat sini terus menghubungi hana menanyakan apa hana sibuk atau nggak terus hana bilang nggak kemudian aku mintanya untuk menemui aku loby " ujar pedro yang malah merangkul bahu clarissa.
" Apa kau merindukanku " sambung pedro mengerlingkan matanya.
" Benar sa, gue saja kaget ada pangeran dari negara N diloby perusahaan mu " Jelas hana membenarkan.
" Seharusnya kalian bersyukur karena ada seorang pangeran datang keperusahaan kalian apa kalian berdua tidak memeluk ku untuk mengucapkan terima kasih untuk kedatanganku ke perusahaan kalian " ucap pedro dengan bangga diri sembari merentangkan tangannya seolah siap menerima pelukan dari hana dan clarissa.
Hana dan clarissa malah keluar lift langsung saat pintu lift terbuka dan meninggalkan pedro.
__ADS_1
Pedro yang melihat dua sahabatnya pergi begitu saja dan meninggalkan dirinya hanya menghela nafas kasar dengan perilaku sahabatnya.
" Kalian tega sekali meninggalkan aku " dengus pedro yang menyusul dua gadis sahabatnya yang berjalan didepannya.
Hana dan clarissa tertawa lepas karena sudah mengerjain pedro yang tampak kesal tapi membuat hana dan clarissa malah semakin senang jika pedro kesal.
" Makanya jadi orang itu jangan terlalu narsis" canda hana terkekeh melihat wajah kesal pedro yang berjalan dibelakangnya.
Clarissa menggeleng kepalanya tak bisa berhenti terkekeh jika melihat pedro kesal pada dirinya.
Joy dan devan yang saat itu sudah selesai dengan urusan kontral joy melihat marchel yang sedang berjalan menuju lift seorang diri.
Devan dengan cepat menahan pintu lift yang hampir tertutup sontak marchel sedikit terkejut kedatangan joy dan devab yang berdiri didepannya.
" Kau darimana ? " tanya devan melihat wajah marchel yang memdapatkan tanda merah dipipinya seperti bekad tamparan keras.
" Dari atap " jawab marchel datar.
" Tapi kenapa ada bekas merah dimuka mu " tanya joy yang melihat bekas tamparan dipipi marchel
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁
Terima kasih untuk supportnya 🙏