
Andres,clarissa,arga,nico dan hito mereka berlima dinner bareng direstaurant dihotel CL milik clarissa diruang khusus dirinya.
Semua menu dihidangkan oleh para pelayan karena yang empunya restaurant datang.
Clarissa yang sudah dari tadi makan malam pun harus dengan rasa terpaksa untuk memakan makanan yang sudah dipesan andres.
" Kenapa lu ? udah kenyang " tanya andres yang sudah selesai memakan makanannya.
" Bukan kenyang lagi ini udah full perut gue kak, parah lu dah tau gue sudah makan malm malah diajak dinner lagi " jawab clarissa yang merasa kesal pada andres karena malam ini dirinya banyak kalori yang dimakan.
" Kalian bertiga habisin ini atau kalian bisa ditake away bawa pulang, mubazir jika dibuang " sambung clarissa.
" Tuhhh dengarkan, ga..suruh habisin "celetuk hito ke arga dan nico.
" Tapi aku sudah kenyang " ucap nico yang memegangi perutnya.
" Kau jangan curang nic " ucap arga yang menatap ke arah nico.
Andres pun tau jika sahabatnya sudah tak sanggup untuk menghabiskan makanan yang dipesannya.
Melihat clarissa yang tersenyum sendiri saat melihat ponselnya, Andres merasa ada sesuatu pada diri adiknya.
" Lu masih waraskan " tanya andres yang nampak begitu posesif pada clarissa adiknya.
Bahkan semua yang dilakukan clarissa pun andres mengetahui walau jarak mereka jauh andres bisa mengetahui kemana dan dengan siapa clarissa bertemu.
Ada pengawal yang ditugaskan andres selama 24jam mengawasi clarissa dari kejauhan.
" Yaiyah gue masih waras, kepo yahh " jawab clarissa yang kemudian menaruh kembali ponselnya kedalam tas.
Clarissa melihat kembali isi pesan dari marchel, Dirinya merasa senang jika besok akan bertemu marchel.
Gue rasa mau jadi nyamuk nih besok kalo beneran awas aja lu marchel gue gunakan andres buat lu ngrasain rasanya sakit yang tak berdarah batin clarissa yang merasa aneh jika marchel mau ngajak pergi bersamanya bahkan saat dirinya masih bekerja bersama marchel sangat lah dingin denganmya.
" Ck lu ngatain gue kepo tanpa lu memberitahui gue pun gue pastikan lu lagi kirim pesan sama pujaan hati lu yang itu kan " ucap andres menggelengkan kepalannya.
Sedangkan arga,nico,dan hito saling berbincang satu sama lain tentang kehidupan masing-masing dan pekerjaannya. Tapi tak lupa mereka saling mengamati kakak beradik yang seperti pasangan kekasih yang selalu berdebat hal sepele yah disini arga selalu melihat andres sebagai sosok yang berbeda bahkan arga sering mendapatkan andres terlihat bodoh jika bersama clarissa.
Tingkah konyol yang jarang andres perlihatkan saat dikantor dan didepan clien sering membuat arga tak bisa memprediksi sifat asli bos nya dan sahabatnya itu.
" Sotoy lu kak, pulang yuk " ucap clarissa yang meminta untuk kembali pulang karena malam sudah larut dan clarissa sudah dilanda ngantuk.
Andrespun menggandeng tangan clarissa keluar restaurant hotel CL dan diikuti ketiga sahabatnya.
*-*-*-*-*
Karena hari ini libur dan clarissa hanya mempunyai janji dengan marchel pada siang hari dan semalam dirinya pulang ke mansion larut malam membuat clarissa enggan bangun pagi dan orang tuanya pun tau perilaku putrinya itu.
__ADS_1
Berbeda dengan sang kakak andres sudah basah keringat karena olahraga pagi, Andres merasa tubuhnya sudah lama tidak olahraga dan semalam menyadari dirinya banyak mengonsumsi kalori.
Dirasa cukup untuk membentuk tubuhnya andres memutuskan untuk membersihkan tubuhnya dan sarapan bersama kedua orang tuanya.
" Gue pikir ni bocah belum bangun " pikir andres saat melewati kamar clarissa karena sudah jam 7 lewat dirinya tidak mendengar teriakan dikamarnya tadi.
Andres pun mencoba mengetuk pintu kamar clarissa berkali-kali yang membuat tidur clarissa terganggu. Clarissa yang merasa terganggu pun turun dari ranjangnya dan membuka pintu kamarnya.
" Haisstt.. pasti ini kerjaan andres gue yakin " gerutu clarissa berjalan dengan sempoyongan dan masih mengucek matanya.
Ceklekk
" Hoaamm " clarissa yang masih malas membukakan pintu untuk andres dengan masih menguap karena kantuk.
" Ada apa sih kak, gue masih ngantuk satu jam lagi gue turun ok " sambung clarissa yang santai dengan penampilannya yang saat ini hanya memakai piyama tidur yang pendek berwarna biru berbahan satin.
" Dih cewek jadi cewek gini amat lu,, " ucap andres yang meninggalkan adiknya.
" Lah gitu doank " ucap clarissa yang menutup pintu kamarnya dan memutuskan mandi.
Clarissa tak lagi tidur karena ingat janjinya dengan marchel.
*-*-*-*-*
Jam sudah menunjukkan 10 clarissa sudah stay by dicafe monsta seperti janjinya dan sudah memesan coppucino karena clarissa butuh kafein untuk dirinya.
" Hei.." sapa clarissa yang melihat kedatangan sahabatnya.
" Sudah lama nunggu? " tanya marchel.
" Tidak juga, hei vanya..hei joy kalian kesini juga " ucap clarissa.
" Mana rei dan leo " tanya clarissa kembali.
Marchel,joy,dan vanya pun mendudukan tubuhnya dimeja yang clarissa tempati.
" Mereka berdua memilih mengunjungi keluarganya dengan diantar devan " jelas vanya yang sudah memilih pesanannya.
Pelayan cafe pun mencatat semua pesanan dari mereka.
" Oh.. aku senang bisa bertemu kalian lagi dan maaf atas kejadian semalam " ucap clarissa .
" Lupakan saja ini bukan kesalahan mu sa" ucap vanya yang sudah mendapatkan pesanannya karena tak butuh lama pelayan cafe sudah membawakan pesanannya.
" Iya sa, kami tak mempermasalahkan itu " timpal joy.
" Makasih, marchel kenapa kamu diam saja " ucap clarissa yang bersikap biasa.
__ADS_1
" Kamu tidak sedang sariawan kan " sambung clarissa berusaha meledek marchel .
Marchel menggerutkan keningnya mendengar ucapan clarissa yang mengatakan dirinya sariawan.
" Tidak, aku hanya memikirkan kemana kita setelah ini " ucap marchel berbohong .
Maaf clarissa gue bohong gue hanya merasa canggung sama kamu setelah aku sadar kini kamu sudah tidak seperti dulu lagi batin marchel.
Marchel cukup kecewa karena clarissa begitu mudah melupakan dirinya dan menyadari jika dirinya terlalu egois dan jahat terhadap clarissa karena selalu bersikap dingin pada clarissa dulu.
" Bagaimana kalo kedaerah puncak atau taman hiburan " ucap vanya dan dianggukkan clarissa.
" Boleh juga, gimana chel " balas joy yang mengangguk setuju.
" Baiklah, ayo pergi " ucap marchel yang beranjak berdiri dan membayar semua minuman sahabatnya.
Mereka berempat pun pergi dengan mobil yang dikendarai marchel.
Kali ini tempat liburan daerah puncak yang dituju marchel karena cuaca disana lebih nyaman untuk aktivitas berlibur berbeda dikota besar saat ini.
Melaju dengan kecepatan sedang marchel tetap fokus dengan kemudinya dan clarissa setia duduk dibangku sebelah marchel sedangkan joy dan vanya berada dikursi penumpang.
Kali ini clarissa bisa sepuasnya berada disamping marchel untuk hari ini.
Gue cukup bahagia bisa berada disamping mu saat ini walau cuma sehari batin clarissa.
" Aku tau wajahku terlalu tampan " ucap marchel yang mendapati clarissa memandangi wajah dirinya.
" Astaga,, kepedean banget kamu chel, sejak kapan sifat kenarsisan rei nular ke kamu haha " ujar clarissa yang terekekeh malu karena ketahuan memandangi wajah marchel.
" Hahaha.. lucu sekali kamu chel " timpal vanya dari kursi penumpang.
Joy hanya tersenyum kecil mendengar kenarsisan marchel yang sudah lama dia tak mendengarnya.
Aku harap marchel yang dulu aku kenal kembali lagi batin joy.
" Jangan tertawa, hapus dulu air luir mu clarissa ha ha " ledek marchel yang entah dari mana tiba-tiba marchel tertawa lepas begitu saja.
" Sembarangan kalo ngomong, Aku gak ngiler yah emang kamu aja yang tampan rei,leo,joy pun sama tampannya ,aistt " ujar clarissa yang memukul lengan marchel reflek.
Marchel yang mendapat pukulan dari clarissa sontak terkejut dan menatap sekilas dan kembali lagi fokus mengemudi.
" Maaf, aku gak sengaja " sambung clarissa yang mengutuk tindakannya.
Aduhh ni tangan kebiasaan amat mukul lengan orang untung yang punya gak marah batin clarissa yang mengutuk tangannya sendiri.
🌷🍀🌷🍀🌷🍀
__ADS_1
Terima kasih 🙏🙏 yang sudah mau mampir kesini .