
Marchel yang kini sudah ditengah-tengah grupbandnya terlihat sesekali tersenyum sendiri saat mengenang awal pertama dirinya bertemu clarissa lagi diruang latihan sekarang betapa acuhnya dirinya saat ini.
Maafkan aku yang dulu yang selalu mengacuhkanmu batin marchel terselip rasa penyesalan dihatinya.
Devan dan vanya yang sedari tadi mengamati marchel tersenyum tidak seperti biasanya ada rasa lega jika marchel bisa terlihat hangat sekarang.
" Lihatlah van, dia sudah terlihat seperti manusia bisa tersenyum memang jatuh cinta itu bisa merubah hati seseorang yang keras seperti batu bisa mencair " ujar devan yang merasa ikut bahagia apa yang dirasakan marchel karena marchel lah satu-satunya anggota d'Dream yang dikenal pendiam dan pelit senyum ya marchel tersenyum jika bersama para fansnya.
" Kau benar dev, cinta memang bisa merubah sifat orang yang dingin menjadi hangat dan ku harap marchel akan seperti sekarang merasa bahagia dengan orang yang dia cintai" jawab vanya yang membalas lambaian tangan ke joy.
" Kita do'akan saja, apa clarissa orangnya yang merubah manusia es seperti marchel " tanya devan menatap vanya yang sedang memperhatikan joy dan yang lainnya.
" Maybe, memang kenapa ? kau cemburu " ujar vanya seketika menoleh menatap devan penuh tanda tanya.
Devan hanya membulatkan mulutnya terkejut dengan pertanyaan vanya.
" Hahaha kau gila van, aku memang menyukainya tapi hanya sekedar teman tidak lebih karena aku suka sifatnya yang ramah dan friendly itu aja, lagian kau tau siapa-siapa yang deketin clarissa, mereka dari kalangan orang tajir semua " titah devan yang sebenarnya bingung siapa clarissa sebenarnya karena semua orang yang devan kenal bahkan semua yang devan tau semuanya mengenal clarissa dan itu aneh menurutnya.
Maksud devan dalam lingkup dunia keartisan dan orang-orang tajir yang terkenal dinegrinya mengenal sosok clarissa.
" Kan karena clarissa teman hana bisa jadi hana sering meminta clarissa jika ada urusan kerja bersama mereka " jaeab vanya polos apa adanya yang ada dipikirannya.
" Bisa jadi itu van, udalah itu urusan clarissa yang penting gimana caranya kita bisa cuti liburan setelah comeback mereka " ucap devan yang terlihat pasrah jika dirinya akan dihadapkan dengan schedule padat milik d'Dream.
" Sabar dev, Kan seperti kata kau dulu jika kita bosan dalam kerja kan kita anggap sedang piknik saja hahaha " ujar vanya terbahak jika harus melihat wajah lesu devan saat harus mengawal d'Dream yang memiliki banyak fans.
" Oh iya kan yang kerja mereka , kau memang hebat van ,, kerja itu piknik hahaha " ucap devan ikut terbahak sedangkan joy dan yang lain sudah menyelesaikan latihanya saling menatap satu sama lain melihat vanya dan devan tertawa lepas tanpa mereka.
" Mereka kenapa joy " tanya leo.
" Emang aku tau kan aku dari tadi nyanyi bareng kalian, yo " jawab joy meletakkan microfonnya ke tempat semula dan berjalan mendekati devan dan vanya.
" Hei chel " ucap rei menepuk bahu marchel yang langsung menatap tajam rei mengingat jika sahabatnya yang satu ini suka sekali memeluk clarissa setiap bertemu bahkan pertemuan tadi yang masih membuat marchel merasa tak suka jika rei memeluk clarissa walau hanya s3kedar pelukan kepada sahabatnya.
__ADS_1
" Apa! "dengus marchel sambil menatap rei dengan perasaan kesal dengan kejadian tadi.
" Biasa aja bro, sorry aku gak bermaksud ngagetin " ujar rei santai lalu mengikuti joy menghampiri devan dan vanya.
" Kau masih marah dengan rei atas kejadian tadi " tanya leo dari arah belakang marchel.
Marchel memilih diam tak menjawab leo.
" Kau menyukai clarissa? dilihat sikapmu tadi sepertinya kalian sudah akrab dan aku ikut senang tapi ingat clarissa gadis baik dan jangan sakiti hatinya " sambung leo berjalan melewati marchel .
Marchel hanya tersenyum kecut betapa pengecutnya dirinya dimasa lalu yang terlambat menyadari ketulusan clarissa padanya.
" Aku akan buat dia bahagia disampingku " gumam marchel yang tak menginginkan clarissa pergi meninggalkan dirinya seperti dulu.
Diruangan hana clarissa mengecek semua email masuk menggunakan komputer diruang kerja hana terlihat serius tapi begitu cantik saat sedang bekerja menurut hana yang sesama wanita juga mengagumi sosok visual clarissa yang diberi penuh kesempurnaan dalam diri clarissa.
" Astaga sobat gue kalo lagi serius gitu aja masih cakep pantes marchel jadi bucin gitu ama lu " celetuk hana memecahkan suasana hening diruangannya.
" Udah selesai belum , gue laper mau pesen makanan lu mau gak " tanya hana yang sudah mengotak atik ponsel pintarnya.
" Boleh , aku mau kimbab dan jjangjangmyoen terus jus jeruk " jawabnya.
" Ok, ada lagi " tanya hana kembali.
" Macaron cake boleh juga sama fried chicken" ucapnya sambil menatap hana yang sedang menatap heran pada clarissa yang memesan makanan banyak.
" Lu gak salah pesen banyak gitu jamileh " ujar hana yang menggelengkan kepalanya sambil memesan makanan yang disebutkan clarissa dengan ponsel pintarnya.
" Kan ada lu tukang ngabisin han hehe " ledek clariss yang tahu betul kebiasaan hana yang suka makan walau badannya terbilang langsing dan ideal seperti clarissa.
" Serah lu , mana duitnya kan lu bosnya disini masa gue yang bayarin " ujar hana mengulurkan tangannya ke clarissa.
" Dasar sahabat gak punya akhlak lu han, nawarin makan bukannya dibayarin malah suruh bayar sendiri " cicit clarissa menyodorkan dompet pintarnya yang ada diponselnya.( dompet pintar itu seperti aplikasi pembayaran s3cara elekronik dengan menscan kode barcode yang tera dalam aplikasi dompet pinter , harus ada saldonya ya guys jadi harus diisi saldo melalu atm ).
__ADS_1
" Lu memang sahabat gue yang terbaik " ucap hana yang langsung menscan barcode dari ponsel hana sebagai tanda pembayaran.
" Lebay lu han, oh iya lu nyiapin jet pribadi gue yang mana nih " ucap clarissa yang jengah dengan kelebayan hana saat ini.
" Yang biasanya lu pake kan yang dua udah ada yang nyewa " jawab hana.
" Baiklah, lu atur aja nanti bonus lu cair jika acara yang disana berjalan sesuai rencana gue dan harus sukses inget itu han" kali ini clarissa berkata tegas jika menyangkut pekerjaan dan hana tau itu karena hana merupakan pekerja keras dan penuh tanggung jawab.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***Sampai sini dulu dan lu marchel kali ini lu jangan nempel dulu dengan clarissa.😜😜
Marchel : Jahat lu thor, episode ini gue gak ada dialog ama clarissa.😟😟
Author : Biar lu kangen dulu ama mbak clarissa .😃😃
Marchel : Thor lu tau gak
Author : Nggak 😆
Marchel : Gue belum ngomong thor 😫😫
Author : Mang mau ngomong ape lu🙄
Marchel : Kagak jadi gue lupa 😝
Author : Wong edan dah serius mo ndengerin malah dijawab lupa 😒
Marchel : 😂😂😂😂
JANGAB LUPA LIKE, VOTE, DAN KOMENTNYA 🙏🙏
TERIMA KASIH 😙😙***
__ADS_1