
" Hanya luka kecil " ucap clarissa bergegas menarik marthin untuk cepat pergi.
" Ok, jelasan aku dijalan " ujar marthin yang membukakan pintu mobil untuk bella.
Marthin pun melajukan mobilnya pergi ke apartemen clarissa yang sudah ada hana disana.
Selama marthin berpamitan menjemput clarissa hana sudah memesan banyak makanan untuk makan malam bersama sahabatnya.
Clarissa menghela nafas saat mendapat tatapan dari marthin.
" Hah baiklah, tadi aku tidak sengaja terpeleset saat berjalan-jalan ditaman belakang mansion tapi kamu tenang saja alu udah diperiksa dokter d'Dream " ujar clarissa yang tak ingin membuat marthin cemas.
percayalah marthin, bisa gawat jika kamu tidak percaya yang ada kamu dan hana melarangku untuk kerja bersama d'Dream batin clarissa.
" Percayalah ini luka kecil nanti juga sembuh hm " sambung clarissa.
" Baiklah, selanjutnya berhati-hatilah " ucap marthin tak ingin membuat clarissa sedih.
Sepanjang perjalanan menuju apartemen clarissa tak ada obrolan lagi.
*****
Rei dan joy yang melihat clarissa pergi bersama marthin menatap penuh tanda tanya dengan tatapan marthin terhadap clarissa.
" Apa marthin kekasihnya clarissa joy " tanya rei yang mengejutkan joy dari belakang yang sedang berdiri dibalkon.
" Yang aku tau mereka berteman " ucap joy geram melihat rei yang tiba-tiba datang.
" Bertambah lagi saingan aku huh " denggus rei menyenderkan badanya ke pembatas balkon.
" Apaa? mang kamu sama leo saingan " selidik joy yang menatap rei.
" Tentu tapi bukan saingan ingin memiliki clarissa tapi makanannya ha ha ha.. " ujar rei yang membuat joy memukul kepala rey.
" Aww.. sakit joyyy " teriak rei yang memegangi kepalanya.
" Dasar bayi gede ha ha ha " ledek joy yang membuat rei kesal.
" Tapi tunggu dulu joy, berarti kamu tau siaoa orang yang dicintai clarissa " tanya rei yang menampakan wajah serius.
" Udah kamu tanya orangnya saja, aku mau kebawah " ucap joy yang menyelonong pergi meninggalkan rei.
Rei masih mencerna ucapan joy dan penasaran siapa yang dicintai clarisssa.
Beruntung banget tu cowok bisa dicintai clarissa begitu lama gumam rei. Pergi menyusul joy.
*****
Clarissa yang sudah berada sampai ke apartemen pun diserbu pertanyaan dari hana atas apa yang membuat kakinya terluka.
" Lu benar gak papa sa " tanya hana yang duduk disamping clarissa.
" Iya gue baik-baik aja, ini udah diperiksa dokter jadi tenanglah " ujar clarissa yang menyenderkan kepalanya disofa.
" Gimana aku mau tenang, jika kak andres tau bisa mati gue " ucap hana frustasi.
" Makanya jangan sampe kak andres tau dan kamu marthin awas jika kasih tau kak andres gue ancurin hidup lu " ucap clarissa bernada mengancam ke marthin.
Marthin yang sedang asyik dengan makanan favoritnya pun menatap kaget namanya tersebut.
" Aku? memang aku ngapain " tanya marthin balik yang menatap balik ke arah hana dan clarissa.
" Awas aja kalo kamu ngomong kak andres tentang keadaan ku sekarang " ancam clarissa yang mengepalkan tangannya ke arah marthin.
" Iya aku janji gak kasih tau kak andres " ucap marthin mengacungkan jari kelingkingnya untuk isyarat berjanji.
" Besok lu libur kan " tanya hana.
__ADS_1
" Iya karena besok jadwal d'Dream kosong karena gue sengaja ngosongin jadwal mereka untuk persiapan tour mereka " pungkas clarissa yang menunjuk pizza yang didepan marthin dan marthin yang mengerti permintaan clarissa pun mengambilkannya.
" Terima kasih marthin " ucap clarissa yang langsung melahap pizza dari marthin.
" Besok lu cari tau kegiatan della karena gue curiga kalo dia sedang merencanakan bikin ulah " ucap clarissa ditengah-tengah makannya.
"Histtt.. wanita itu, kenapa dia sangat berubah sekarang " ucap hana kesal.
" Aku hanya gak ingin dia berulah seperti dulu dan ancam dia untuk jaga sikapnya jika ingin kerja dengan CL entertain " ujar clarissa yang sudah jenggah dengan perilaku della yang suka menimbulkam skandal.
" Tenang saja aku sudah buat kontrak bersama dia dengan segala aturan yang harus dia patuhi " jelas hana lalu menegukkan minuman sodanya.
" Mang dia kenapa lagi sa " tanya marthin yang gak tahu dengan permasalahan della.
" Seperti biasalah thin, della masih bikin kepala ku pusing atas skandal yang dia timbulkan " keluh hana yang sudah ingin mendepak della dari agensinya.
" Ya udah jangan bahas della bikin mood baik aku ilang " ucap clarissa.
Mereka bertiga pun makan malam bersama dengan berbagai macam makanan yang dipesan hana.
*****
Joy yang sudah berada dilantai bawa mendapati marchel yang menyenderkab kepalanya dan menutup matanya dengan satu lengannya.
" Kenapa kamu chel " tanya joy yang duduk terus menyalakan tv.
" Gak apa-apa " jawab marchel yang tak merubah posisinya.
" Kamu tau kemana clarissa pergi " tanya joy kembali.
Karena hanya marchel yang ada dilantai bawa saat clarissa dijemput marthin dikarenakan vanya dan devan sudah pulanh terlebih dulu.
" Ngapain kamu nanya ke aku memang aku seakrab apa aku dan clarissa " ujar marchel yang masih tak menatap joy.
" Kirain clarissa bilang ke kamu mau pergi kemana " ucap joy yang ikut menyenderkan kepalanya disofa.
" Kaliam berdua kenapa " ucap rei yang melihat dua sahabatnya menyender kepalanya.
" Kapan kamu datang rei " jawab joy memgangkat kepalanya dan memandang rei yang sudah berbaring disofa kosong.
" Baru " ucap rei malas.
" Mana leo rei " tanya jot kembali.
Rei hanya menunjuk jari telunjuknya ke arah leo yang sedang menuruni tangga. Joy pun mengikuti telunjuk rei.
" Ada apa ? " tanya leo.
" Gak ada apa-apa yo " jawab joy mengalihkan tatapanya ke marchel.
Leo pun ikut duduk di sofa yang masih kosong.
" Chel kamu belum jawab kemana clarissa pergi " ujar joy yang membuat marchel merubah posisinya.
" Iya kemana clarissa chel " timpal rei yang bangun mendudukan tubuhnya.
Hah, marchel pun menghembus nafas kasarnya.
" Dia pergi ke apartemen hana tadi marthin menjemputnya " ujar marchel.
" Marthin ? " tanya leo bingung.
" Marthin waston fotografer majalah ily " ujar rei dengan wajah tak suka menyebut nama marthin.
" Ahh.. kenapa bisa marthin menjemput clarissa " ucap leo.
" Karena mereka bersahabatan " ujar joy yang tidak memandang leo yang bertanya.
__ADS_1
Leo pun hanya ber ' O ' ria .
" Terus kamu kenapa chel " tanya leo polos.
" Patah hati yo " ujar joy yang membuat marhel dan kedua sahabatnya kaget dengan menatap pada dirinya apalagi marchel menatap tajam ke arahnya.
Joy memilih kabur dari tempat duduk berlari ke kamarnya.
" Sialan malah kabur " umpat rei.
" Emang kinderjoy bikin orang penasaran " gerutu leo kesal l.
" Mang kamu beneran patah hati sama siapa " tanya leo balik menatap marchel yang sudah menatap tajam leo.
" Santai aja kali chel kan aku cuma nanya " denggus leo.
" Memang kamu punya pacar chel " tanya rei yang membuay marchel tambah merasa kesal dengan para sahabatnya.
" Bukan urusan kalian " ucap marchel yang pergi meninggalkan rei dan leo.
Rei dan leo saling menatap satu sama lain melihat sikap marchel.
" Dia kenapa gak seperti biasanya " ucap rei ke leo.
Leo hanya mengangkat kedua bahunya tidak mengerti dengam sikap marchel.
******
" Sa, apa lu bener gak apa-apa " tanya hana memastikan.
" Iya,, lu gak usah cemas aku baik-baik aja " jawab clarissa yang meyakinkan.
" Baiklah, sekarang habiskan makanan kamu " ucap hana yang mengalihkan pandangannya ke marthin yang tak habis pikir dibenaknya sahabat satunya seperti mempunyai kepribadian ganda.
"Gue gak habis pikir aja ama lu thin, lu dikenal fotografer marthin waston yang dingin plus arogan kok lu bisa yah bersikap manja ke clarissa apa lu ga takut image lu turun " sarkas hana dengan gelengan kepalanya melihat marthin dengan santai menerima suapan dari clarissa.
"Aku seperti itu karena kerjaan dan profesionalisme " ujar marthin yang tak menatap hana.
" Kalo ngomong tuh matanya ke orang yang ajak ngomong hizztt " ucap hana menimpuk kepala marthin dengan potongan kue kering yang dipiringnya.
" Apa lagi sih han " keluh marthin menatap kesal hana.
" Sono lu balik ngapain juga nginep disini mang lu gak takut dicariin mince " ucap hana sinis.
" Biarin mince hari ini istirahat, kan gue bos yang baik ha ha " ujar marthin membanggakan dirinya.
" Eeehh udah cukup hentikan, heran gue lu pada suka banget berantem " denggus clarissa yang menepuk lengan marthin.
" Sakit clarissa " pekik marthin yang mengelus lengannya.
Suasana seperti inilah yang dirindukan clarissa bersama sahabatnya . sudah lama clarissa, hana dan marthin tidak berkumpul bersama menghabiskan waktu bersama-sama.
🍁🍁🍁🍁🍁
***JANGAN LUPA LIKE, COMENT , VOTE UNTUK DUKUNG TERUS CERITA NOVEL INI**
**mohon maaf jika masih ada kata yang kurang tepat dan typo teks 🙏🙏🙏
🌹 THANK YOU 🌹
❤ 감사합니다 ❤
__ADS_1