
Hah, napa harus marchel yang duduk didepan gue batin clarissa yang mendapat tempat duduk tepat didepan marchel.
Rombongan devan dan clarissa sudah tiba dicafe xx yang dimaksud clarissa tapi entah kenapa takdirnya malah memberi tempat duduk didepan marchel yang sekaligus dirinya akan merasa canggung jika pria yang bernama marchel harus didepan matanya.
" Kalian bisa pesan sesuka kalian disini " seru clarissa dan diiyakan oleh yang lainnya.
" Terima kasih clarissa " ucap vanya dan devan bersamaan.
" Sama-sama " ucap clarissa yang membuka buku menu yang diberi oleh pelayan cafe.
Setelah sudah menentukan pesanannya mereka memesannya kepada pelayan cafe yang kemudian memcatat semua pesanan yang dipesan oleh clarissa dkk.
Marchel yang sedari tadi diam hanya memperhatikan clarissa yang terlihat sibuk dengan ponsel pintarnya dan sesekali clarissa ikut menanggapi obrolan sahabatnya yang membuat dirinya tersenyum jika rei dan leo sudah berulah.
Sama sekali marchel tidak memghiraukan para sahabatnya dirinya yang saat ini hanya ingin menatap clarissa dari dekat.
Kau terlihat cantik.. astaga ! aku ngomong apa tadi, tidak boleh marchel ! kau hanya cinta ke vanya , ingat itu marchel ! gumam batin marchel.
" Clarissa " ucap rei.
" Hmm, iya ada apa rei " ucap clarissa yang memalingkan pandangannya menatap rei.
" Kenapa teman kamu yang tadi tidak ikut? " tanya rei yang masih penasaran tengang pedro .
" Pedro ada meeting dengan klien jadi tidak bisa ikut, sekali lagi maafkan sikap pedro tadi rei " ucap clarissa yang merasa tak enal hati pada sahabatnya.
" Kau tenang saja, aku tidak apa-apa kok " ucap rei tersenyum padanya.
" Terima kasih rei " titah clarissa yang sejak tadi mendapat tatapan tajam dari marchel.
menyebalkan batin marchel.
Semua yang ada dimeja tersebut mengetahui arah tatapan marchel yang begitu tajam ke arah clarissa tapi para sahabatnya tak berani untuk menegur atau menanyakannya.
Clarissa yang sadar ditatap marchel pun berlagak cuek dan acuh itu yang membuat marchel makin geram dibuatnya.
Ini manusia napa sih dari tadi menatap gue, perasaan gue gak bikin salah dech, aishh gumam clarissa dalam hati.
" Oh ya guys, besok malam sudah pergantian tahun, devan apa besok schedule kita padat?" tanya joy.
Disaat bersamaan menu pesanan mereka datang.
__ADS_1
Vanya yang merasa ada kejanggalan antara marchel dan clarissa terus memperhatikan keduanya tanpa diketahui mereka.
" Tidak karena untuk pergantian tahun ini kalian tidak ada show sebab dilarang ada perkumpulan selama pandemi ini " ujar devan yang meneguk minumannya.
" Wahhh.. kita bisa ngadain acara pergantian tahun dimansion donk dev " seru leo.
" Iya itu dev " timpal rei.
" Serah kalian, satu yang harus kalian ingat jaga kesehatan kalian " ucap devan.
" Ok " rei dan joy bersamaan.
Clarissa hanya tersenyum memperhatikan keakraban manager dan artisnya.
Mereka pun menikmati makanan dan minumannya masing-masing tak ada tegur sapa antara clarissa dan marchel bahkan marchel jelas menatap dingin clarissa tapi clarissa mampu untuk bersikap biasa saja.
" Clarissa apa kau tak merasa aneh " celetuk vanya yang sudah jengah dengan sikap marchel.
" Aneh ?" tanya clarissa.
" Iya aneh, clarissa " ucap vanya yang menunjuk ke arah marchel dengan lirikan matanya, clarissa yang paham dengan lirikannya pun hanya tersenyum kepada vanya.
" Mungkin lagi puasa ngomong atau nggak lagi sariawan " canda clarissa yang membuat vanya tertawa dan mendapat tatapan dari joy karena joy masih bingung dengan obrolan vanya dan clarissa.
Setahu clarissa adelia top model yang memiliki persamaan dengan dirinya yang sama-sama menyukai marchel tapi adelia dikenal lebih agresif dan akan melakukan segala cara untuk mendapatkan keinginannya,semua itu info clarissa dapatkan dari hana karena hana pernah satu kampus dengan adelia.
" Hei semua, hei marchel " sapa adelia dengan nada genitnya.
" Hei adelia, kau sedang apa disini bukannya kau model paling sibuk ?" ucap joy .
" Iya, kau bahkan sudah go internasional wahh.. kau sangat hebat adel " timpal leo yang sebenarnya tak suka dengan kehadiran adelia.
" Biasa saja, kalian juga hebat " ucap adelia dengan senyum genitnya.
Clarissa yang sudah mengetahui jika adelia merupakan salah satu model diagensi milik pedro dan sudah memegang karti as adelia yang ternyata merupakan simpanan dari para pengusaha yang mensponsorinya.
*Fl**ashback on*
Dengan tidak malu bahkan adelia pernah merayu andres saat dirinya menjadi model dalam iklan parfum yang diluncurkan perusahaan clarissa yang dikelolah andres.
Singkat cerita andres selalu diganggu dengan adelia dengan cara terus bersikap genit dan tak tanggung-tanggung adelia pernah menggodanya walau tak sampai menjebak andres ke perangkap adelia.
__ADS_1
Flashback of
" Kau siapa ?" tanya adelia dengan tatapan tak suka.
" Dia clarissa teman kami " ucap marchel yang menatap clarissa.
" Oh , marchel apa kau punya waktu besok malam " ucap adelia yang memegang tangan marchel.
" Aku sibuk, kalo kau tidak ada keperluan lagi kau pergilah " ucap marchel yang melepaskan tangan adelia dari tangannya.
Clarissa tak berbicara sama sekali karena keingat dimana adelia pernah menggoda kakaknya dengan rencana liciknya.
Adelia yang mendapatkan arah tatapan marchel kesal dibuatnya dan melirik tajam kearah clarissa.
" Marchel kenapa kau tega sekali mengatakan seperti itu " ucap adelia bernada manja dan itu membuat vanya ingin memuntahkan makananya.
" Jika kau tidak sibuk kau boleh bergabung dengan kami disini " ucap clarissa yang sebenarnya sudah malas melihat adelia dengan segala sandiwaranya.
" Terima kasih bisa kau pindah dari sini karena aku ingin bersama marchel " ucap adelia.
" Silakan jika kau ingin duduk disini " ucap clarissa bangkit dari kursinya tapi ditangannya ditahan marchel dengan tatapan tajam.
" Siapa yang suruh kau pindah, duduk! " ucap marchel dengan tegas yang membuat clarissa kembali duduk.
" Kau adel, kau bisa duduk disebelah devan atau leo " sambung marchel datar.
" Tapi marchel aku ingin duduk didepan kamu lagian dia juga memperbolehkan aku duduk dikursinya " protes adelia yang tak mau kalah.
" Aku tidak apa-apa biar aku duduk disebelah leo " ucap clarissa yang melepaskan genggaman marchel itu malah membuat genggaman marchel terasa erat.
" Duduk dan diam tidak ada yang mengijinkan kau pindah kursi dan kau adelia kalo kau ingin bergabung disini duduk lah disana " ucap marchel yang begitu tegas membuat joy yang lainnya terkejut dengan sikap marchel pada clarissa apalagi kepada adelia yang jelas dia begitu menginginkan dirinya.
" Kau menyebalkan marchel dan KAU ! gak usah berbesar kepala karena sudah dibela marchel.. semuanya aku permisi karena harus melanjutkan pemotretan " ujar adelia yang pergi dengan perasaan kesal terhadap marchel.
Sebenarnya siapa perempuan itu kenapa marchel membelanya batin adelia.
" Awas saja marchel aku gak akan diam saja jika kau tidak bisa menjadi miliki ku perempuan itu juga tidak akan bisa memilikimu " gerutu adelia yang berjalan keluar dari cafe xx.
🍁🍁🍁🍁🍁
***HAPPY NEW YEARS 2021 🎉🎉🎉🎉🎉
__ADS_1
HAVE FUN GUY AND HAPPY READING 😊😊
Jangan lupa untuk like,koment dan votenya karena dukungan kalian semangat ku 😘😘***