
Clarissa dan andres keluar dari lift dengan tangan andres merangkul clarissa yang diikuti arga dan hito.
Semua karyawan yang sedang makan siang dikantin pun menatap kedatangan ceo nya yang bersama seorang gadis cantik yang notabennya adik kandungnya.
" Kak, bisa turunkan tangan mu dari bahu aku" bisik clarissa yang malah membuat andres mempererat rangkulan.
" Gak usah protes kakak mu sudah lapar " bisik andres yang membuat clarissa geli melihat sikap kakaknya yang memasang puppy eyes.
" Astagaa.. bisa gila kalo aku melihat mu seperti itu " ucap clarissa yang terkekeh tak tahan andres memperlihatkan wajah manjanya dimuka umum.
Arga dan hito yang dibelakangnya pun hanya ikut tertawa karena hanya clarissa yang bisa membuat andres tak marah-marah.
Andres membawa clarissa keruangan khusus yang disekat oleh kaca, ruangan yang biasa andres gunakan untuk makan siang dan mengajak clientnya makan siang bersama diperusahaannya.
Clarissa memesan banyak makanan kepada kepala chef yang ada disana.
" Dek kamu yakin akan memakan semuanya " tanya andres yang terlihat kaget saat clarissa memesan banyak makanan.
" Tentu aku makan lah kalo gak habis kan ada kalian he he " jawab clarissa sembari memainkan alisnya menatap tiga pria yang bersamanya.
" Itu mah sama aja kakak yang suruh habisin " Ucap andres pasrah.
*S**ama aja gak kakak gak adik sama - sama ngeselin batin hito.
Ujung-ujungnya kena lagi batin arga* menggelengkan kepalannya.
Pesanan makanan pun datang sesuai pesanan yang dipesan clarissa dan ketiga kakaknya.
" Kalian makan yang banyak untuk menambah tenaga karena setelah ini kalian akan mengeluarkan banyak tenaga " ujar clarissa tang kini menyendokkan makanan kemulutnya.
" Kau yakin sudah tau siapa yang membuat perusahaan merugi " tanya andres yang masih menatap clarissa yang tak henti mencicipi makanan yang dipesannya.
" Udah habiskan dulu makananya, kak arga dan kak hito kalian makan yang banyak karena tugas kalian banyak setelah ini " ucap clarissa menyeringai senyum tipis.
" Rasanya kok susah nelen gue ga " ucap hito yang membuat clarissa tertawa.
__ADS_1
" Ha ha ha.. emang diantara kalian bertiga clarissa lebih suka kak hito kau emang pintar bikin orang ketawa kak " ujar clarissa yang mengacungkan jempolnya.
" Maksudnya apa non " tanya arga yang bingung dengan ucapan clarissa.
" Maksud clarissa jika gak ada kak hito hidup kalian terasa kaku ha ha ha " ucap clarissa yang memberi toss five ke hito.
Andres menatap tajam hito.Hito pun langsung diam dan melanjutkan memakan makanannya.
" Cepat habisan makanan kalian " ucap andres tegas.
Mereka pun menghabiskan makanannya tanpa ada obrolan lagi.
Tapi berbeda dengan beberapa karyawan yang masih asyik membicarakan perempuan yang berada di sisi andres bahkan sekretaris andrespun terlihat akrab.
Siapa sebenarnya perempuan itu sampai andres dan arga serta hito pun terlihat lembut tidak seperti dengan yang lain, ini sangat menyebalkan gue harus tau siapa perempuan kegatelan itu batin karyawan ersa yang menyimpan rasa ke andres.
" Mereka terlihat serasi yang satu cantik dan pak andres tampan " ucap salah satu karyawan andres.
Tapi tidak dengan perempuan yang menyukai andres pemandangan itu terasa menjengkelkan bagi dirinya.
" Awas jangan sampai bos denger nanti lu di pecat " ujar salah satu karyawan perempuan yang makan bersamannya.
" DIAM LU.. " ucapnya lalu pergi dengan perasaan kesal.
Gue akan pastikan andres bakal jatuh cinta ke gue., apapun caranya batinnya.
Andres yang sudah menyelesaikan makan siangnya pun mengajak clarissa ke ruangannya dan melewati meja karyawan yang sedari tadi membicarakan dirinya.
Melda karyawan perempuan yang tergila-gila ke andres pun memasang senyum indahnya saat andres melewati mejanya.
Tapi andres tak membalas senyumannya malah memasang wajah dinginnya membuat melda berdengus kesal karena diabaikan oleh andres.
Clarissa yang menyadari sikap melda pun hanya membalas senyumnya sambil melirik kearah melda yang sedang kesal.
Ide menjahili andres pun muncul yah clarissa selalu merasa senang jika melihat andres kesal dan kalah dari dirinya.
__ADS_1
" Aduh kak arga, kak hito kenapa punya ceo berwajah jutek kek gini sih " ucap clarissa yang cengengesan walau mendapat tatapan tajam dari andres.
" Santai aja kakak, aku cuma kasihan.sama fans kakak yang tadi tersenyum bahagia melihat kakak tapi kakak mengabaikan, ih..ih..ih.. jahat sekali kau andres " ujar clarissa yang terus menggenggam lengan andres.
" Apa kalian berdua sudah bosan hidup " ancam andres beralih menatap arga dan hito yang sedang menahan tawanya.
" Maaf tuan " ucap arga dan hito bersamaan.
Arga dan hito langsung diam saat bosnya sudah mengancamnya.
Pintu lift pun terbuka andres menuntun clarissa ke ruangannya.
Cyntia melihat kedatangan bosnya pun berdiri hormat dan tersenyum ramah pada bosnya.
Arga dan hito masih mengikuti andres yang masuk ke ruangannya.
" Kakak sudah memeriksa email dari ku tadi " ucap clarissa yang sekarang tengah duduk disofa yang ditemanu arga dan hito.
" Aku juga mengirimkan beberapa bukti korupsi diperusahaan mu kak, di email itu sudah aku lengkapi semua buktinya dan pelaku yang menghancurkan proyek mu " ucap clarissa santai.
" Nona sudah tahu siapa pelakunya " ucap hito kagum terhadap clarissa yang mempunyai banyak anak buah dan kemampuan dirinya yang bisa meretas data internet menjadi keunggulan tersendiri.
*B**rugkkk*
Suara andres menggebrak meja kerjanya begitu keras yang tak menyangkah ada yang berani berkhianat padanya.
Clarissa dan arga hito yang disana terkejut mendengar andres menggebrak meja yang sangat keras suaranya.
" Kurang anjarrr, arga hito seret pak hermawan dan pak aria bawa kesini cepatttt" teriak andres.arga dan hito yang mendapat perintah pun melakukan panggilan kepada pak hermawan dan pal aria.
" Kakak mau apakan mereka " tanya clarissa tak kalah dingin tatapanya.
" Kartu As mereka sudah dikamu bukan sa " ucap andres yang malah bertanya pada clarissa.
" Tentu, keluarga mereka ada dipengawasan anak buah aku dan datanya juga ada di email aku kirim " ujar clarissa yang tampak serius bahkan jika urusan seperti ini clarissa begitu kejam melebihi andres.
__ADS_1
" Bagus, kau memang selalu menang dari ku " ucap andres yang sibuk mengecek emai dari clarissa.