TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT

TERJEBAK DI CINTA SEGI EMPAT
Tenang dan manis


__ADS_3

Maaf baru bisa up lagi, minggu kemarin masih dalam suasana berduka jadi akunya gak bisa update cerita, maaf banget guys karena keadaanku yang kemarin benar-benar down banget ditinggal satu-satunya orang tua yang aku punya tapi tenang saja aku udah mengikhlaskan kepergiannya, ternyata allah lebih sayang orang tuaku berada disurganya 😊 maaf sekali lagi 🙏🙏🙏


******


HAPPY READING


Seperti pagi biasanya clarissa sudah bangun dan menyiapkan sarapan untuk marchel dan dirinya yang dibantu oleh para maid.


Walau dalam keadaan sedang mengandung clarissa tak ingin membatasi ruang geraknya apalagi untuk sekedar memasak menu sarapan untuk marchel suaminya, walaupun marchel sang suami tak mengijinkan melakukan pekerjaan berat yang akan membuat clarissa merasa lelah namun clarissa terus saja membujuk marchel untuk tak membatasi dirinya untuk menjalani kewajibannya sebagai istri, itu saja clarissa harus pura-pura menangis agar mendapatkan ijin dari marchel hanya sekedar menyiapkan makanan untuk marchel.


" Tolong, kalian letakan ini semua dimeja makan, saya pergi keatas dulu " ucap clarissa lembut pada para maid yang membantunya dan dianggukkan oleh para maid yang disana.


Setelah melepas apronnya, clarissa bergegas menaiki lift untuk membawanya ke lantai atas, lift ini dibuat untuk memudahkan clarissa untuk naik turun agar tak menggunakan tangga yang sangat ditakuti marchel jika clarissa sering menggunakan tangga dalam keadaan hamil akan membuat clarissa cepat lelah.


" Sebentar lagi gue akan menjadi seorang ibu sesungguhnya, baik-baik diperut mommy yah sayang, mommy dan daddy menantimu " ucap clarissa sendiri dengan mengusap-usap perut buncitnya.


Ting


Pintu lift pun terbuka dan clarissa keluar langsung menuju kamarnya dan masuk kedalam, melangkah pelan mendekati ranjang yang masih kedapatan sang suami tertidur nyenyak.


" Haistt.. suami gue masih ganteng aja walau sedang tidur, ternyata gue gak sia-sia mencintaimu selama itu, terima kasih untuk semua yang kamu berikan ke aku " ucap pelan clarissa lalu mengecup kening marchel yang masih tertidur.

__ADS_1


Clarissa memilih ikut merebahkan tubuhnya disamping marchel sambil tak henti memandangi wajah tampan sang suami dan membuat tangannya gatal ingin menyentuh wajah tampan marchel yang super duper tampannya bertambah saat tidur.


Tenang dan sangat manis batin clarissa yang menusuk-nusuk pipi marchel dengan jari telunjuknya sehingga yang empunya merasa terganggu dan terpaksa membuka matanya yang mana langsung disambut cengiran clarissa yang tampak lucu dimata marchel.


Seperti mendapatkan vitamin marchel langsung menarik tubuh clarissa kepelukannya.


" Apa sekarang sudah pagi, sayang " tanya marchel yang mengecup pucuk kepala clarissa.


" Ini udah jam 7 pagi, apa kamu gak ingin sarapan bareng aku dan baby kita " ucap clarissa yang mendongak menatap marchel yang tersenyum kearanya.


***Cup


Cup***


" Morning kiss, sayang " ujar marchel yang kini kembali tangannya mengusap perut buncit clarissa.


" Kapan kamu periksa kandungan lagi? " tanya marchel lagi yang selalu meluangkan waktu untuk ikut memeriksakan kandungan clarissa.


" Lusa, apa kamu sudah gak mual lagi ?" tanya clarissa yang melihat marchel tak berlari kekamar mandi pagi ini.


" Dari kemarin mual ku udah gak separah beberapa bulan yang lalu awal kamu hamil " jawab marchel yang lagi-lagi menghujami ciuman singat di wajah clarissa tanpa terlewatkan.

__ADS_1


" Kamu makin menggemaskan dan sangat seksi sekarang " bisik marchel yang entah mengapa melihat clarissa sang istri yang sedang mengandung benihnya terlihat makin menggemaskan dan seksi dimatanya, pipi cubby dan ukuran dada terutama makin terlihat besar dan menantang buat marchel ingin selalu bermain disana sebelum anaknya lahir.


" Tidak usah mulai, sana mandi dulu " seru clarissa yang tak mau dibuat terkepar oleh ulah marchel untuk pagi ini .


" Tapi itu nyata apalagi ini " ucap marchel sambil meremas pelan salah satu benda kenyal kesukaannya yang mana membuat clarissa melotot tajam marchel tapi marchel malah terkekeh dan terus meremasnya tak menghiraukan tatapan clarissa.


" Udah ihh.. kan semalam udah.. cepet mandi.. anakmu sudah lapar, sudah nendang-nendang mulu minta makan " ucap clarissa dengan nada manja yang membuat marchel terkekeh atas sikap istrinya lalu meraba perur clarissa yang langsung disambut tendangan dari anaknya didalam perut sang istri.


" Ternyata anakku akan jadi pesaingku nanti jika lahir, masih didalam perut saja dia udah tak mengijinkan aku mendekatimu " ucap marchel yang lalu mencium perut clarissa.


" Dia itu lapar, lagian sama anaknya sendiri dianggap pesaing, udah sana mandi, marchel" ujar clarissa yang membuat marchel menurut pergi kekamar mandi.


" Tetap disini, nanti turun bareng aku, kamu mengerti, sayang " seru marchel sebelum menutup pintu kamar mandi.


" Iya.. cepetlah mandi daddy, aku sudah ingin makan " ucap clarissa dengan nada menirukan suara anak kecil.


Sambil menunggu marchel selesai mandi clarissa menyiapkan pakaian santai karena hari ini hari libur yang mana marchel akan menghabiskan waktu dengan dirinya lalu membereskan ranjangnya dengan mengganti sprai yang semalam sudah digunakan untuk kegiatan panasnya dengan marchel.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***Jangan lupa like, vote, dan komentnya guys

__ADS_1


terima kasih 😊***


__ADS_2