
" lu makan kek orang kesurupaa aja, mang suami mu gak ngasih makan, dek " ujar andres yang melihat clarissa makan dengan begitu banyak menu makanan dimeja makan sore itu dan andres yang baru pulang kerja dibuat terkejut melihat nafsu makan clarissa yang diluar orang pada umumnya dan jika dilihay oleh andres clarissa sedikit gemukan.
" Eh.. kakak dah pulang, tumben pulang cepet" ucap clarissa yang mendongakkan wajahnya menatap kehadiran andres yang tengah duduk dikursi didepannya.
" Mommy dan daddy mana? " tanya andres yang mengedarkan pandangannya mencari sosok kedua orang tuanya.
" Dilantai atas , lu mau ini " ucap clarissa menawarkan semangkuk bakso kuah pada andres.
" Tidak, jika boleh gue mau itu, nasi bakar kan itu " ujar andres yang menunjukkan piring nasi bakar yang clarissa pesan pada restorant sunda favoritnya.
" Iya, makanlah ! enak tau rasanya, aku aja abis dua bungkus " tutur clarissa yang kini beralih pada satu cup puding coklat.
Andrespun memakan nasi bakar yang katanya enak oleh clarissa dan benar rasa gurih yang pas membuat indra perasa andres dibuat ketagihan akan rasa nasi bakar itu.
" Lu gak lagi hamil kan ?" tanya andres masih dibuat heran clarissa yang seperti gak sadar akan kehamilannya.
" Clarissa pergi kekamar bentar, awas jangan sampe dihabisin " ucap clarissa yang dengan cepat menaiki kamarnya dan mencari tespek untuk membuktikan jika dirinya seperti yang diucapkan andres dan sahabatnya.
" Masa iya gue hamil tapi aku gak ngrasa mual-mual jika dilihat-lihat badan gue gemukan sih seperti orang lagi hamil, gue tes dulu aja " monolog clarissa pada diri sendiri saat didepan cermin memperhatikan lekuk tubuhnya yang terlihat asetnya agak membesar dan tubuhnya terlihat gemukan.
Sesampai dikamar mandi clarissa dengan menutup matanya berharap apa yang inginkan terkabul yang mana benih dari marchel tumbuh dalam rahimnya.
Gue deg deg kan, moga hamil gue batin clarissa dengan jantung yang berdetak kencang tak karuan saat hendak melihat hasilnya.
Saat itu clarissa sampai menggunakan tiga merek tespek untuk memastikan jika tespek itu akurat memberi hasilnya dan jelas ketiga tespek yang berbeda merek terlihat menampilkan garis dua yang terlihat jelas alangkah terkejutnya clarissa sampai tak bisa berkata-kata memandangi ketiga tespek ditangannya.
__ADS_1
" Garis dua yang tandanya gua ha.. hamil.. gue hamil.. oh my god terima kasih atas kepercayaanmu pada kami.. sayang nanti kita beritahi daddymu atas keberadaanmu diperut mommy, ok " ucap clarissa bergelinang air mata kebahagian sambil satu tangannya mengelus perutnya yang nanti beberapa bulan akan membuncit.
Clarissa masih terdiam duduk didalam kamar mandi karena semua badannya terasa lemas saking terharunya tapi bukan langsung meminta marchel cepat pulang clarissa memilih menenangkan jiwa terkejutnya sekaligus terharu karena kebahagian yang kini meliputi rumah tangganya bersama marchel yang lengkap dengan kehadiran calon anaknya.
Clarissa menuruni anak tangga dengan senyum yang mengukir dibibirnya sedangkan andres masih setia menunggu clarissa dimeja makan dengan ditemani kedua orang tuanya yang juga tengah menyantap makanan yang clarissa pesan tadi.
" Mommmm!!! " teriak clarissa sambil sedikit berlari menghampiri mommynya.
" Ada apa, sayang ?" tanya sang mommy yang membalas pelukan clarissa .
" Lu kenapa? kok pake nangis " tanya andres yang sadar clarissa yang meneteskan air mata.
" Daddy gak dipeluk juga, ada apa hmm?" ujar tuan nugroho sambil membelai rambut putri kesayangannya.
" Kamu jangan nangis, cerita ada apa, mommy gak mau putri kesayangan mommy sedih " ucap mommy clarissa lembut sambil menepuk-nepuk punggung clarissa.
Tuan nugroho dan andres yang bingung melihat dua wanita yang dicintai tiba-tiba nangis akhirnya tuan nugroho dan andres mengambil tespek yang ada di genggaman sang mommy.
" Kamu hamil ?" tanya tuan nugroho dengan wajah berbinar dengan mata yang berkaca-kaca melihat tespek yang menunjukkan dua garis itu.
" Selamat dek, bentar lagi gue mau jadi uncle" kata andres mengusap pucuk kepala clarissa yang mengiyakan ucapan sang daddy dan andres.
" Marchel udah tau? " tanya sang mommy yang ikut bahagia kabar kehamilan sang anak.
Clarissa menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
" Belum, clarissa akan memberitahunya jika marchel pulang kantor saja " ujar clarissa yang kembali memeluk sang mommy.
" Kok gitu dek, marchel juga berhak tau kabar kehamilan lu " ucap andres yang juga ikut bahagia atas kebahagian yang meliputi rumah tangga clarissa.
" Buat kejutan nanti, kalian jangan ada yang kasih tau marchel dulu " ucap clarissa.
" Ya udah jika itu mau mu, sekarang makan lagi kamu, ini bukannya makanan yang kamu pesan tadi tapi maafin daddy sama mommy sudah ngabisin nasi goreng lobstermu " ujar tuan nugroho.
" Iya gak apa- apa ,dad " ucap clarissa yang masih bermanja dipelukan sang mommy.
" Apa mau daddy suapin kamu, sayang " kata tuan nugroho yang tak menyangka putri kesayangannya akan segera menjadi seorang ibu.
" Besok kamu cek kedokter kandungan untuk mengetahui usia kehamilanmu, biar ntar mommy temani kamu " ujar sang mommy yang hanya dianggukkan clarissa.
" Gak usah dad, clarissa hanya ingin kak andres bikinin aku kimbab sekarang " ucap clarissa dengan wajah memelas yang mana andres yang mendengar permintaan sang adik hanya mendengus kesal saat sang daddy menatap tajam kearah andres untuk beranjak kedapur.
Andres yang diam dengan tatapan kesal dikarenakan dirinya baru pulang kerja dan masih menggunakan pakaian kerja harus kedapur gitu.
" Andres ! apa kamu tidak dengar tadi adikmu minta kamu apa " seru tuan nugroho yang menatap tajam kearah andres.
" Iya, ini mau andres buatin " ucap andres pergi kedapur.
" Punya adik nglunjaknya gak lihat sikon kakaknya sedang capek baru pulang kerja malah disuruh bikin kimbab, belum lahirnya udah ngrepotin gue kek bapaknya " gerutu andres yang mengambili bahan untuk buat kimbab sesuai permintaan sang adik.
🍁🍁🍁🍁🍁
__ADS_1
Ditunggu like, vote, dan koment kalian
Thanks 🙏🙏🙏