
Sedangkan vanya dan clarissa malah asyik ngobrol diruang santai keluarga dengan banyak cemilan sehat yang aman buat bumil cantik milik clarissa.
" Kapan kau akan meresmikan hubunganmu dengan joy?" tanya clarissa yang kembali mengunyah potongan kecil buah kemulutnya.
Vanya yang mendapatkan pertanyaan dari sahabatnya tentang hubungannya dengan joy mengulum senyum.
" Sejujurnya aku tergantung joy kapannya karena joy udah sering nglamar aku, hehehe " jawab vanya malu-malu.
" Aku harap segerakan hubungan kalian, apalagi joy sangat mencintaimu vanya jangan dibuat lama jika ini hal baik " nasehat clarissa yang melihat gurat kebimbangan dimata cantik vanya.
" Jangan takut, joy sungguh mencintaimu dia pria baik dan kau tau kalau kau prioritas utamanya bahkan demi keselamatanmu joy menginginkan kau berada selama ini dengan penjagaan yang tak kau tahui" imbuh clarissa yang kemudian tersenyum untuk membuat wanita disampingnya tak ragu dengan joy sang sahabat suaminya yang memang clarissa mengetahui segalanya tentang hubungan vanya yang dijaga oleh joy.
Vanya memeluk bumil cantik sahabatnya karena merasa lega karena ada support dari sahabatnya yang membuatnya semakin yakin untuk melanjutkan hubungan dengan joy kejenjang serius seperti impiannya bisa menghabiskan waktu bersama joy pria yang dicintainya bahkan selama ini dia harus rela pacaran kucing-kucingan dengan joy agar tidak terciduk oleh wartawan, bagi joy keselamatan vanya paling utama.
" Terima kasih, joy udah ingin menikahiku tapi aku ragu nanti joy ditinggal fansnya karena menikahi assistennya, aku gak mau joy kehilangan ketenarannya karena aku dan aku tau jika kejadian malam itu saat semua publik tau jika aku kekasih joy, aku tau banyak komentar miring tentang aku tapi berkat suamimu marchel menghapus semua berita itu , sekali lagi terima kasih " ujar vanya yang memang tak ingin joy terbebani atas dirinya walau sejujurnya vanya sudah siap jadi istri seorang joy.
Kau memang wanita yang tepat untukku, aku akan segera menjadikanmu ratu diistanaku dan hanya kau nyonyah dihatikku dan istanaku batin joy yang tak sengaja ingin ikut bergabung bersama dua wanita cantik yang sedang asik saling curhat itu.
" Cepatlah kau nikahi vanya, biar orang-orangku yang mengerjakannya " ujar marchel yang menepuk bahu joy sehingga tersadar dari lamunannya.
" Aku sudah berulang kali melamarnya tapi yah gitu, kapannya itu aku gak tau vanya siapnya " tutur joy yang tatapannya tak lepas dari vanya yang tersenyum bahagia bersama clarissa.
" Kau gerak cepatlah,wanita tuh butuh bukti bukan kata-kata saja, jadi segerakanlah " sambung leo yang menepuk bahu joy satunya.
__ADS_1
" Kami mendukung hubungan kalian jadi kau tak perlu takut akan keselamatan vanya karena kau pasti tau jika bumil yang itu gak akan diam saja " ujar rei yang kemudian melanjutkan langkahnya ke tempat clarissa dan vanya berada.
" So, berjuanglah untuk menyakinkan vanya untuk jadi nyonyah joy " ucap marchel yang pergi mengikuti rei.
" Thanks, kalian memang sahabatku yang terdebest " ujar joy yang menyusul dua sahabatnya.
" Gue ditinggal, emanglah gak ada akhlak tadi mellow sekarang bucin, hah " ucap leo yang kesal karena joy malah meninggalkan dirinya.
marchel dah jelas duduk disamping istri kesayangannya dan mencium pucuk kepalannya serta mengelus perut buncit clarissa.
" Apa seseru itu sehingga kamu lupa sama suamimu " ucap marchel yang malah menciumi pipi cubby bumil cantiknya.
" Ihh, apaan sih, lagian sapa yang lupa sama suami, kamu mahh ngada-ngada aja" ujar clarissa yang pasrah aja saat marchel terus-menerus memberi kecupan padanya.
" Diam dulu, aku mau nanya joy.. joy kapan kau akan menikahi vanya ?" ucap clarissa yang melempar pertanyaan pada joy yang tengah asik memainkan rambut vanya.
Sedangkan rei dan leo hanya menjadi pendengar obrolan dua pasangan yang duduk didepannya.
" Jika vanya mau sekarang atau besok aku bisa, bagaimana sayang mau yah kita menikah " ucap joy yang beralih merangkul pinggang ramping vanya.
Jangan ditanya wajah vanya terlihat memerah karena ajak menikah oleh joy didepan para sahabatnya.
" Vanya joy bertanya padamu " seru rei yang membuat vanya menatap manik mata indah joy mencari apakah joy sedang berbohong apa tidak kenyataannya disana tidak ada kebohongan disana sehingga membuat hatinya yakin untuk menerima pinangan dari joy.
__ADS_1
" Baiklah, aku mau menikah denganmu tapi.. " belum selesai kalimatnya dilanjutkan joy lebih dulu memotongnya.
" Tapi apa sayang?" tanya joy yang penasaran dengan jawaban vanya sang kekasih.
" Dengerin dulu napa, joy " kesal marchel dan rei yang tak suka joy memotong ucapan vanya.
" Maaf "
" Tau tuhh, vanya belum selesai ngomong udah dipotong "
" Vanya lanjut " ucap clarissa meminta vanya melanjutkan ucapannya.
" Huftt.. maksud aku tadi tuhh jangan sekarang kau nikahi aku joy, kan aku masih punya orang tua joy " ujar vanya.
" Baiklah, besok nikahnya urusan mama sama papa mu biar orangku yang menjemput mereka, kau tenang saja sayang " titah joy yang dianggukkan vanya.
" Kalian bisa pake resortku yang dipulau k dan untuk tema pernikahannya kalian mau seperti apa biar orang-orangku yang disana langsung mendekornya " ujar clarissa yang terdengar seperti perintah.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***Karena bersama dirimu , aku bahagia ☺
Jangan lupa like, vote, dan koment
__ADS_1
TERIMA KASIH***