
Setelah acara barbeque selesai dan malam sudah larut masing-masing pergi kekamar yang sudah ditetapkan oleh nyonyah nugroho hana, ana, dan ellena satu kamar dan para pria pun sama menginap di mansion keluarga nugroho serta keluarga mattewpun juga diminta untuk menginap.
Hari ini hari yang cukup panjang dan membahagiakan bagi rumah tangga clarissa dan marchel karena sebentar lagi mereka akan memiliki seorang anak.
Joy dan anggota d'Dream serta vanya tidak lupa devan memilih pulang karena desakan kesibukan mereka tapi beruntungnya mereka bisa menghadiri acara sahabatnya.
" Selamat atas kehamilan clarissa, yang bentar lagi kau akan dipanggil papa " ucap joy sambil berpelukan ala pria.
" Ternyata kerja keras kau tak sia-sia, selamat bro, akhirnya kita akan punya ponakan hehehe" ujar rei melakukan sama seperti joy.
" Selamat mau jadi papa , moga diberi kesehatan si baby ama mamanya ampe keluar, amin " timpal leo.
Vanya dan devan pun tak lupa juga memberikan selamat pada marchel yang nampak sangat bahagia atas kehamilan sang istri.
" Terima kasih atas do'a kalian dan untuk kedatangan kalian juga " ucap marchel sebelum mereka berpamitan pulang.
__ADS_1
Marchel yang mengantarkan joy dan sahabatnya pulang pun kembali ke dalam mansion dan mencari sosok sang istri tapi tak menemukan keberadaan clarissa ditaman belakang yang dijadikan tempat acara si calon anaknya.
Apa dikamar batin marchel.
Saat sedang melangkah melewati ruang keluarga marchel melihat marthin yang terlihat menempel terus pada caca , walau tak cukup dekat dengan marthin dan baru mengenal caca, marchel melihat tatapan cinta dan rindu dimata marthin yang selama ini tatapan itu tak pernah terlihat.
Sepertinya marthin sangat mencintai wanita itu dan tatapan yang mengisyaratkan jika disana sangat merindukan wanita itu gumam batin marchel.
Tanpa sepatah kata marchel melewat marthin dan caca tanpa menghiraukan mereka yang tengah asyik bercanda gurau dan terdengar jelas tawa renyah marthin bersama caca.
Marthin yang melihat respon caca hanya terkekeh dibuatnya lalu mengusap bibir caca dengan jari jempolnya.
" Apa aku yang pertama ?" tanya marthin pada caca yang masih terdiam.
Bibir gue udah gak virgin lagi, tadi marthin tanya dia yang pertama, yaiyah lah kan gue cintanya ama lu jadi lu udah curi first kiss ku batin caca.
__ADS_1
Caca hanya mengangguk malu saat ditanya seperti itu sama marthin dan itu membuat marthin tersenyum senang wanita yang selama ini mengejarnya dan berjauhan olehnya karena keadaan yang menuntut wanitanya mengejar mimpinya walau awalnya menolak untuk berkuliah keluar negri tapi berkat campur tangan clarissa kakak angkat kini wanitanya kembali untuk dirinya setelah sukses menjadi seorang desainer terkenal seperti impiannya, cinta marthin sesungguhnya sangat besar pada caca sehingga rela melepas wanitanya untuk menggapai impiannya.
" Gak usah, menggodaku seperti itu " ucap marthin yang gemas melihat caca yang memegangi bibirnya.
Caca yang diperlakukan manis oleh marthin merasa bahagia ternyata pria yang selama ini dia kejar juga menyukainya.
" A..aku ti..tidak menggodamu, jangan asal bicara kak " sahut caca gugup setelah marthin menarik tubuhnya.
" Udah jangan gugup, aku akan memperlakukanmu seperti ini untuk seterusnya, aku mencintaimu jadi berhentilah untuk menganggapku tidak mencintaimu lagi" bisik marthin memeluk erat caca melimpahkan rindu yang selama ini dia pendam.
*Kau hanya boleh jadi miliku, caca **batin marthin.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Like, vote, dan koment jangan lupa 😊😊
__ADS_1
TERIMA KASIH***