
Devan dan vanya sudah siap untuk mengantar para anggota d'Dream untuk perlatihan album baru yang akan come back sebentar lagi kali tanpa marchel karena marchel dari kemari berada diapartemen clarissa.
" Kalian sudah siap? " tanya devan kepada joy dan dua anggota d'Dream lainya.
" Sudah " titah rei dan leo.
" Mana marchel joy ? " tanya vanya yang menyadari ketidak adanya marchel saat ini.
" Nanti marchel nyusul kesana " jawab joy.
" Baiklah, ayo berangkat " perintah devan.
" Joy, kau tau sejak kemarin kemana marchel pergi ?" tanya leo yang saat ini sudah duduk disebelah kursi joy dalam mobil.
" Apaa! anak itu dari kemarin belum pulang " teriak devan terkejut dan kesal mendengar marchel pergi tanpa sepengetahuan dirinya.
" Biasa aja kali dev, budek ni kuping aku " ucap vanya mengusap-ngusap telinganya.
" Iya tuh, kebiasaan si devan " timpal rei yang menatap tajam devan.
" Ya maaf kan aku terkejut tu anak pergi gak bilang-bilang aku " ucapnya pasrah menahan kekesalan.
Diparkiran mobil area gedung apartemen clarissa , marchel terlihat merangkul pinggang clarissa dengan posesif.
" Kenapa? " tanya marchel yang menatap clarissa yang sedari tadi menatap dirinya.
" Sampai kapan kamu akan memelukku sedang kita sudah sampai didepan mobilmu apa kamu ingin terus memelukku" ujar clarissa yang merasakan perilaku marchel saat ini semenjak semalam begitu lembut padanya terutama tatapan matanya yang kini sangat lembut jika menatap clarissa dan bibir yang dulu tak pernah tersenyum padanya kini selalu menampakkan senyum terbaiknya pada dirinya.
" Jika kamu mau aku akan memeluk mu atau kita kembali lagi keapartemenmu " ucap marchel senyum smirk.
" Hah! ayolah marchel, kita harus sampai agensi pasti joy dan yang lain menunggumu dan aku juga ingin bertemu hana " clarissa melepas tangan marchel yang melingkar dipinggangnya.
__ADS_1
Marchel hanya tersenyum melihat tingkah laku clarissa yang sedang merasa kesal pada dirinya.
" Sampai kapan kamu diam disitu.. cepat buka pintu mobilnya " ucap clarissa lagi yang sudah berdiri disamping mobil marchel.
Pip pip
Marchel pun membuka unlock mobilnya dan clarissa langsung membuka pintu mobik dan segera masuk mobil.
Marchel bukannya masuk mobil seperti clarissa malah masih mematung tersenyum sendirian menatap clarissa.
Clarissa jika kamu tahu aku sungguh mencintaimu saat ini bahkan aku tak rela kamu jauh dariku batin marchel.
Clarissa menghembuskan nafas kasar saat mengetahui marchel masih berada diluar bukannya cepat masuk mobil dan berangkat.
" SAYANGGGG !!! apa kamu gak mau jadi sopir buat kekasih mu ini " teriak clarissa yang menjadikan marchel tersadar dari lamunannya.
" Aku datang sayang " teriak marchel yang bergegas masuk mobil dan duduk dikursi kemudi.
Clarissa memberi kecupan dipipi marchel lalu tersenyum.
Senyum tipis terbit kembali dibibir marchel dan membalas kecupan clarissa dengan mencium bibir clarissa yang sudah menjadi candunya.
" Makin manis saja bibirmu sayang dan aku suka " bisik marchel ditelinga clarissa dan mencium kembali bibir mungil clarissa dan clarissa membalas ciuman marchel dengan membuka mulutnya supaya marchel bisa mengekspos lidahnya kemulut clarissa dengan rakus marchel melu**t bibir clarissa karena clarissa menerima ciumannya.
Clarissa yang mampu mengimbangi kemampuan ciuman marchel membuat marchel makin intens melu**t bibir clarissa, bertukar saliva menciptakan sensasi yang membuat marchel yang nanti makin kecanduan kepada bibir clarissa dan lihatlah tangan marchel kini menekan tengkuk kepala belakang clarissa untuk memperdalam ciumannya.
Setelah dirinya merasa kehabisan oksigen, marchel melepas ciumannya dan menghirup oksigen dalam-dalam begitu juga clarissa tidak lupa jempol marchel menghapus bekas ciuman dibibir clarissa yang membuat clarissa tersenyum dengan wajah memerah.
" Kenapa pipimu selalu memerah bikin gemas saja " ucap marchel berpindah mencubit kedua pipi kekasihnya yang nampak menggemaskan.
" Sakit tauuu.. " pekik clarissa yang mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
" Apa kamu ingin aku mencium bibirmu lagi" goda marchel pada clarissa yang terlihat menggemaskan dengan sikapnya.
" Siapa yang mau diciummu lagi? " tanya clarissa polos yang masih mengerucutkan bibirnya.
" Tuh.. bibirmu dimaju-majuin gitu.. " ledek marchel yang kini sudah menyalakan mobinya dan melajukannya.
" Iiihh apaan sih.. " kesal clarissa yang melengoskan wajahnya menatap keluar jendela.
" Oh iya aku lupa belum kasih tau kamu jika besok aku akan ke pergi ke negara S bersama hana " ujar clarissa yang kembali menatap raut wajah marchel dan membuat marchel mengerem mendadak atas pernyataan jika clarissa akan pergi ke negara S .
Citttt
" Sayaaaaaaggggg.. kamu kenapa sih bikin kaget saja " teriakk clarissa yang memegang tangan kekar marchel karena refleks.
" Maaf sayang.. aku terkejut kamu akan meninggalkan ku pergi ke negara S dan aku tidak mengijinkanmu pergi dari ku" ucap marchel yang menyentuh dagu clarissa.
" Siapa yang mau ninggalin kamu sih , aku gak bisa hidup tanpamu karena aku sudah cinta mati sama kamu marchel matteo " ucap clarissa yang kini mengecup singkat bibir marchel.
" Kamu tadi bilang akan pergi ke negara S bersama hana " ujar marchel yang terlihat polos saat ini.
" Makanya dengerin dulu, aku dan hana hanya ada kerjaan dinegara S paling lama seminggu aku disana " jawabnya.
" HAh.. seminggu? lama sekali sayang " ujar marchel.
" Iya nanti setelah selesai aku langsung pulang " jawab clarissa.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***Jangan lupa sertakan like, vote dan komentnya
TERIMA KASIH***
__ADS_1