
~ ***❤ VOTE ❤*** ~
hana... teriak clarissa yang menerobos ruang kerja hana
astaga.. lu... hana menatap clarissa yang tiba-tiba muncul dihadapannya tanpa bilang akan menemuinya
lu sibuk han.. mendudukkan tubuhnya disofa
sedikit.. tumben lu kesini.. tanya hana yang ikut duduk disamping clarissa berada
gue bosen dirumah..
lu mau minum kopi.. hana menawarkan clarissa minuman kopi yang hendak hana buatkan
gak, makasih lu lanjutin aja kerjaan lu, gue hanya bentar aja disini..
lu gak mau curhat ama gue.. mendekatkan wajahnya ke wajah clarissa
apaan sih han.. udah sana lu kerja, gue udah bayar lu mahal yah jangan sampe bikin Agensi gue bangkrut.. menyingkirkan wajah hana dari dekatnya
okay bos.. hana pun kembali duduk di kursi kebesarannya
clarissa yang sedari tadi mengotak atik ponsel terlihat jelas oleh hana yang melihat clarissa sedang berada mood yang baik.
apa yang lu mainin sa.. menatap clarissa yang tak kunjung memalingkan pandanganya dari layar ponselnya
ga da, ini pesan dari andres.. menunjukan isi pesan dilayar ponselnya ke hana
oh.. hana kembali lagi dengan pekerjaannya
han.. gue pergi dulu.. clarissa sudah berada didepan meja kerja hana yang membuat hana terkejut
bikin jantungan aja lu.. mau kemana lu.. tangan hana sudah ingin mlempar pulpen ditanganya
ke apartemen habis tu gue mau balik ke mansion.. ujar clarissa
baiklah.. apa besok lu akan mulai kembali bekerja.. menatap perubahan mimik wajah clarissa yang kecewa tapi clarissa bingkis rasa kecewanya dengan senyuman dibibirnya
iya.. besok gue mulai kerja lagi.. bye hana.. ucap clarissa sebelum melangkah keluar dari ruangan hanA
***
Diatas gedung vanya dan marchel menikmati waktu istirahat mereka. Ditempat ini mereka berdua sering menghabiskan waktu mereka, joy selalu memberi kebebasan ke vanya untuk dekat kesiapa saja bahkan ke marchel yang joy tau jika marchel menyukai vanya lebih dari seorang sahabat
hei.. vanya menepuk bahu marchel yang membuat marchel gugup kehadiran vanya didekatnya
kau melamun chel..
ti..tidak.. jawab marchel yang masih mengatur detak jantungnya
kalo tidak kenapa kau diam dan terlihat terkejut..
apa kamu sudah makan siang.. memandangi vanya yang berdiri disampingnya
udah...apa kau juga sudah makan chel.. karena aku tadi tak melihat kamu makan siang dengan yang lain..
aku menyudahi makan siang ku lebih dulu lalu kesini.. mengarahkan tatapannya ke pemandangan kota dari atas gedung
***
apa gue harus menemui mereka latihan yah.. gumam clarissa lirih
saat keluar dari ruangan hana clarissa berfikir untuk pergi ke ruang latihan d'Dream untuk melihat para sahabatnya terutama dia merasa sudah lama tak bertemu vanya.
clarissa pun berjalan menuju ruang latihan yang dimaksud.
tok tok tok
ceklekkk
hello.. maaf apa aku mengganggu.. sembari membuka pintu melihat sahabatnya sedang makan siang bersama
clarissaa... rei dan leo bangit menghampiri clarissa yang masih berdiri dibibir pintu lalu mereka berdua berhamburan memeluk clarissa mengajak bergabung bersamanya
__ADS_1
hei.. apa kalian begitu merindukan ku.. tak bisa menolak tingkah dua sahabatnya yang selalu bersikap perhatian pada dirinya
rei dan leo pun hanya menganggukan kepala mereka
kalian itu seperti anak ayam yang baru bertemu induknya.. ucap devan yang melihat rei dan leo bertingkah manja ke clarissa
hei dev, joy..
hei sa.. kamu sudah makan siang.. tanya joy yang memberikan tempat untuk clarissa duduk..
belum..
ini makan lah..joy memberikan potongan pizza ke clarissa.
makasih joy, kamu makan saja..
mana yang lainnya dev.. maksud aku vanya dan marchel... clarissa mendudukkan tubuh ke tempat yang diberi joy
rei dan leo pun tak ingin melepas genggaman tangannya dari tangan clarissa bahkan mereka mendudukkan dirinya disamping clarissa duduk
plakk plakk
joy memukul bahu rei dan joy untuk melepaskan genggaman tangannya
aww.. sakitttt joy.,serempak rei dan leo menyeringai kesakitan karena pukulan joy dibahunya
lepaskan gak.. apa kalian pikir clarissa mak lu... denggus joy
rei dan leo pun melepaskan genggamannya karena mereka tak ingin jou memukulnya lagi
joy.. seru clarissa mengusap bahu rei dan leo yang dipukul joy
masih sakit..
gak pa pa sa.. rei memeganggi bahunya
udah joy memang dua sahabat mu ini bayi gedenya clarissa bener apa yang dibilang vanya,, ucap devan menepuk jidatnya
ha ha ha.. gak malu sama umur rei yo.. ledek joy
rei dan leo mengerutkan kening mendengar pernyataan devan dan joy tak membalas ledekan joy
paling diatas gedung sa.. dia suka melihat pemandangan kota dari sana..joy mengunyah makanannya
aku pergi dulu mau nemui vanya.. clarissa bangkit dan pamit untuk mencari keberadaan vanya.
*****
apa kamu suka van..
maksud kamu chel.. menoleh ke arah marchel
maksud aku pemandangan kota dari sini..
hmm.. aku suka apa lagi kalo dilihat waktu malam indah sekali..
Marchel dan vanya pun saling menikmati pemandangan kota disiang hari walau cuaca hari ini sangat lah panas oleh terik matahari tapi di bagian atap gedung perusahaan Agensi milik clarissa didesain se asri mungkin sehingga ditanami pohon untuk menambah ke asrian dan terlihat teduh untuk kenyamanan para staff nya dan para artis yang bekerja dengann
aahhkkk.. seketika keseimbangan vanya goyah yang membuat dirinya hampir terjatuh, untungnya marchel siap siaga didekat vanya yang secara cepat refleknya menangkap tubuh vanya.
deggg
pandangan mata mereka pun bertemu dan sangatlah dekat ini pertama kalinya marchel sedekat ini dengan vanya.
Tingggg
pintu lift terbuka dan clarissa pun keluar mencari vanya. tapi langkahnya terhenti ketika melihat marchel memeluk tubuh vanya tepat didepan matanya.
Hati clarissa rasanya sesak dan sakit tak disangka marchel yang selama ini dicintai ternyata benar-benar menyukai vanya.
situasi macam apa ini.. kenapa mereka berpelukan dan kenapa gue bodoh banget datang kesini.. gumam batin clarissa
Tak kuasa menahan sakit bagian dadanya, clarissa menatap nanar vanya dan marchel, dengan tatapan berkaca-kaca clarissa mencoba memahan butir bening yang hampir terjatuh.
marchel , lepaskan aku, aku sudah ga pa pa.. vanya melihat kehaditan clarissa yang berdiri mematung tak jauh dari tempatnya bersama marchel
marchel pun melepaskan pelukannya
__ADS_1
bener kamu gak pa pa van.. apa kaki mu terkilir..
tidak chel.. makasih.. memastikan dirinya baik-baik saja
melihat marchel begitu perhatian dengan vanya dan membuat perasaannya semakin sakit.
clarissa pun memutuskan pergi dari pandangan vanya dan marchel.
vanya yang melihat clarissa berlari pergi, berusaha menghentikannya.
sa.. clarissa tunggu.. ini gak seperti yang kamu lihat.. teriak vanya berlari menyusul clarissa tapi sayangnya pintu lift sudah tertutup,
van, kamu kenapa.. udah biarin dia pergi.. ucap marchel menghentikan langkah vanya
lepaskan tangan ku chel.. aku harus menjelaskan kesalah pahaman ini ke clarissa.. mengibaskan genggaman dari marchel
untuk apa kamu ingin menjelaskan ini clarissa..
vanya terus melanjutkan langkahnya mengejar clarissa yang terlihat sangat kecewa padanya.
marchel menarik nafasnya dengan kasar memikirkan apa yang diucapkan vanya
kenapa vanya bersikeras ingin menjelaskan kejadian ini ke clarissa, memang clarissa kenapa., batin marchel menggaruk pelipisnya
marchel yang tak memperdulikan perasaan clarissa pun tak ingin ambil pusing dengan sikap clarissa yang tiba-tiba pergi begitu saja
Didalam lift clarissa terus berusaha menahan airmata yang hendak tumbah membasahi wajahnya.
Disaat lift sudah sampai diparkiran clarissa pun keluar dan berlari ke mobilnya dengan cepat clarissa menancapkan gas melajukan mobilnya.
kenapa chel.. kenapa kamu harus bersama vanya..hizt..hizt.. lu jahat chel, lu udah bikin gue suka ama lu bahkan gue gak bisa lepas dari mencintai lu tapi kenapa lu tak pernah melihat keberadaan gue..hizt..hizt.. kurang gue apa di mata lu chel, hizt..hizt.. gumam clarissa
aarrggghh... teriak clarissa memukul-mukul setir mobilnya
bodoh kamu sa,, bodohh,.. aarrgghhh
kalo lu gak suka dengan gue okay.. mungkin dengan sekarang gue akan bersikap dingin ke lu, gue gak akan lagi peduli lagi dengan lu.. denggus kekesalan clarissa yang mengubah dirinya ke jati dirinya sebagai clarissa nugroho yang dikenal dingin .
Bagi rekan bisnisnya sudah mengetahui sifat dingin dan ketegasan clarissa dalam memimpin perusahaan, itu yang membuat dirinya sangat diperhitungkan dalam dunia bisnisnya.
selain kecerdasan dalam melihat peluang pasar dia pun mampu mengembangkan perusahaannya sendiri tanpa embel-embel nama orang tuanya.
****
vanya tergesa-gesa mendatangi ruang latihan d'Dream berharap clarissa ada disana.
vanya.. tanya joy melihat vanya berkeringat seperti oranh habis berlari
Karena vanya menyusul clarissa dengan menuruni tangga darurat
mana clarissa joy.. melihat sekeliling mencari sosok clarissa
bukannya clarissa pergi menemui kamu di atap.. memberikan air mineral ke vanya
huhh.. kemana kamu sa.. meminum air yang diberikan joy
ada masalah apa..
tidak ada.. vanya duduk mengatur nafasnya
gak mungkin aku ngomong ke joy kan.. maaf joy.. batin vanya
van lu habis ketemu dedemit ampe keringetan gitu.. ucap rei
ah.. iya.. udah ah sana jauh-jauh dari aku.. mendorong tubuh rei untuk menjauhi dirinya
kali ini vanya tak ingin bergurau ataupun berbicara
rei.. ucap joy dengan tatapan seolah mengisyaratkan untuk pergi dari vanya
okay.. rei pun pergi dan kembali bersama leo
*****
***JANGAN LUPA LIKE AND DUKUNG TERUS CERITA NOVEL AKUHH
MOHON MAAF JIKA MASIH ADA KATA YANG KURANG PAS 🙏🙏🙏
__ADS_1
~ THANK YOU*** ~