
"Ahhh... Er!" Eliana mend3sah dengan begitu manja, membuat api bir@hi semakin berkobar. Bahkan Eliana memeluk kepala Erland, dia sangat menikmati disetiap gerakan lidah yang memainkan nippl3nya bahkan Erland semakin rakus menghisap dada Eliana, meninggalkan jejak kemerahan di setiap bulatan yang indah, putih, dan mulus itu.
Tangan Erland perlahan turun menyusuri perut ramping Eliana, bibirnya pun ikut turun menciumi perut Eliana. Eliana mendadak lemah, dia seakan tidak berdaya merasakan di setiap sentuhan Erland pada tubuhnya, karena dia begitu menikmatinya.
Erland memang tidak memiliki berpengalaman dalam bercinta, tapi dia pria dewasa yang tentunya mengetahui banyak teori dalam hal bercinta, termasuk bagaimana memuaskan pasangan ranjangnya.
Perlahan tapi pasti Erland mulai menciumi kain segitiga yang masih di pakai Eliana. Membuat kain segitiga itu basah karena Erland berusaha bersentuhan dengan milik Eliana disela-sela kain itu. Eliana hanya menganga merasakan kegelian dibawah sana, tak ada kata malu lagi saat Erland membuka kain segitiga itu, memperlihatkan bagaimana indahnya sebuah mahkota.
Erland berlutut sedikit membungkuk, memeluk paha Eliana, mulai menelusupkan lidahnya ke area inti di bawah sana.
__ADS_1
"Ahhh...." Eliana menganga, reflek dia membuka kakinya saat Erland dengan begitu n@fsu menciumi miliknya.
Erland membiarkan Eliana duduk di tepi ranjang, sementara dia tidak mengubah posisinya, masih menikmati satu bongkahan indah yang disebut surga dunia.
Eliana menggeliat, dan terus meremang merasakan ada lidah masuk menjelajahi ladangnya, mungkin karena Eliana selalu merawatnya dan memakai pewangi khusus untuk area intinya, membuat Erland sangat bern@fsu menjelajahi di setiap inci bongkahan itu.
Eliana merasakan ada yang mendesaknya untuk keluar dari tubuhnya, dia menggerinjal, tak bisa menahannya, membiarkan tubuhnya ambruk ke atas ranjang, sementara kedua tangannya terus menekankan kepala Erland. Tanpa sadari dia terus bergerak indah mengikuti ritme di setiap gerakan lidah pada daerah intinya.
Eliana semakin mengerang karena Erland malah menghisapnya sampai habis dan menjilati nya. Rasanya begitu menggila.
__ADS_1
Erland sudah tidak tahan lagi, dia membuka seluruh pakaiannya, dia menciumi kembali tubuh Eliana dari bawah sampai ke atas dengan perlahan, lalu menciumi kembali dua bukit kembar yang masih kencang dan padat itu, mengisap bagian puncaknya.
Sampai memastikan tubuh Eliana sepenuhnya berada di atas ranjang, Erland memposisikan dirinya berada di antara kedua paha Eliana.
"Kamu sudah siap?" tanya Erland dengan pandangnya yang sayu dikuasi n@fsu.
"Emmm... tidak akan sakit kan?" Eliana malah bertanya seperti itu.
"Aku tidak tau, tapi aku akan berusaha untuk tidak membuat kamu kesakitan." Erland mencoba meyakinkan Eliana.
__ADS_1
Erland mulai menyentuhkan pisang rajanya ke area inti Eliana. Eliana sedikit menarik nafas merasakan ada yang berusaha masuk ke dalam dirinya, dia membuka paha lebar-lebar, berharap setelah ini dia akan cepat hamil dan akan melepaskan Erland dari jeratan pernikahan kontrak ini setelah dia melahirkan karena dia tau Erland masih mencintai mantan kekasihnya.
"Arrghhh..." Eliana sedikit menjerit saat ada yang mulai masuk ke dalam, entah ukuran Erland yang besar atau mungkin karena dia masih perawan, tapi baru seperempatnya masuk saja membuat Eliana menjerit. Begitu terasa perih dan ngilu di bawah sana.