
Enak saja, mana mungkin aku pergi dengan Edrick. Bukankah kau tahu aku sangat membenci Edrick?"
"Ya, setahuku seperti itu. Tapi pemikiranku tiba-tiba berubah saat tadi aku sedang mencarimu, dan seorang pelayan club malam mengatakan padaku jika tadi malam kau tampak begitu akrab minum bersama dengan Edrick di club setelah aku meninggalkanmu sendiri. Oh iya, tidak hanya itu saja, bahkan salah seorang petugas pembersih kamar hotel sempat mengatakan padaku jika tadi malam Edrick mengantarmu ke dalam kamar, apa sesuatu telah terjadi pada kalian? Apakah kau memiliki hubungan dengan Edrick? Ataukah jangan-jangan kalian sudah berkencan?"
"Jangan sembarangan bicara dan menuduhku seperti itu, Alice. Aku tidak mungkin berkencan ataupun berhubungan dengan Edrick, bukankah kau tahu aku sangat membencinya?"
"Jadi menurutmu pelayanan club malam dan petugas hotel itu sudah berbohong padaku? Apakah mungkin dua orang yang bekerja di tempat berbeda bisa berbicara hal yang sama tentang kau dan Edrick? Aneh sekali," ucap Alice dengan tatapan penuh tanda tanya.
"Oh.. E.., sebenarnya begini Alice. Saat tadi malam kau pergi meninggalkan aku, Edrick tiba-tiba datang mendekat padaku dan meminta maaf atas semua perbuatan yang dia lakukan padaku. Jadi, sebagai wanita yang baik, aku menerima maafnya dan beramah tamah padanya dengan menyuruhnya mengobrol sebentar denganku."
"Yang kau maksud dengan mengobrol itu minum-minuman beralkohol bersama dengan Edrick kan?"
Caitlyn pun hanya meringis. "Mengertilah Alice, aku meminum alkohol untuk membuang rasa penat di dalam pikiranku. Bukankah kau tahu jika aku merasa sangat stres dengan kehidupanku saat ini."
__ADS_1
"Ya, kau tidak usah menceritakannya lagi, aku sudah muak dengan ide gila surrogate mothermu itu. Sekarang yang ingin kutanyakan padamu adalah tentang Edrick yang mengantarmu ke dalam kamar hotelmu, benar kalian tidak melakukan hal yang di luar batas kan?"
"Astaga Alice, kenapa kau bertanya seperti itu padaku?"
"Cat, kau ini bodoh atau pura-pura bodoh? Bukankah kau tahu jika seseorang yang sedang dalam pengaruh alkohol bisa saja melakukan hal di luar batas, termasuk kau dan Edrick."
"Jadi mau pikir aku dan Edrick melakukan hal yang diluar batas?"
"Mungkin, itu bisa saja terjadi karena tadi pagi kau menghilang begitu saja."
"Ya, sepertinya begitu."
"Lebih baik buang rasa curigamu itu karena aku tidak mungkin melakukan hal seperti itu. Kau dengar pengumuman itu kan Alice, ini sudah waktunya masuk ke dalam pesawat, lebih baik kau simpan prasangka burukmu itu karena kau harus membantuku mencari surrogate mother untukku di New Jersey."
__ADS_1
"Itu lagi," gerutu Alice sambil berjalan meninggalkan Caitlyn.
'Maaf Alice, aku tidak bisa mengatakan hal yang telah terjadi antara aku dan Edrick, aku benar-benar ingin melupakan hal buruk yang telah terjadi antara aku dan Edrick karena mengingat hal itu begitu menyakitkan bagiku. Aku begitu bodoh dan sangat ceroboh karena sudah membiarkan pria lain menyentuh tubuhku begitu saja, padahal Jeff sudah sangat setia padaku, aku yakin dia pasti tidak pernah melakukan kebodohan yang pernah kulakukan dengan menyentuh wanita lain selain diriku,' gumam Caitlyn sambil berjalan di belakang Alice keluar dari waiting room.
Caitlyn lalu memegang dadanya karena merasakan perasaan yang begitu tak menentu. 'Surrogate motherku, semoga aku bisa menemukanmu. Surrogate motherku, tolong bantu aku mempertahankan mahligai rumah tanggaku,' gumam Caitlyn kembali sambil memegang dadanya saat merasakan denyut jantungnya yang berdegup kian kencang.
...***...
Amber kini berdiri di samping jendela sambil menatap cerahnya warna langit malam di musim panas yang bertabur bintang-bintang.
'Tuhan, tolong berikan aku petunjukmu, apa yang seharusnya aku lakukan jika besok bertemu dengan Caitlyn di event itu? Apakah sebenarnya aku memang memiliki ikatan dengan Caitlyn? Apakah kami sebenarnya memiliki hubungan darah? Ataukah kemiripan pada wajah kami karena hanya kebetulan semata? Tapi mana mungkin dua orang yang tidak memiliki hubungan darah bisa memiliki wajah yang begitu mirip? Ah ini benar-benar tidak masuk akal bagiku. Namun aku tidak boleh mengambil kesimpulan terlebih dulu karena aku juga belum bertemu dengan Caitlyn. Ah semua ini terasa begitu misteri bagiku. Sebaiknya aku tidak terlalu banyak berfikir karena ini tidak baik untuk kesehatan bayi di dalam kandunganku. Lagipula, ini sudah malam, lebih baik aku tidur saja sekarang,' gumam Amber.
Dia kemudian melangkahkan kakinya menuju ke ranjang yang ada di dalam kamar tersebut, namun tiba-tiba hatinya merasakan sesuatu yang terasa begitu aneh baginya.
__ADS_1
'Kenapa seperti ada yang sedang memanggilku? Surrogate mother? Kenapa kata-kata ini tiba-tiba terlintas di pikiranku begitu saja saat perasaanku begitu tak menentu? Ah, perasaan apa ini? Caitlyn, apakah kau yang memanggilku di dalam hatimu? Apakah kau membutuhkan bantuanku, Cat?' gumam Amber