
Caitlyn lalu membalikkan tubuhnya dan melihat Edrick yang kini berdiri di belakangnya.
"Edrick," sapa Caitlyn.
"Bagaimana keadaanmu? Apa kau sudah sehat?"
"Apa maksudmu Ed?"
"Cat, bukankah hari ini kau pergi ke rumah sakit? Tadi aku melihat kau dan Jeff ada ada di rumah sakit. Aku melihat kalian ada di ruang UGD."
'Astaga, mungkin yang dimaksud oleh Edrick itu adalah Amber. Mungkin saja Jeff membawa Amber ke rumah sakit. Bagus, itu artinya Jeff melakukan tugasnya dengan baik untuk menjaga Amber. Baiklah, kalau begitu sebaiknya aku berpura-pura saja agar Edrick tidak curiga,' gumam Caitlyn sambil tersenyum.
"Oh tentu saja, aku baik-baik saja Edrick. Tadi aku hanya terpleset lalu Jeff membawaku ke rumah sakit. Hanya luka ringan," jawab Caitlyn sambil tersenyum.
"Jeff memang suami yang baik, dia selalu bisa menjagamu."
"Ya, dia sangat menyayangiku."
"Lalu kenapa kau sendiri? Dimana Jeff?"
"Oh.. Itu, begini tadi setelah pulang dari rumah sakit. Jeff ada urusan pekerjaan mendadak jadi dia pergi untuk menyelesaikan pekerjaannya tersebut. Sedangkan aku, di rumah aku tidak bisa tidur. Jadi aku pergi ke sini untuk mencari udara segar."
"Oh baiklah, aku pergi dulu."
"Iya," jawab Caitlyn. Saat Edrick akan melangkahkan kakinya tiba-tiba dia membalikkan tubuhnya kembali lalu mendekat pada Caitlyn yang kini mulai berjalan menjauhinya.
"Emh..Cat!" panggil Edrick. Caitlyn pun membalikkan tubuhnya kembali.
"Ada apa Ed?"
"Cat, apa kau masih marah padaku?" tanya Edrick. Caitlyn pun tersenyum kecut mendengar pertanyaan Edrick.
"Jadi kau belum memaafkan aku, Cat?" tanya Edrick kembali.
"Anggap saja sudah, anggap saja aku sudah memaafkanmu."
"Terima kasih banyak. Caitlyn, bisakah kita bicara sebentar?" tanya Edrick.
"Tentang apa?"
__ADS_1
"Tentang kontrak kerja itu."
"Apa maksudmu?"
"Duduklah di mejaku," jawab Jeff. Dia kemudian melangkahkan kakinya ke mejanya, sedangkan Caitlyn tampak berjalan di belakangnya. Mereka kemudian menjatuhkan tubuhnya di atas sofa yang ada di samping meja tersebut.
"Ada apa Ed?" tanya Caitlyn sambil mengerutkan keningnya.
"Begini Cat, mengenai kontrak kerja itu. Kita bisa saja melakukan perubahan kontrak itu menjadi lebih singkat. Sebelumnya, maafkan aku Cat. Dulu aku memang terlalu berharap padamu. Aku terlalu berambisi hingga kehilangan akal sehatku. Aku menjebakmu untuk menandatangani surat kontrak itu hingga lima tahun lamanya agar aku terus bisa bersamamu. Seharusnya sejak dulu aku sadar, sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa memiliki hatimu karena hatimu milik Jeff seorang. Dan, sayangnya aku terlambat menyadari itu. Sekarang aku ingin memperbaiki semua kesalahan yang telah terjadi, Cat. Aku ingin kau bahagia, aku tidak ingin kau terkekang karena ambisiku."
"Lalu, apa maksudmu?"
"Kita akan melakukan penandatanganan ulang, Cat. Aku akan mengubah isi kontrak itu menjadi dua tahun saja. Setelah itu aku ingin kau bebas, aku tidak akan kembali lagi padamu, Cat."
"Benarkah? Benarkah yang kau katakan Ed? Kau akan mempersingkat kontrak kerja sama kita?"
"Iya Cat, besok kau bisa datang ke kantorku untuk pemandangan kontrak ulang."
"Terima kasih, Ed. Kau benar-benar baik."
"Sama-sama Caitlyn, aku ikut senang jika kau bahagia."
"Tidak apa-apa, Cat. Kau memang bukan takdirku," jawab Edrick yang membuat Caitlyn tersenyum kecut.
"Baik, kalau begitu aku pulang sekarang," ucap Caitlyn.
"Pulang? Tapi kau belum memesan makanan apapun di sini Cat."
"Tidak, aku ingin beristirahat. Terus terang saja selama ini aku tidak bisa tidur dengan nyenyak karena kontraksi kerja sama itu. Dan hari ini untuk pertama kalinya aku merasa seperti terbebas dari tekanan yang menjeratku selama ini."
"Dan itu penyebabnya karena aku kan? Maaf jika aku terlambat menyadari semua ini. Aku memang egois dan selalu dipenuhi ambisiku," ucap Edrick yang dibalas senyuman oleh Caitlyn. Tiba-tiba bayangan Amber pun terlintas di benak Caitlyn.
'Astaga, Amber. Bukankah aku sudah melakukan perjanjian dengan Amber?' gumam Caitlyn.
"Cat, apa yang sebenarnya telah terjadi padamu? Kenapa kau tiba-tiba berubah? Apa keputusan yang aku ambil sudah terlambat bagimu? Apa yang sebenarnya telah terjadi, Cat?"
'Ya, sebenarnya ini terlambat. Tapi ini jauh lebih baik daripada aku harus menjalani kontrak kerja itu selama lima tahun. Dan sayangnya aku juga sudah memilih Amber sebagai surrogate mother bagi kami. Haruskah aku membatalkan perjanjian dengan Amber tentang surrogate mother itu? Ah kenapa aku jadi merasa bimbang seperti ini? Bukankah seharusnya aku bahagia? Tapi kenapa aku kembali dihadapkan pada dilema?' gumam Caitlyn sambil memijit keningnya.
"Ada apa Cat? Apa kau merasa pusing? Apa kau tidak enak badan?"
__ADS_1
"Oh tidak Ed, hanya ada sesuatu yang sedikit mengganggu pikiranku."
"Apa yang mengganggu pikiranmu, Cat? Sepertinya kau memang sedang tidak baik-baik saja. Tadi bahkan di rumah sakit, Jeff seperti sedang menenangkanmu. Apa yang sebenarnya telah terjadi padamu, Cat. Apa ini semua terjadi akibat dampak dari kontrak kerja itu?" tanya Edrick.
Caitlyn pun menundukkan kepalanya, kemudian butiran bening mulai menetes membasahi pipinya.
"Cat, apa yang sebenarnya telah terjadi? Apakah hidupmu menjadi berantakan karena kontrak kerja itu?"
Caitlyn pun mengangkat wajahnya. "Apa kau mau mendengar jawaban jujur dariku?"
Edrick pun menganggukkan kepalanya meskipun dengan penuh keraguan. "Iya Ed, hidupku sangat hancur karena kontrak kerja itu. Aku telah begitu lama menunda untuk mendapatkan buah hati selama lima tahun dengan Jeff. Dan saat kami baru saja akan memulai program hamil, tiba-tiba aku harus menandatangani kontrak kerja selama lima tahun itu. Tentu saja aku merasa sangat bingung. Aku sangat mencintai Jeff dan aku tidak ingin kehilangan Jeff, lalu aku berinisiatif mendapatkan anak dari seorang surrogate mother."
"Surrogate mother?"
"Ya, aku akhirnya mendapatkan seorang surrogate mother. Tapi di saat itu juga kau ingin melakukan perubahan kontrak kerja ini. Lalu apa yang harus kukatakan pada surrogate motherku itu, Ed?"
"Astaga, kenapa jadi rumit seperti ini masalahnya, Cat? Dan semua ini terjadi karenaku?"
"Apakah aku harus membatalkan perjanjian dengan surrogate mother itu, Ed?"
"Coba pikirkan dan bicarakan dengan Jeff. Setelah kalian mengambil keputusan, kalian baru bicarakan semua ini dengan surrogate mother itu."
"Ada baiknya seperti itu. Aku akan membicarakan hal ini dengan Jeff."
"Iya Cat."
"Baik, kalau begitu aku pulang dulu."
"Iya hati-hati."
Caitlyn lalu beranjak dari tempat duduknya. Lalu saat dia mulai melangkahkan kakinya, tiba-tiba Edrick memanggilnya kembali.
"Cat!"
"Ada apa?"
"Emh, tadi aku melihatmu dan Jeff sedang berciuman di rumah sakit. Sejak itu aku semakin menyadari jika aku tidak akan pernah mendapatkan sedikitpun ruang di hatimu. Semoga kalian selalu bahagia," ucap Edrick yang membuat Caitlyn tertegun.
'Berciuman?' gumam Caitlyn.
__ADS_1