Terjerat Ranjang Si Kembar (Wrong Bed)

Terjerat Ranjang Si Kembar (Wrong Bed)
My Apple


__ADS_3

"Oh.. E..," ucap Jeff terbata-bata. Sedangkan Amber pun hanya bisa menggigit bibir bawahnya.


"Apa yang sebenarnya sedang kalian bicarakan? Sepertinya kau mudah beradaptasi dengan Amber, Jeff?" ucap Caitlyn sambil tersenyum.


"Iya Cat, temanmu itu sangat polos dan lucu."


"Iya Jeff, Amber memang sangat polos. Dia juga wanita yang sangat baik. Amber, sekarang makanlah. Aku akan menyuapimu," ucap Caitlyn kemudian duduk di samping ranjang Amber lalu menyuapkan sup yang baru saja dibuatkan untuknya.


Hati Amber pun terasa begitu sesak saat mendapat perlakuan hangat dari Caitlyn. 'Haruskah aku menyakiti hati wanita sebaik dirinya?' gumam Amber sambil menatap Caitlyn dengan tatapan sendu.


Mata cokelat Amber pun berembun dan perlahan meneteskan butiran-butiran bening dari sudut matanya. Caitlyn yang melihat Amber menangis lalu meletakkan mangkuk sup di atas nakas kemudian menghapus air mata Amber.


"Kenapa kau menangis, Amber?" tanya Caitlyn.


"Kenapa kau begitu baik padaku, Cat? Bukankah kita baru saja bertemu? Kau bahkan tidak mengenalku. Bagaimana jika aku bukanlah orang yang baik?"


"Amber, orang jahat selalu mengatakan jika diri mereka baik, sedangkan kau mengatakan jika dirimu bukanlah orang yang baik. Jadi, perlukan aku curiga padamu jika kau adalah orang yang memiliki niat jahat padaku?" ucap Caitlyn. Dia kemudian mengambil semangkuk sup yang ada di atas nakas lalu menyuapkan lagi pada Amber. Sedangkan Jeff tampak menatap keduanya dengan perasaan yang begitu berkecamuk.


'Jika aku harus memilih diantara keduanya, maka aku tidak akan pernah bisa memilih. Meskipun wajah mereka begitu mirip, tapi mereka adalah pribadi yang yang begitu berbeda. Caitlyn dengan kebaikan hatinya, sedangkan Amber wanita yang sangat polos dan begitu tulus. Tuhan, kenapa kau menghadapkanku pada situasi seperti ini? Aku jatuh cinta pada sosok yang sama dengan keunikan pada diri mereka yang berbeda. Tuhan, tolong berikan petunjukmu agar diantara mereka berdua tidak ada yang tersakiti. Aku sangat menyayangi mereka berdua, lalu apakah aku salah dengan perasaanku?' gumam Jeff.

__ADS_1


Lamunan Jeff pun buyar saat mendengar suara Caitlyn yang kini sudah berdiri di sampingnya. "Jeff, apa kau sedang melamun?" tanya Caitlyn yang hanya dijawab senyuman oleh Jeff.


"Jeff, setelah Amber sembuh bagaimana kalau kita ke dokter bersama-sama untuk berkonsultasi tentang fertilisasi yang akan kita dijalani."


"Oh.., e iya tentu saja. Setelah Amber sembuh, kita akan ke dokter dan melakukan pemeriksaan untuk proses fertilisasi. Benar begitu kan, Cat?"


"Ya, kita akan ke dokter secepatnya. Kau sudah siap kan, Amber?"


"Oh.. Iya Cat," jawab Amber lalu mengalihkan pandangannya pada Jeff. 'Oh Tuhan, apa yang harus kulakukan? Bagaimana jika Caitlyn tahu sekarang aku sedang hamil? Dan parahnya anak yang ada di dalam kandunganku adalah darah daging Jeff, suaminya sendiri."


Amber lalu menelan salivanya dengan kasar, dia kemudian manatap Jeff yang kini tampak memberi kode pada Amber untuk tenang. Amber pun mengangguk saat melihat kode dari Jeff.


"Oh ini, jari-jari tanganku kaku, jadi aku mencoba merenggangkannya," jawab Jeff.


"Oh, kalau begitu, sebaiknya kita keluar dari kamar ini. Biarkan Amber beristirahat."


"Iya Cat."


Caitlyn lalu menarik tangan Jeff, namun Jeff menolaknya. "Sebentar Cat, ponselku tertinggal di atas nakas. Aku akan mengambilnya terlebih dulu."

__ADS_1


"Iya sayang, aku tunggu di kamar."


Caitlyn lalu keluar dari kamar tersebut. Sedangkan Jeff tampak mendekat ke arah ranjang Amber lalu mengambil ponselnya yang ada di atas nakas samping tempat tidur Amber.


Jeff lalu tersenyum. "Aku ke kamar dulu."


"Sebaiknya memang seperti itu," jawab Amber ketus.


"Aku ingin bicara denganmu, mengenai rencana pertemuan dengan dokter kandungan itu."


"Apa rencanamu?"


"Maaf, sekarang aku tidak bisa memberitahu padamu."


"Lalu, kapan kau akan memberi tahu rencanamu padaku?"


"Nanti malam, nanti malam aku pasti datang ke kamar ini, sekarang beristirahatlah My Apple," ucap Jeff


CUP

__ADS_1


Dia kemudian mengecup bibir Amber secara tiba-tiba yang membuat Amber terkejut dan terdiam beberapa saat. Dia baru menyadari hangatnya kecupan itu saat Jeff sudah keluar dari kamar itu.


__ADS_2