Terjerat Ranjang Si Kembar (Wrong Bed)

Terjerat Ranjang Si Kembar (Wrong Bed)
Maafkan Aku


__ADS_3

"Apa maksudmu, Edrick? Aku benar-benar tidak mengerti? Siapa yang berciuman?"


"Kau, bukankah kau tadi berciuman dengan Jeff di rumah sakit? Ya, memang aku tidak melihat wajahmu secara jelas ketika kau dan Jeff berciuman tapi tanpa melihamu dari dekat, aku yakin jika itu adalah kau, Cat."


Mendengar perkataan Edrick, hati Caitlyn pun terasa begitu hancur. Seluruh tubuhnya seakan bergetar, kini dia hanya bisa diam sambil menahan perasaan yang kini begitu berkecamuk di dalam hatinya.


'Oh tidak, apa maksud dari semua ini? Edrick pasti salah lihat. Pasti tadi bukan Amber ataupun Jeff yang dia lihat, tapi orang lain,' gumam Caitlyn disertai perasaan yang begitu campur aduk.


"Ada apa, Cat?"


"Tidak, tidak apa-apa," jawab Caitlyn. Nyawanya seakan hilang, tubuhnya yang bergetar, sekarang terasa begitu lemas, degup jantungnya pun terasa semakin kencang yang membuat kepalanya terasa begitu berat. Caitlyn lalu melangkahkan kakinya menjauh dari Edrick sambil menahan perasaan yang begitu tak menentu.

__ADS_1


'Jeff berciuman? Dengan siapa Jeff berciuman? Apakah dengan Amber? Ah tidak, rasanya tidak mungkin, bukankah mereka baru saja saling mengenal? Edrick bahkan tidak bisa melihat dengan jelas siapa wanita itu. Oh tidak, apa yang sebenarnya telah terjadi? Kenapa rumah tanggaku begitu rumit? Apakah sudah tidak ada lagi keterbukaan di dalam rumah tangga ini? Apakah Jeff juga memiliki rahasia? Sama sepertiku? Aku harus menyelidiki semua ini tapi bagaimana mungkin aku bisa melakukan semua itu? Saat ini saja aku juga bukan seorang wanita suci yang tidak pernah disentuh oleh laki-laki lain,' gumam Caitlyn yang kini menutup mulutnya sambil terisak. Kepalanya terasa begitu berat menahan berbagai pikiran yang begitu berkecamuk di dalam benaknya.


Caitlyn lalu membalikkan langkah kakinya yang awalnya dia ingin keluar dari cafe tersebut, kini akhirnya dia berjalan ke arah bar stool yang ada di bagian dalam cafe.


"Berikan Chivas Regal padaku!" perintah Caitlyn pada seorang pelayan yang ada di bar stool.


Pelayan itu lalu menuangkan Chivas Regal ke dalam gelas yang ada di tangan Caitlyn. Satu gelas, dua gelas, tiga gelas, hingga akhirnya tidak dapat dihitung lagi berapa teguk gelas yang diminum oleh Caitlyn.


"Jeff!!! Aku begitu mencintaimu! Aku begitu mencintaimu! Tapi kenapa kau berani berbuat seperti itu padaku, Jeff! Apa salahku padamu? Apa kurangnya aku? Apa karena aku tidak bisa memberikan seorang anak padamu, lalu kau mencari wanita lain? Apa kau tidak bisa bersabar sebentar saja, Jeff? Kenapa Jeff? Kenapa?" ucap Caitlyn dengan begitu terisak.


Edrick yang juga sedang berjalan keluar dari cafe tersebut, tanpa sengaja melihat ke arah bagian dalam cafe dan melihat Caitlyn yang kini tampak begitu kacau sedang duduk di bagian bar stool.

__ADS_1


"Cat? Jadi Caitlyn belum pulang? Apa yang sebenarnya telah terjadi pada Caitlyn?" ucap Edrick. Perlahan, dia pun melangkahkan kakinya menuju ke bar stool.


"Cat!" panggil Edrick sambil menepuk bahu Caitlyn. Caitlyn lalu mengangkat wajahnya. "Haiiii Edrick!" ucap Caitlyn sambil terkekeh.


"Cat, apa yang sebenarnya terjadi padamu? Kenapa kau seperti ini Cat?" tanya Edrick dengan bibir bergetar.


"Hahahaha, kenapa Ed? Memangnya ada apa denganku? Apa ada yang salah denganku? Jika ada sesuatu yang salah, lalu kau mau memperbaiki semua yang sudah terjadi? Sudah terlambat Ed! Sudah terlambat! Apa kau tahu, suamiku saat ini sudah memiliki wanita lain dan itu karena kau Edrick! Jeff meninggalkanku karena aku tidak bisa mewujudkan keinginannya itu karena kau, itu karena kau! Tahukah kau, wanita yang kau lihat sedang berciuman dengan Jeff bukankah aku tapi wanita lain! Dan semua kemalangan yang terjadi di dalam hidupku itu semua terjadi karena dirimu! Karena kau Edrick!!!" teriak Caitlyn sambil terisak. Dia kemudian menjatuhkan tubuhnya ke atas lantai sambil menagis tersedu-sedu.


Perasaan Edrick pun terasa begitu sesak melihat Caitlyn yang kini terisak di depannya, hatinya pun terasa teriris melihat Caitlyn yang kini terlihat begitu hancur.


"Oh Tuhan, inikah buah dari keegoisanku? Aku telah menyakiti wanita yang paling kucintai di dunia ini hanya karena ambisiku semata? Tuhan, tolong aku. Beri aku jalan dan petunjukmu agar aku bisa membantunya. Jika aku juga tidak bisa melakukan apapun untuk bisa membantunya, setidaknya berikan aku jalan agar aku bisa memberikan kebahagiaan untuknya," ucap Edrick sambil menatap Caitlyn yang masih terisak.

__ADS_1


Perlahan dia pun berjongkok di depan Caitlyn. "Cat, maafkan aku, maafkan aku Cat."


__ADS_2