Terjerat Ranjang Si Kembar (Wrong Bed)

Terjerat Ranjang Si Kembar (Wrong Bed)
Siapa Yang Salah?


__ADS_3

TETTTT TETTTT


Bel pun kembali berbunyi. Caitlyn dan Jeff yang terkejut mendengar suara bel lalu mencoba untuk mengendalikan emosi mereka. Jeff kemudian melepaskan pelukannya pada Caitlyn.


Mereka kini merapikan penampilan mereka. Caitlyn lalu berjalan keluar dari kamar itu sambil melirik sinis ke arah Jeff. Sementara Jeff pun mengikuti langkah Caitlyn berjalan keluar dari kamar itu.


Caitlyn kemudian memegang gagang pintu dan membuka pintu tersebut. Saat pintu terbuka, tampak sepasang suami istri paruh baya berdiri di depan mereka.


"Daddy, Mommy!" teriak Caitlyn sambil menghambur ke pelukan sepasang suami istri paruh baya tersebut.


"Caitlyn, how are you?"


"I'm fine Dad!"


"You look so pretty Cat!" ucap wanita paruh baya yang juga sedang dipeluk oleh Caitlyn.


"Thanks Mommy."


"Dimana Jeff?" tanya ayahnya. Sebuah pertanyaan sederhana, namun seolah menggoreskan luka di hati Caitlyn.


"Aku disini Dad," jawab Jeff sambil berjalan ke arah mereka berdua.


Caitlyn yang terkejut mendengar suara Jeff lalu melepaskan pelukannya dari kedua orang tuanya. Ayah Caitlyn kini tampak memeluk Jeff.


"Bagaimana keadaanmu, Jeff?"


"Baik Daddy. Daddy, Mommy. Ayo kita masuk dulu!" sahut Jeff yang kini berjalan ke arah mereka. Mereka kemudian masuk ke dalam rumah tersebut lalu duduk di sofa yang terletak di ruang tengah.


"Terima kasih banyak sudah menjaga putriku dengan baik," ucap Ayah Caitlyn membuka percakapan mereka.

__ADS_1


"Tidak, aku belum bisa melakukan apapun untuk Caitlyn. Tapi aku akan selalu berusaha membahagiakan Caitlyn, meskipun untuk saat ini aku belum bisa membuatnya bahagia."


"Hanya wanita bodoh yang mengatakan kau tidak bisa membahagiakannya, Jeff. Kau memberikan lebih dari apa yang Caitlyn mau. Kau selalu melapangkan hatimu untuk selalu memahami keadaan Caitlyn, bahkan kau selalu memberikan semua yang Cat inginkan. Kau seharusnya bersyukur Cat, memiliki suami seperti Jeff yang selalu menerima keadaanmu," ucap Ayah Caitlyn, Edison Wicliff pada Caitlyn.


Caitlyn pun terlihat salah tingkah, sedangkan Jeff kini tampak menggenggam tangannya sambil berbisik padanya. "Jangan tunjukkan pada mereka berdua jika kita sedang mengalami masalah rumah tangga, Cat. Kumohon, aku bukannya ingin terlihat buruk di mata kedua orang tuamu. Aku hanya tidak ingin menjaga perasaan mereka saja, kau putri satu-satunya mereka berdua Cat. Kau kebanggaan mereka. Jika suatu saat kau ingin berpisah denganku, aku terima tapi tidak untuk saat ini, tidak di depan mereka," bisik Jeff di telinga Caitlyn.


Mendengar perkataan orang tuanya, seketika hati Caitlyn pun merasa bimbang. Dia kemudian melirik pada Jeff yang kini sedang memeluk pinggangnya. Caitlyn membiarkan semua perlakuan Jeff padanya agar rumah tangga mereka terlihat baik-baik saja, maskipun hatinya masih terasa begitu sakit dan tidak rela jika tangan kotor Jeff yang pernah menyentuh wanita lain selain dirinya menempelkan tangannya di atas tubuhnya sambil bercengkrama dengan kedua orang tuanya.


'Benarkah apa yang dikatakan oleh Daddy? Benarkah jika aku sangat beruntung memiliki suami seperti Jeff? Bukankah dia sudah berkhianat padaku? Bukankah dia laki-laki yang kejam karena telah menyakiti hati dua orang wanita? Tapi jika ditarik benang merahnya, kenapa Jeff bisa melakukan semua itu, bukankah aku juga ikut andil dalam semua masalah ini?' gumam Caitlyn sambil menahan hati yang seakan begitu teriris. Caitlyn lalu memejamkan matanya.


Berbagai pikiran kini pun menari di benaknya. ' Bukankah Jeff sampai menyakiti hati seorang wanita polos seperti Amber hanya karena dia sangat menginginkan seorang anak? Sedangkan selama ini, di dalam rumah tangga mereka, aku lah penyebab dari masalah ini. Akulah yang selalu meminta Jeff untuk menunda kehadiran seorang anak selama lima tahun pernikahan kami. Akulah yang memiliki masalah tentang kontrak kerja hingga menghadirkan kembali Amber dalam pernikahan kami. Lalu siapa sebenarnya penyebab dari masalah ini? Apakah aku? Apakah aku juga ikut andil dalam masalah rumah tangga ini? Ah tidak, bukankah Jeff juga pernah berkhianat, melakukan kesalahan satu malam dengan seorang wanita, sungguh mengingatnya membuat hatiku terasa begitu sakit. Tapi bukankah pengkhianatan yang dilakukan oleh Jeff itu karena dia sedang dalam pengaruh alkohol? Dan bukankah aku juga pernah melakukan kesalahan yang sama dengan Edrick saat aku juga sedang dalam pengaruh alkohol? Dan aku pun sampai saat ini masih menutupi kejadian itu. Ah, betapa egoisnya aku. Ternyata selama ini aku terlalu egois dan terlalu menyalahkan keadaan. Lalu sebenarnya siapa yang salah dalam hubungan ini? Jika ditarik benang merahnya, memang aku juga ikut andil dalam masalah rumah tanggaku ini. Lalu apakah ini terasa adil jika aku hanya menyalahkan Jeff? Oh tidak, kenapa ini terasa begitu rumit?' gumam Caitlyn.


Caitlyn pun kini menundukkan kepalanya, mencoba menutupi matanya yang mulai berembun di depan kedua orang tuanya.


"Cat, kau kenapa?" tanya Edison.


Jeff yang tahu gerak-gerik Caitlyn yang sedang menyembunyikan air matanya lalu merengkuh wajah Caitlyn agar bersembunyi di dalam pelukannya.


"Astaga, Cat! Sebaiknya kau istirahat saja!" sahut ibu Caitlyn, Diane Wicliff.


"Iya sebaiknya kau istirahat saja, Cat!" perintah Edison.


"Iya Daddy, Mommy, aku akan membawa Cat ke kamar sekarang," jawab Jeff, sedangkan Caitlyn yang kini sudah menghapus air matanya dengan menggunakan pakaian Jeff lalu mengangkat wajahnya.


"Aku tidak apa-apa, Daddy. Aku tidak apa-apa Mommy," jawab Caitlyn.


"Kau istirahat saja Cat, kami akan menginap beberapa hari di sini, kita masih memiliki banyak kesempatan untuk mengobrol."


"Benar apa yang dikatakan oleh Daddymu, Cat. Kita masih memiliki banyak kesempatan. Lebih baik sekarang kau istirahat saja. Jeff, lebih baik kau temani Caitlyn di kamar!" perintah Diane.

__ADS_1


"Baik, Daddy, Mommy. Kami ke kamar dulu," jawab Jeff. Tanpa aba-aba, tiba-tiba Jeff pun menggendong tubuh Caitlyn.


Caitlyn yang begitu terkejut Jeff tiba-tiba menggendongnya lalu memelototkan matanya pada Jeff. "Jangan harap kau bisa mengambil kesempatan karena ada mereka berdua, Jeff! Apapun yang kau lakukan, bagiku kau adalah seorang laki-laki pengkhianat. Kau laki-laki munafik yang sangat menjijikan Jeff!" ucap Caitlyn.


Namun perkataan Caitlyn diabaikan begitu saja oleh Jeff, dia tetap menggendong tubuh Caitlyn dengan begitu tenang menuju ke kamar mereka.


Sementara Edison dan Diane yang melihat Jeff dan Caitlyn sudah masuk ke kamar mereka lalu saling berpandangan.


"Bagaimana Diane? Kau tetap akan memberitahu yang sebenarnya pada Caitlyn?"


Mata Diane kini pun terlihat sendu, hingga sebuah butiran bening pun mulai jatuh membasahi pipinya.


"Iya Edison, aku akan tetap memberitahu Caitlyn. Dia sudah dewasa, dia berhak tahu semua rahasia yang telah kita tutupi hampir selama dua puluh lima tahun ini," ucap Diane sambil menghapus air matanya.


NOTE:


Mampir juga ya ke karya bestie othor yang keren abis ini ya. Novelnya Kak Dtyas judulnya perawan tua, dijamin ceritanya keren abis deh.




MENIKAHI PERAWAN TUA


(Dtyas)



Spin Off Menikahi Pamanmu. Kisah cinta karena perjodohan antara Reka (adik dari Kayla) dengan Nara seorang wanita berprofesi sebagai dosen pada kampus Reka. Keduanya tidak menyetujui perjodohan tersebut, mengingat Reka dan Nara sempat berseteru bahkan Reka menyebut Nara Perawan Tua.

__ADS_1


Namun, kembalinya mantan kekasih Nara membuat wanita ini meminta Reka mempercepat pernikahan mereka.  “Please, jangan batalkan perjodohan ini. Aku minta sama kamu untuk bantu bicara dengan keluarga agar pernikahan kita dipercepat,” ungkap Nara.


Reka menatap sinis pada Nara. “Jangan bilang kalau kamu hamil dan aku ketiban sial harus bertanggung jawab.” Nara menggelengkan kepalanya. “Aku tidak hamil. Reka, tolong aku. Setelah kita menikah aku akan biarkan kamu tetap berhubungan dengan kekasih kamu. Sampai situasi aman kamu boleh ceraikan aku. Please, bantu aku,” pinta Nara. 


__ADS_2