
'Amber? Apakah Amber yang dimaksud adalah Amberku? Amberku ada di sini?' gumam Jeff yang kini hanya bisa terdiam sambil menahan perasaan yang kini terasa begitu berkecamuk.
"Jeff, kenapa kau diam? Ayo cepat tolong Amber!" teriak Caitlyn pada Jeff yang hanya berdiri mematung.
"Amber? Dia yang akan menjadi surrogate mother bagi kita?"
"Iya Jeff! Dia wanita yang sangat mirip denganku, itulah alasannya aku memintanya menjadi surrogate mother bagi kita," jawab Caitlyn yang kini tampak begitu cemas.
"Ayo Jeff! Kenapa kau masih diam saja!"
"I.. Iya Cat. Ayo, kita harus cepat menolongnya," ujar Jeff. Caitlyn pun mengangguk, dia kemudian mengalihkan pandangannya pada Jack yang masih berdiri di ambang pintu.
"Jack, tolong kau ambil barang-barang milik Amber lalu bawa ke kamar tamu."
"Iya Nyonya," jawab Jack lalu menuju mobil milik Caitlyn untuk mengambil barang-barang milik Amber yang masih ada di dalam bagasi mobil.
Sedangkan Jeff pun tampak sudah berjalan ke arah pintu rumah mereka, kemudian bergegas menuju ke arah halaman rumah itu. Saat baru saja keluar dari pintu rumah, netra Jeff pun tertuju pada sosok seorang wanita yang sedang terkapar di atas rumput taman yang ada di rumah tersebut.
"Itu Amber, Jeff! Cepat tolong Amber!" perintah Caitlyn yang saat ini juga sedang berlari di belakang Jeff. Jeff kemudian mendekat ke arah sosok itu dengan perasaan yang begitu tak menentu. 'Amber, Amberku sayang,' gumam Jeff sambil menahan perasaan yang begitu campur aduk.
Rasa rindu, sakit, dan haru kini bercampur menjadi satu. Apalagi saat melihat sosok tubuh rapuh yang kini terbaring di atas rumput itu. Jeff lalu menjatuhkan tubuhnya di samping tubuh Amber. Dia pun mengusap matanya yang tampak berembun agar Caitlyn tidak melihat air mata yang hampir saja membasahi wajahnya.
'Amberku, akhirnya aku bisa bertemu denganmu,' gumam Jeff sambil menatap tubuh Amber dengan tatapan nanar.
"Jeff, kenapa kau diam saja? Cepat angkat Amber!" teriak Caitlyn. Jeff pun bergegas mengangkat tubuh Amber ke dalam pelukannya lalu membawanya masuk ke dalam rumah mereka.
Saat menggendong Amber memasuki rumah mereka, Jeff pun menatap wajah Amber yang terlihat begitu pucat di dalam gendongannya.
__ADS_1
'Bukankah sudah kubilang agar kau tidak pergi dariku? Tapi kenapa kau tiba-tiba pergi meninggalkan aku, Amber!' gumam Jeff.
Tangan kekar Jeff lalu membawa tubuh Amber ke dalam kamar tamu yang ada di rumah mereka. Dia kemudian perlahan menaruh tubuh Amber ke atas ranjang yang ada di kamar tersebut.
"Jeff, sebaiknya kau panggilkan dokter untuk memeriksa keadaan Amber!" perintah Caitlyn.
"Tidak!" jawab Jeff.
"Tidak, tapi kenapa Jeff?" tanya Caitlyn yang membuat Jeff terlihat salah tingkah.
"Amber, sebaiknya berikan pertolongan pertama dulu pada wanita ini. Jika dia tidak sadarkan diri juga, kita baru memanggil dokter untuk memeriksa keadaannya," jawab Jeff meskipun dengan penuh keraguan.
"Oh iya, mungkin memang seharusnya seperti itu. Sekarang aku ambilkan kotak obat dulu, Jeff."
"Iya Cat," jawab Jeff. Dia pun kemudian mengusap wajahnya dengan kasar saat Caitlyn keluar dari kamar itu.
Dia kemudian mendekat ke arah ranjang lalu duduk di samping Amber sambil menatap wajah pucatnya yang terlihat begitu sendu. Jeff lalu membelai wajah Amber. "Tanpa kau bercerita, aku tahu Amber. Aku tahu beberapa hari ini kau pasti telah melalui hari-hari yang begitu berat, bahkan raut kesedihan tergambar begitu jelas di wajahmu," ucap Jeff.
"Amber, cepat bangun Amber. Jangan sampai Caitlyn memanggil dokter untuk memeriksa keadaanmu. Ini terlalu berbahaya bagi kita, Amber!" ujar Jeff sambil sedikit mengguncang-guncang tubuh Amber. Di saat itulah, Caitlyn tampak sudah berdiri di belakangnya.
"Jeff, apa yang kau lakukan? Kenapa kau mengguncang-guncang tubuh Amber? Kasar sekali! Kau sebaiknya tidak boleh bersikap seperti itu, Jeff!" gerutu Caitlyn. Dia kemudian mengambil minyak angin di dalam kotak obat lalu mengusapkannya ke bagian bawah hidung Amber. Beberapa saat kemudian, Amber pun terlihat menggerakkan kepalanya.
"Lihat Jeff! Sepertinya dia sudah mulai sadarkan diri," ucap Caitlyn.
"Ya, sepertinya dia sudah mulai sadar," jawab Jeff sambil menutupi perasaan bahagia yang dirasakan olehnya.
"Amber!"
__ADS_1
"Amber, apa kau sudah sadar?" panggil Caitlyn saat melihat Amber yang kini tampak mulai membuka matanya. Setelah matanya terbuka sempurna, Amber pun melihat ke arah sekelilingnya. Jantungnya pun berdegup begitu kencang saat melihat Jeff yang kini duduk di samping ranjang bersebelahan dengan Caitlyn, dan menatapnya dengan tatapan begitu sendu.
"Amber!" panggil Caitlyn lagi.
"Oh...Oh, e iya Cat."
"Bagaimana keadaanmu? Kalau tubuhmu belum sehat, kenapa kau tidak menunggu di dalam mobil saja?"
"Oh itu tadi aku sedang ingin mencari udara segar Cat, jadi aku keluar dari mobil dan bermaksud duduk di taman rumah kalian, tapi kepalaku tiba-tiba terasa begitu sakit, rasanya semua tampak begitu berkunang-kunang, setelah itu aku tidak tahu apa yang terjadi," jawab Amber dengan begitu salah tingkah. Apalagi saat ini mata Jeff tidak pernah lepas menatap dirinya.
"Mungkin tubuhmu masih lemas, Amber. Sebaiknya kau istirahat saja, aku akan membuatkan sup hangat untukmu," ujar Caitlyn.
"Tidak usah Cat, aku tidak mau merepotkanmu."
"Tidak Amber, kau tidak pernah merepotkan aku karena bagiku kau adalah penolongku," ucap Caitlyn sambil tersenyum. Dia kemudian bangkit dari sisi ranjang Amber.
"Oh iya, aku sampai lupa. Perkenalkan, ini suamiku Jefferson Hugo," ucap Caitlyn sambil tersenyum lalu melirik pada Jeff yang terlihat begitu canggung.
"Jeff, ayo perkenalkan dirimu pada Amber. Dialah wanita baik yang akan menolong kita Jeff!" sahut Caitlyn. Jeff lalu mengulurkan tangannya. Uluran tangan itu lalu disambut oleh uluran tangan Amber. Mereka kemudian bersalaman sambil menahan perasaan yang begitu tak menentu di dalam hati mereka masing-masing.
"Jeff!"
"Amber!"
"Bagus sekali, akhirnya kalian sudah mengenal satu sama lain. Jeff, sekarang kau tolong kau jaga Amber. Aku ke belakang sebentar untuk membuatkan makanan untuk Amber," ucap Caitlyn pada Jeff yang hanya dijawab anggukan kepala oleh Jeff, sedangkan Amber kini terlihat begitu salah tingkah. Caitlyn kemudian keluar dari kamar itu.
Jeff pun menatap Amber dengan tatapan mengintimidasi. "Kenapa kau pergi meninggalkan aku? Bukankah sudah kubilang agar kau harus tetap ada di sampingku?" ujar Jeff. Namun, Amber tampak mengacuhkan dirinya dan hanya terdiam. Melihat Amber yang mengacuhkan dirinya, Jeff lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Amber lalu melummat bibir Amber dengan begitu bergairah.
__ADS_1