Terjerat Ranjang Si Kembar (Wrong Bed)

Terjerat Ranjang Si Kembar (Wrong Bed)
Sebuah Pesan


__ADS_3

Caitlyn lalu melepaskan pelukannya saat mendengar sebuah suara yang memanggilnya. Dia kemudian mengalihkan pandangannya pada sosok lelaki yang kini berdiri di belakang Jenny.


"Edrick," ucap Caitlyn.


"Cat, jadi kau sudah mengenal Edrick? Calon suami dari Amber?" tanya Jenny. Caitlyn pun menganggukkan kepalanya.


"Iya Mommy, aku mengenalnya karena kami sering bekerja sama tentang urusan pekerjaan. Ehmmm, Mommy sebenarnya tidak hanya itu. Aku bahkan sudah mengenal Amber dengan baik," jawab Caitlyn yang membuat Jenny begitu terkejut mendengar pengakuannya.


Tidak hanya Jenny, tapi juga Edrick saat ini diam terpaku saat mendengar Caitlyn memanggil calon mertuanya dengan sebutan Mommy.


'Mommy? Kenapa Caitlyn memanggil Aunty Jenny dengan sebutan Mommy? Jangan-jangan dugaanku benar jika Amber dan Caitlyn adalah saudara kembar?' gumam Edrick sambil menatap gerak-gerik Caitlyn.


"Benarkan? Kau sudah mengenal Amber?" tanya Jenny kembali.


"Iya Mommy, nanti kuceritakan. Sebenarnya, hubungan kami memang sedikit rumit."


"Cat, apa maksudmu? Hubungan kalian rumit? Apakah ada sesuatu yang terjadi diantara kalian? Aku benar-benar tak mengerti apa yang kau katakan, Cat."


"Mommy, biar nanti saja kuceritakan. Saat ini aku ingin bicara dengan Mommy dan Amber. Di mana, Amber Mom?" tanya Caitlyn.


"Amber baru saja selesai mandi. Biar kupanggilkan," jawab Edrick. Dia kemudian berjalan ke kamar Amber.


"Cat, ayo masuk. Duduklah di dalam!"


Caitlyn lalu menganggukkan kepalanya. Sedangkan Jenny, kini tampak mengamati Jeff yang masih berdiri di dekat tangga di depan pintu rumah mereka.


"Kau? Siapa kau?" tanya Jenny sambil mengerutkan keningnya.


Jeff kemudian mendekat ke arah Jenny. "Perkenalkan, aku Jeff. Suami dari putri anda, Caitlyn."


"Jeff?" ucap Jenny sambil menyunggingkan senyum di bibirnya.


"Ya, namaku Jefferson Hugo. Kami sudah menikah selama lima tahun," kata Jeff sambil mengulurkan tangannya.

__ADS_1


"Oh Jeff, astaga. Kau tampan sekali. Ayo masuk dan duduklah dengan Caitlyn di dalam!"


"Oh tidak, aku tunggu di sini saja. Aku sedang ingin menikmati suasana pagi di kota Brooklyn. Bagiku, Brooklyn memiliki kisah tersendiri dalam hidupku."


"Oh, baiklah jika itu maumu. Aku ke dalam dulu untuk menemani Caitlyn."


'"Iya Mommy," jawab Jeff.


Jenny kemudian masuk ke dalam rumah lalu duduk di samping Caitlyn. Sedangkan Amber yang baru saja keluar dari kamarnya, tampak begitu terkejut saat melihat kedatangan Caitlyn.


"Cat!" panggil Amber sambil berjalan mendekat ke arah Caitlyn. Sementara Edrick tampak berjalan di belakangnya.


"Amber, kau mengenal Caitlyn? Jadi benar kalian sudah mengenal satu sama lain?" tanya Jenny pada Caitlyn dan Amber. Mereka berdua pun tampak mengangguk.


"Amber, duduklah! Sebenarnya ada yang ingin Caitlyn bicarakan dengan kita berdua!" perintah Jenny. Amber lalu duduk di samping Caitlyn sedangkan Edrick berdiri di sampingnya.


Rasa cemas sebenarnya memenuhi hati Amber, lebih tepatnya bisa dibilang dia merasa takut jika kedatangan Caitlyn ada hubungannya dengan Jeff.


"Ada apa Cat?" tanya Amber.


Mendengar perkataan Caitlyn, Edrick dan Amber pun saling berpandangan. Rasa cemas saat ini pun memenuhi hati mereka.


"Cat, ada apa sebenarnya? Maaf, aku sudah memilih untuk menikah dengan Edrick, semoga kau bisa mengerti."


"Amber, aku tahu. Aku juga tidak memiliki niat untuk mengganggu pernikahan kalian. Hanya saja, aku ingin menyampaikan pesan dari seseorang yang sangat merindukanmu, Amber. Lebih tepatnya merindukanmu dan Mommy."


Mendengar perkataan Caitlyn. Amber dan Jenny pun saling bertatapan. "Apa maksudmu, Cat?" tanya Amber sambil mengerutkan keningnya.


"Daddy, Daddy sangat merindukan kalian berdua. Dia sangat ingin berjumpa denganmu, Amber. Dia sangat ingin berjumpa denganmu."


"Daddy? Apa sebenarnya maksudmu, Cat? Daddy siapa yang kau maksud?"


"Daddy kita, Amber. Karena kau dan aku adalah saudara kembar," jawab Caitlyn yang membuat Amber begitu terkejut. Dia kemudian memandang ke arah Jenny yang kini menatapnya dengan tatapan pilu.

__ADS_1


"Mommy, Mommy, benarkah yang Cat katakan?" tanya Amber sambil mengerutkan keningnya. Namun Jenny hanya menangis.


Edrick kemudian mengelus punggung Amber sambil menggenggam tangannya. "Amber, tenangkan dirimu. Tenangkan dirimu."


"Mommy! Kenapa Mommy melakukan semua ini padaku? Kenapa Mommy selama ini menutupi semua kebenaran ini dariku? Apa yang sebenarnya telah terjadi Mommy? Kenapa Mommy begitu jahat padaku dengan membiarkanku kehilangan kasih sayang seorang ayah hanya untuk keegoisan Mommy?"


"Tidak Amber, tidak seperti itu. Ceritanya panjang dan itu tidak seperti yang kau pikirkan, Amber."


"Mommy, kenapa kau sangat kejam? Kenapa Mommy meninggalkan Daddy dan memilih hidup dengan laki-laki seperti Robert yang kupikir selama ini adalah ayah kandungku? Kenapa Mommy membiarkan aku tersiksa dengan hidup bersama laki-laki biadab yang kupikir selama ini adalah ayah kandungku? Kenapa Mommy?" tanya Amber dengan begitu beruntung.


Jenny pun hanya bisa menangis mendengar perkataan Amber. Lidahnya terasa begitu kelu dan bibirnya terasa begitu kaku, bahkan untuk sekedar mengucapkan sepatah kata guna menjawab pertanyaan dari Amber. Ingin rasanya dia menjawab pertanyaan itu, namun rasa sakit tentang kejadian di malam itu saat dia melihat suami dan adiknya yang sedang berhubungan badan terasa begitu menjijikan dan menyiksa batinnya.


"Amber, tenangkan dirimu. Tenangkan dirimu, Amber! Aku akan menjelaskan semuanya padamu. Ini tidak seperti yang kau pikirkan! Mommy pasti punya alasan bertindak seperti itu!" ujar Caitlyn.


"Apa tenang? Kau bisa mengatakan seperti itu karena kau selama ini hidup dalam kasih sayang dari Daddy kita Cat! Sedangkan aku? Sejak kecil aku sudah harus bekerja keras jika tidak Robert akan memukulku dan mengurungku di dalam gudang. Kau tidak tahu bagaimana rasanya penderita yang kualami, Cat!"


"Amber! Tenangkan dirimu! Biar aku yang menjelaskan semua ini padamu!" teriak seseorang dari ambang pintu.


NOTE:


Mampir juga ya ke karya bestie othor, punya Kak Triple 1 dijamin ceritanya keren dan seru abis loh.



Blurb:.


David Walker tewas di tangan paman dan sepupunya sendiri yang serakah akan peninggalan harta kekayaan keluarga Benjamin dari pihak ibu.


David tewas di tepi danau Ray Hubbard, Dallas. Karena kesalahan Brayan, David kembali hidup ke 336 jam sebelumnya.


Ada harga yang harus di bayar oleh David untuk kehidupan keduanya. Dia harus menjaga Elaina, yang tak lain adalah salah seorang maid di mansion miliknya.


Apa kaitannya Elaina dengan kehidupan kedua David?

__ADS_1


Akankah David kembali tewas jika gagal melindungi Elaina?


__ADS_2