
Di ruangan yang dingin karena AC itu seolah tidak berpengaruh terhadap kedua insan yang sedang melakukan kegiatan intens yang saling memberikan kenikmatan. Peluh keringat yang mulai keluar dari kening maupun bagian tubuh nya itu menjadi saksi bahwa kegiatan malam itu banyak mengeluarkan energi yang berlebihan. Apalagi suara- suara antara laki-laki dan wanita itu saling bersahutan. Dinding- dinding sebagai pembatas dan sekat diantara bangunan itu menjadi saksi bisu kegiatan mesum antara mereka.
Mereka adalah laki-laki dan wanita yang sama-sama telah berkeluarga. Namun hubungan terlarang keduanya seolah tidak mereka pedulikan. Bagi keduanya mereka saat ini saling membutuhkan. Keduanya terpaut rasa yang ingin segera mereka luapkan dalam penyatuan jiwa mereka. Saling bertukar saliva dan mencampurkan keringat diantara bagian tubuh nya yang keluar.
Ini bukan kali pertama mereka melakukan nya. Bahkan mereka sering melakukan hal itu saat di sela-sela mereka bekerja dan ketika tuntutan hasrat mereka sudah tidak lagi terbendung. Keduanya sudah seperti saling membutuhkan. Awalnya mereka takut- takut untuk melakukan hubungan terlarang itu. Namun karena ketika pulang mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan atau tidak mendapatkan sesuatu yang membuat mereka puas, akhirnya mereka terdesak atas tuntutan kebutuhan itu.
Apakah mereka sama- sama memiliki rasa cinta? Cinta yang kedua kalinya setelah seseorang dari pasangan halalnya? Mungkin saja! Awalnya keduanya hanyalah bermain api saja. Bahkan lewat candaan keduanya akhirnya menjadi dekat satu dengan yang lain. Saling curhat dan berkeluh kesah akan pasangan nya yang memiliki kekurangan. Sampai akhirnya keduanya menjadi terbiasa dan ingin berjumpa. Rasa terbiasa akhirnya menjadi rasa suka dan sayang. Entah itu namanya karena mengikuti hawa nafsu belaka. Namun keduanya akhirnya sama- sama merasakan kerinduan yang membuncah. Menuntun keduanya dengan perjumpaan dan tidak sekedar melalui komunikasi ponselnya.
Di ruangan itu terlihat berserakan pakaian mereka. Entah siapa yang memulai nya pada akhirnya mereka mengikis sungkan dan enggan. Akhirnya saling meluapkan ke dahaga diantara mereka. Tanpa malu mulai saling menuntut yang lebih dan lebih. Apakah hubungan seperti ini membuat gejolak mereka semakin membara. Karena ada rasa takut karena hubungan disembunyikan. Takut ketahuan dari pasangan halalnya jika mengetahui dibelakangnya mereka menjalin hubungan terlarang dengan yang lainnya.
Saat ini giliran tubuh atletis dengan dada bidang membalikkan posisi nya. Awalnya sang wanita yang mengungkung laki-laki itu sampai sulit mengatur detak jantung nya. Kini giliran laki-laki itu mulai mengobrak-abrik wanita dibawahnya. Suara sumbang kembali menggema di ruangan kamar penginapan itu. Sampai akhirnya beberapa waktu lamanya laki-laki itu ambruk di atas tubuh wanita dalam pekikan yang sedikit ditahannya.
Senyuman keduanya terukir. Mereka saling berpelukan seolah besok enggan untuk kembali terpisah. Terpisah karena keduanya memiliki kehidupan Masing-masing. Tentunya bersama pasangan yang halal dan dalam ikatan yang sah secara hukum. dan agama. Sedang mereka? Hanya hubungan selingkuhan yang hanya sekedar selingan semata. Namun itu memiliki potensi yang merusak bangunan rumah tangga yang sudah mereka bangun keduanya.
" Hai.. Hai.. beri aku waktu untuk bernafas!" protes laki-laki itu. Namun si wanita tidak mengindahkan ucapan laki-laki itu.
__ADS_1
Laki-laki itu adalah Herlambang. Dia belum jera walaupun sudah didapati istrinya bermain api dengan sekretaris nya. Sekretaris lamanya telah ia pecat yaitu Herlina dan kini sekretaris barunya yang bekerja di kantor nya yang bernama Mia. Mia, seorang wanita yang sudah berkeluarga. Sudah hampir lima tahun menikah belum juga dikaruniai seorang anak. Bukan lantaran dirinya mandul atau suaminya tidak subur. Namun diam- diam Mia selalu minum obat pencegah kehamilan. Mia belum siap untuk hamil dan memiliki anak. Selama ini dia juga bekerja dan menjadi wanita karier. Dari dulu jabatan Mia sebagai sekretaris demikian juga di tempat baru nya di perusahaan Herlambang.
Di ruangan kerja Herlambang, kedua manusia lawan jenis itu sering kali melakukan perbuatan asusila itu. Sepertinya hal itu membuat candu bagi Herlambang melakukan hubungan dengan wanita lain di saat dirinya bekerja dan berada di kantor nya. Kebiasaan nya menjadi penyakit yang sulit untuk diobati.
"Aku harus segera pulang! Aku takut Suamiku sudah lebih dahulu tiba di rumah." kata Mia seraya mengenakan pakaian nya. Herlambang seperti sangat berat berpisah dengan Mia. Herlambang saat ini seperti sedang mabok cinta dengan Mia. Ini aneh sekali, biasanya Herlambang melakukan semuanya tanpa pakai hati dan perasaan nya. Hanya sebatas memuaskan dirinya. Namun bersama sekretaris barunya, ini kenapa bisa dirinya seperti di mabok cinta.
" Kenapa terburu-buru, aku bisa memberikan kamu banyak uang." protes Herlambang.
" Herlambang! Bukankah besok masih ada waktu untuk berjumpa?" sahut Mia. Herlambang diam, pada akhirnya mengikhlaskan sekretaris nya pergi meninggalkan dirinya di ruangan itu lantaran sudah waktunya pulang dari kantor.
Namun ketika Mia sudah keluar dari ruangan kerja Herlambang, di depan kantor itu dirinya berjumpa dengan istri Herlambang yaitu bu Risa. Bu Risa sengaja datang ke kantor perusahaan Herlambang tanpa sepengetahuan suaminya. Dia ingin memastikan kalau suaminya telah sadar dan tidak mengulangi kesalahannya sebelumnya. Namun bu Risa saat ini sudah mulai mencurigai sekretaris baru dari suaminya itu.
" Kamu Mia, sekretaris baru perusahaan ini?" tanya Bu Risa dengan melotot.
" Benar! Maaf, saya harus segera pulang." sahut Mia sewot. Namun sebelum Mia berjalan meninggalkan bu Risa lengannya di cekal oleh Bu Risa hingga Mia tertahan langkahnya.
__ADS_1
" Apakah kamu habis menggoda suami aku di dalam ruangan nya?" tanya Bu Risa tanpa berbasa-basi lagi. Mia melebar matanya.
" Lebih dari itu kami sudah melakukan nya." bisik Mia tanpa ada rasa takut. Mia segera meninggalkan Bu Risa yang mematung penuh api kemarahan. Bu Risa segera naik ke ruangan suaminya, Herlambang dan meluapkan kemarahan nya.
" Risa!" ucap Herlambang terkejut.
" Pecat sekretaris baru kamu itu, atau aku akan minta cerai dengan kamu!" kata Bu Risa dengan amarahnya.
Herlambang menjambak rambutnya sendiri, untuk kesekian kali dirinya harus memecat sekretaris nya lantaran selalu ketahuan melakukan itu di dalam kantor.
" Kamu lihat ini! Aku telah memasang kamera ini di sini tanpa sepengetahuan kamu." kata Bu Risa. Herlambang membulat matanya dan kini menarik rambutnya sendiri, kenapa dirinya sangat teledor melakukan semua itu di ruangan kerjanya.
" Risa, maaf! A.. aku khilaf! Aku janji tidak akan memecat Mia dan kembali kepada mu." ujar Herlambang. Mia menggelengkan kepalanya melihat suaminya yang suka bermain perempuan.
" Dulu Herlina sekarang Mia, entah besok siapa lagi kamu bermain api dibelakang aku? Kalau kamu tidak segera sadar, aku akan bilang sama papa, supaya menarik semua aset- aset kepemilikan perusahaan ini dan yang lainnya." ancam Risa. Herlambang seketika bersujud di kaki Risa. Benar, selama ini kekayaan dan perusahaan yang dimiliki oleh Herlambang karena semuanya berasal dari keluarga Risa dan Herlambang diberi kekuasaan mengelola nya. Namun Herlambang menjadi berubah seratus delapan puluh derajat lantaran memiliki banyak uang.
__ADS_1
" Jangan Risa sayang! Aku akan memecat sekretaris baruku itu dan aku janji hanya kamu satu- satunya wanita yang aku cintai." kata Herlambang penuh drama. Risa menggelengkan kepalanya. Risa benar-benar sudah kecewa dengan perilaku suaminya itu. Harta telah membuat nya buta.