TERJERAT RAYUAN JANDA

TERJERAT RAYUAN JANDA
SELESAI


__ADS_3

Semakin hari penyakit Herlina semakin menggerogoti tubuh nya. Daya tahan tubuh nya semakin hari semakin melemah. Herlina seperti tidak memiliki semangat untuk hidup. Teman-teman dan juga sahabatnya secara bergantian datang menjenguknya. Termasuk teman kerja maupun tetangganya sewaktu tinggal di rumah Herlina sendiri. Namun rumah tinggal Herlina sendiri pun kini telah dijualnya untuk biaya berobat Herlina.


Sumbangan dari teman-teman dan sahabatnya dalam meringankan biaya berobat Herlina pun selalu turun dan datang membantu. Beberapa mantan Herlina sendiri juga telah menjenguk Herlina seperti Zaki yang saat ini datang bersama istrinya Zenni. Selain itu Bambang juga datang menjenguk Herlina dengan istrinya Maisaroh. Setiap Herlina bertemu dengan laki-laki yang pernah berkencan dengan Herlina, Herlina menangis dan menyesal. Herlina tanpa malu meminta maaf kepada mereka terutama istri mereka yang sudah Herlina sakiti. Pak RT pun juga datang bersama istrinya. Beberapa kali yang pernah bermain-main dengan Herlina semua nya datang memberikan doa dan mendoakan supaya Herlina sehat dan cepat pulih.


Tidak semua mendoakan kebaikan dan kesembuhannya bagi Herlina. Ada beberapa orang yang mengumpat dan menyumpahi dalam hati. Walaupun di depan terlihat baik namun ada di dalam hati mereka bersyukur lantaran si biang onar dan yang suka mengganggu dan merebut laki orang kini berbaring tidak berdaya.


Herlina hanya meminta maaf kepada siapa saja yang pernah ia sakiti.


Suatu ketika Herlina benar-benar menurun kesehatan nya. Herlina mula kritis. Tanda-tanda akal Herlina sudah jelas di mata. Satu hari itu Herlina mengalami hal sulit. Herlina seperti dipermainkan oleh ajalnya. Sampai akhirnya Herlina pasrah akan ketentuannya. Di saat semua orang mendoakan yang terbaik untuk Herlina. Dan disaat semuanya telah memaafkan, Herlina akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

__ADS_1


Kini sudah tiada sang perebut laki orang. Herlina tiada setelah meminta maaf kepada semua orang. Anura sangat percaya bahwasanya Tuhan Maha Baik kepada HambaNya. Dan Herlina, insyaallah akan mendapatkan tempat dan balasan dari Tuhan sesuai dengan apa yang dia tanam.


🍀🍀🍀🍀🍀


Perjalanan hidup seseorang tidak selalu mulus. Kehidupan masing-masing pribadi orang tidak selalu penuh kebahagiaan dan tawa. Harmoni kehidupan ini pasti di lalui oleh pribadi orang dari senang, sedih, dalam tawa dan tangis. Walaupun kebahagiaan masing-masing orang memilih versi yang berbeda-beda. Kebahagiaan itu sendiri bisa diciptakan sendiri.


Manusia mempunyai beberapa pilihan dari jalan yang hendak ditempuhnya. Pilihan itu sendiri menentukan dampaknya tersendiri. Baik dirinya sendiri, keluarga maupun sekitarnya. Baik dan buruk adalah pilihan. Kebaikan dan kejahatan adalah pilihan. Yang pasti semua yang telah dilakukan harus dipertanggungjawabkan secara vertikal dan horisontal.


"Selamat tinggal sahabatku! Kamu tenang di sana yah! Kamu sudah tidak lagi merasakan sakit. Herlina," kata Anura. Dan Dewa hanya merangkul pundak istrinya karena sedih kehilangan sahabat konyolnya.

__ADS_1


T


A


M


A


T

__ADS_1


Kunjungi novel sobatku nih, yang keren.



__ADS_2